TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui bersama di race MotoGP Misano 2020, Jack Miller Harus menyelesaikan Balap lebih cepat karena hadir masalah Teknis yang terjadi di Motor Ducati Desmosedici GP20-nya. Sesaat memasuki Box, Jack berteriak mengenai Motor yang ” kehilangan Power “ kepada team dan ternyata setelah diselidiki ada tearoff yang nyangkut di dalam Box Filter Udara Motor ini. Yap Kemarin Kita pun sudah membahasnya soal ini  . . . akan ada banyak hadirnya potensi masalah akibat dibuangnya tearoff. Selain masuk ke Ram air, bisa jadi menutupi Radiator, masuk ke Lubang tunnel pendingin kaliper rem, you name it . . memang sih banyak yang bilang rasio kejadian tearoff yang mengganggu ini kejadiannnya bisa jadi hanya 1 : 1 juta kali . . tapi Kalo masalahnya mengenai safety, apa butuh korban nyawa dulu baru hadir regulasi ? Mohon maaf agak sedikit keras, namun safety tetaplah safety . .

Formula 1 sendiri Mulai Seri Austria 2016 sudah menghadirkan regulasi  di mana pada Article 1.2 of Chapter 3 dari the International Sporting Code sudah sangat jelas tertulis mengenai  apa yang boleh dilakukan dan apa yang dilarang dilakukan buat semua pengemudi kendaraan balap jenis open cockpit cars. Di sana tertera Jelas bahwa :  “Setiap tear-off yang melekat pada visor tidak boleh dibuang ke trek atau pitlane.” .

Ok F1 atau F2 mah kan ada kokpitnya sementara MotoGP kan nggak ada kokpitnya. Diluar itu sementara Pembalap memang benar benar butuh berganti tearoff saat Visor helm terkena cairan minyak, kena lepasan karet ban, batu ataupun serangga yang nabrak Visor. Dan menurut tmcblog hal inipun berhubungan dengan safety juga yakni kejernihan padangan mereka ke Trek. Nah kudu ada jalan tengah buat solusinya  . .

Kalau sudah begini yang kepikiran oleh tmcblog setelah seharian ini kebayang bayang bentuk tearoff dan berdiskusi dengan beