TMCBLOG.com – Bro sekalian, sebuah cerita menarik yang seperti “Lingkaran yang akhirnya Tertutup sempurna” datang dari kubu VR46 Racing Team. Nicolò Bulega, rider yang dulunya sempat digembleng di VR46 Riders Academy, akhirnya dipastikan akan kembali ke ‘rumah lamanya’ tersebut untuk melakoni debut kompetisi di kelas para raja, MotoGP, mulai musim 2027 mendatang. Juara Dunia WorldSBK 2026 ini bakal menunggangi Ducati Desmosedici 850 cc mendampingi FermÃn Aldeguer.
Bagi bro sobat TMCBlog yang ngikutin perjalanan karir Bulega, tentu tahu betul sejarahnya. Rider asal Italia ini pernah membela bendera VR46 selama 5 musim di kelas Moto3 (2016–2018) dan Moto2 (2019). Namun karena performa saat itu dinilai kurang meledak—hanya mengoleksi 2 kali podium di musim debut Moto3—jalan mereka sempat berpisah. Bulega lantas hengkang ke WorldSBK bersama Ducati dan berhasil membangun ulang karirnya dengan sangat cemerlang.
Rossi & Uccio Sambut Antusias
Melihat kebangkitan Bulega di WorldSBK hingga menembus pintu MotoGP, sang legenda Valentino Rossi memberikan lampu hijau dan restu penuh.
“Ya, Bulega bergabung dengan kami dan kami sangat senang untuk itu. Bagaimanapun juga, dia memulai segalanya bersama kami di Akademi, jadi kami sangat mengenalnya. Meskipun jalan kami sempat berpisah, dia telah melakukan pekerjaan luar biasa di WorldSBK. Saya senang dia akan balapan bersama kami. Saya yakin dia bisa melangkah sangat jauh karena dia sudah mengenal karakter motor dan ban,” ungkap The Doctor kepada Sky Sport MotoGP.
Hal senada diungkapkan sang Team Director VR46, Alessio ‘Uccio’ Salucci. Uccio mengakui bahwa dulu Bulega terlampau muda saat pertama kali merasakan panggung kejuaraan dunia.
“Dulu saat pertama datang, dia sangat cepat. Namun mungkin dia masih terlalu muda untuk fase hidup di mana tiba-tiba kamu berada di planet yang berbeda. Sekarang dia sudah lebih dewasa, menjadi pria seutuhnya, dan itu terlihat dari perilakunya. Hubungan personal kami tidak pernah rusak. Saya selalu merasa pekerjaan kami dengannya belum selesai, dan kini lingkarannya telah tertutup,” jelas Uccio.
Struktur Tim dan Isu Keuntungan Ban Pirelli
Menatap MotoGP 2027, Bulega akan mengambil alih jajaran kru mekanik yang sebelumnya menangani Franco Morbidelli, di bawah komando Chief Crew kawakan Matteo Flamigni. Sementara itu, FermÃn Aldeguer akan didampingi tim teknis eks-Fabio Di Giannantonio yang dipimpin Massimo Branchini.
Menariknya, ada rumor di paddock yang menyebutkan bahwa Bulega diuntungkan karena regulasi ban MotoGP 2027 beralih ke Pirelli—merek ban yang sangat dipahami Bulega dari WorldSBK—serta fakta bahwa dia sudah melakoni tes sekitar 10 hari dengan calon motor Ducati 850cc.
Namun, Uccio menepis anggapan bahwa faktor ban Pirelli adalah alasan utama perekrutan ini:
“Banyak orang bilang kami merekrut Bulega hanya karena dia sudah paham ban Pirelli. Tapi di level ini, pembalap MotoGP mungkin cuma butuh 2 jam untuk memahami ban tersebut. Itu jelas bukan kerugian buat Nicolò, tapi juga bukan keuntungan yang terlalu masif.”
Mengenai spesifikasi motor, Uccio mengisyaratkan bahwa Aldeguer yang memegang kontrak pabrikan langsung akan mendapat update teknis selaras dengan tim factory Ducati. Sedangkan untuk Bulega, pembaruan komponen (update) akan bergantung pada performanya di 5 hingga 6 seri pembuka. Uccio pun memprediksi gap teknis antara motor pabrikan dan satelit bisa jadi akan cukup terasa mulai pertengahan musim 2027.
Gimana nih menurutmu bro, apakah kombinasi kembalinya Bulega ke pelukan Rossi dan motor Ducati bakal langsung ‘nyetel’ di musim pembuka MotoGP 2027 nanti? Silahkan dikunyah-kunyah opininya di kolom komentar!
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog





Mungkinkah bisa menyamai musim rookie nya fermin?
Kalau iya brarti memang bukan kaleng kaleng