Marc Marquez Akui Acosta Lebih Cepat di Motegi: “Baik Pace Balap Maupun Time Attack

TMCBLOG.com – Sob, Sesi latihan (Practice) MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi menyajikan dinamika yang sangat menarik. Meski Marc Marquez berhasil mengamankan posisi tiga besar di akhir hari Jumat, pembalap tim Ducati Lenovo tersebut secara terbuka mengakui bahwa ada satu pembalap yang penampilannya berada di level berbeda. Pembalap itu tidak lain adalah Pebalap sensasional KTM, Pedro Acosta.

Marquez menegaskan bahwa Acosta—yang baru saja meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada seri sebelumnya—menunjukkan performa paling dominan, baik saat melakukan simulasi balapan (long run) maupun dalam sesi mengukir waktu terbaik (time attack).

Dominasi Acosta di Antara Persaingan Ketat Motegi

Aspal baru di Mobility Resort Motegi memberikan cengkeraman (grip) yang sangat tinggi, membuat jarak antar pembalap menjadi sangat tipis. Lebih dari 19 pembalap hanya terpisah selisih waktu sekitar satu detik.

Namun, di tengah ketatnya persaingan tersebut, Marquez menilai Acosta tampil menonjol dibanding pembalap lainnya.

“Saya pikir saat ini Pedro (Acosta) adalah yang tercepat, baik dalam pace balapan maupun pada time attack jika dibandingkan dengan saya,” ujar Marc Marquez usai sesi Practice.

Pengakuan jujur dari juara dunia delapan kali ini mempertegas bahwa tren positif Acosta bukan sekadar kebetulan, melainkan ancaman nyata bagi para pembalap papan atas di sisa musim ini.

Selain menyoroti kecepatan Acosta, Marquez juga memprediksi bahwa sesi Kualifikasi (Q2) akan berjalan sangat sengit. Salah satu faktor utamanya adalah karakteristik unik dari ban belakang di sirkuit Motegi yang baru diaspal ulang.

Biasanya, para pembalap hanya memiliki satu kesempatan lap (single lap) untuk mencatatkan waktu terbaik saat melakukan time attack dengan ban baru. Namun di Motegi, daya tahan ban belakang memberikan kelonggaran lebih.

  • Opsi Lap Lebih Banyak: Ban belakang masih bekerja dengan sangat baik bahkan hingga 2 hingga 3 lap berturut-turut.
  • Persaingan Makin Merata: Karena memiliki lebih dari satu kesempatan untuk mempertajam catatan waktu, sebagian besar pembalap diprediksi mampu menembus batas maksimal kecepatan mereka.

Marquez juga mencermati penggunaan kompon ban lunak (soft) yang terbukti sangat ampuh meningkatkan waktu putaran, seperti yang ditunjukkan oleh adiknya, Alex Marquez, serta pembalap lain seperti Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Jorge Martin.

Marc Marquez menyadari bahwa mempertahankan posisi depan di MotoGP Jepang tidak akan mudah. Menganalisis keseimbangan motor terhadap karakter ban serta mewaspadai gempuran pembalap muda seperti Pedro Acosta menjadi fokus utama sang Juara Dunia untuk menghadapi sesi kualifikasi dan Sprint Race.

Apakah Pedro Acosta mampu mengonversi keunggulan pace-nya menjadi pole position dan kemenangan di Motegi, ataukah Marc Marquez dan para rivalnya mampu menemukan strategi balasan? Mari kita tunggu aksinya di lintasan!

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP