TMCBLOG.com – Honda CB250 Twister, jika melihat sosok motor yang hadir di Brazil ini dari segi platform fisik, spesifikasi dan fungsionalitas biasanya para penggemar lama Honda langung tertuju pada sepeda motor/street bike tersohor di masa lampau – Honda Tiger. Honda Brazil telah merilis sosok facelift kombinasi warna baru dari Honda CB 250 Twister ini dengan warna-warna yang boleh dibilang fresh dan menarik sob.

Total ada empat warna baru yakni biru kombinasi orange, abu-abu, lalu orange kombinasi hitam dan juga warna merah kombinasi hitam. Desain decalnya cukup dinamis dan menarik kalau menurut TMCBlog. Motor ini pun sempat dipatenkan oleh Honda di Indonesia dengan dimensi dan bentuk Fisik serupa . . Memang sih masih belum diketahui apakah Honda (PT. AHM) punya niat menghadirkan sosok Honda Twiter 250 di Indonesia atau tidak.

Mesinnya single big cylinder PGM-FI berkubikasi 249,5 cc SOHC 4 Valve, 6 percepatan, berpendingin udara, dibantu dengan oil cooler. Bicara soal power yang bisa dihasilkan, CB Twister 250 ini dapat menghasilkan power maksimum sebesar 22.6 hp @ 7,500 rpm (pada penggunaan bbm ethanol) dan torsi maksimumnya sebesar 2.24 Nm @ 6,000 rpm.

Sasisnya sendiri adalah sasis diamond, menganut suspensi monoshock dengan stroke 108 mm tanpa link sehingga membuat area kaki belakang kian terlihat clean. Suspensi depan teleskopik, lalu rem depan memakai piringan cakram berdiameter 276 mm dan rem belakangnya cakram 220 mm.

Ban depan berukuran 110/70-17 ditunjang dengan ban belakang dengan lebar 140/70-17. Rem full ABS depan belakang, spatbor belakang menggantung, speedometer full LCD digital, dan lampu belakang LED. Hmmm kurang klop yang mana coba kalau buat project Tiger Reborn?

Taufik of BuitenZorg

  • Engine: single cylinder, 4 valves, 249.5 cm3, electronic fuel injection, flex, air cooled;
  • Power: 22.4hp  / 22.6 hp at 7,500 rpm,
  • torque: 2.24 Nm at 6,000 rpm;
  • Transmission: six exchange gears,
  • chain drive; Table: type Diamond steel, double lock,
  • suspension: telescopic fork at the front (130 mm stroke) and monocushioned (108 mm stroke) on the back;
  • Brakes: single disc at the front (276 mm) and at the rear (220 mm);
  • Tires: 110/70 rim 17 at the front and 140/70 at the rear rim 17;
  • Weight: 137 kg (139 kg with ABS);
  • Capacity: 16.5 liters tank;
  • Dimensions: length 2,065 mm, width 753 mm, height 1,072 mm,
  • seat height 784 mm,
  • wheelbase 1386 mm

     

78 COMMENTS

    • entah siapa pencetusnya, tapi dulu di blogsphere motor 2010/11 ada istilah “Klingon 225″… 😂 kyknya mirip ini sih…
      padahal sebelum facelift yg versi Z & versi tangki rectangular ala King itu gagah lho… cuma minus shocknya aja yg klo boncengan ambles jadi buritan selevel supra…

      Guest
  1. gak bakal ada Tiger lagi.. toh kelas turing macem mega pro aja di suntik mati wak..
    kelas naked udah pas ada CBSF untuk daily performance dan CB Verza untuk niaga dan turing

    Guest
    • +1 this
      motor kopling sekarang masuk ke lifestyle alternatif, motor untuk gaya,. gak bisa lagi berharap pada volume kendaraan harian.
      desain harus super menarik unik atau kejar performa

      Guest
    • nah ini benerr. sekelas Vixion R aja speknya udh bisa nyamain scorpio/king, mau yg agak murah ada Vixion/CB. mau yg lebih terjangkau tinggal ambil verza. mau keren tinggal ambil CBR GSX R1 atau fairing 250cc. buat apa lagi tiger?? 😄

      Guest
  2. Kurang sreg bagian bawah jok rider. Headlamp pakai cb versa aja. Tp seperti biasa kalo bikinan ahm sasis diamon gini gampang mletot.

    Guest
  3. Kurang pas. Tiger dulu adalah clan tertinggi naked. Sementara sekarang CB aja udah pake radiator DOHC dan lebih hi-tech. Lebih cocok vtr250 buat jadi Tiger

    Guest
    • Setuju, dulu saat lahirnya Tiger 2000 adalah motor naked dengan pride tertinggi, bukan motor pasaran, kharisma penunggangnya dewasa, mapan, tajir.
      Bikin motor di era sekarang yg bisa memunculkan kharisma seperti itu? Susaah..
      kalau saya usulnya Tiger reborn : motor naked touring, 250cc, 4 silinder, build quality kokoh, dan harus mahal. Iya mahal.. pride tinggi nggak boleh murah.

      Guest
  4. Penamaannya?
    Kalau verza saja ada CB Verza sebagai klan motor batangan non vairing honda.
    Apa akan jadi CB tiger?

    Mungkin ini baklan lebih disukai sebagai bahanan CB ‘clasik’ sebagaimana pendahulunya cb100/125, GL, MegaPro, Tiger & verza.

    Guest
  5. naked jaman sekarang cuma laku di kelas 150cc, kelas 200cc Pulsar terbukti Gatot, sementara kelas 250cc naked jelas gak laku,Scorpio pun sudah tiada
    Twister masuk = bunuh diri

    Guest
  6. Kalo spek nya gini kayanya ga bakal dipake deh. Masih lebih keren cb150r & kalo pengen 250cc pasti pada lari ke mt25.

    Guest
  7. Kurang ah, kalo mesin oke lah buat tiker
    Cuma model mendingan neo-classic macam xsr, yakin lah yg pd mau beli new tiker adlh bapak2 yg pd jaman tiker awal keluar dulu msh remaja yg mengidolakan tiker

    Guest
  8. baruuuuu aja ketemu sama member (pendiri?) JHTC #0001 di pom bensin.
    katanya kemaren mereka abis touring disponsorin pertamina 28 hari (ke Aceh klo ga salah denger), uji oli gitu.

    Guest
  9. Emang motor naked masih laku kayak dulu? Malah sekarang di hajar sama saudara fairing nya sendiri. CB-Vixion-GSXS habis di hajar CBR-R15-GSXR.

    Guest
  10. Klo saya lebih sreg keseluruhan konsep desain cb400sf lampu bulat dan tetap pk dualshock belakang diturunkan utk jd the next tiger

    Guest
  11. desain gini udah uzur, kaya CB150 old, pasar sini jelas udah gak selera (tapi mesinnya SOHC 4 valve, hihihi……………. 😀 dipake juga di motor sportnya H tuh)

    Guest
    • Gak bakal di masukin di Indonesia, desain ini khusus buat di Brazil untuk melawan Yamaha Fazer 250 dengan spek yang mirip-mirip

      Guest
  12. Kosumen tiger dulu masuk segmen premium, sekarang mesti main di harga 40-60jt, mesin 2 silinder nggak cocok, kalo model vtr250 ada ya harusnya penggemar “macan” wajib beli…. Lihat model megapro(mirip twister) orang sekarang dah gak PD make…..

    Guest
  13. Headlamp depan di ganti oval kaya scoopy kasih windsield dikit supaya DNA tirev nya tetep bertahan. satu lagi knalpot kalo sebisa mungkin mirip tirev.

    Guest
  14. Asal harga masuk, laku. 32jt. Itu kan sohc, single, pendingin udara.
    22hp gak bohong lah. Gak perlu topspeed tinggi, cukup 140kmpj dah cukup, yg penting torsi jauh d atas R15 pepeah.

    Guest
  15. Semenjak isu Honda CB Twister sebagai mantan calon penerus Honda Tiger sejak awal tahun 2000 an,
    masih saja dianggap kurang pas.
    Alasan nya ?
    Sederhana, suatu jenis motor dan penerusnya sejatinya (sepantasnya) menggunakan “jantung” dari jenis dan seri yg sama.
    Dalam hal ini, Honda Tiger menganut seri mesin GL-S, sedangkan Honda CB Twister adalah generasi dr CB series.
    Faktor yg berikutnya adalah mengenai karakter Honda Tiger yg melegenda dg dual rear shock, bukan monoshock, meski beberapa orang menganggap ini jg bs merupakan feature upgrade.
    Parts maupun aksesoris yg lain nya sebagai pendukung tambahan accent feature.
    Maka,
    Honda CB Twister tetap kurang tepat jika dianggap menjadi generasi penerus Honda Tiger, yg masing masing memiliki clan-series penerus nya masing-masing yg berbeda (GL vs CB).
    Lebih tepatnya, Honda CB Twister masih termasuk dalam kategori keluarga CB series.

    Guest
  16. Mending cb223s di lokalin… atau verza di buat cb150s in…. hiiiiiii. Lebih menohok secara market genre klasik.

    Guest
  17. Udah 4 valve mending pakai radiator sekalian aja. Satria FI juga udh ganti radiator dr yg sblmnya oil cooler. Kembali lagi ke mesin CBR250R hehe. Aku kira udh saatnya 250cc single silinder dijual di sini, mengingat 150cc sdh menyentuh harga 40juta. Ya minimal naked bike Tiger dan Scorpio reborn yg berjiwa adventure (bukan tourer). CRF250 emang hrs ngalah di sini, kudu turun harga dan kasta

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.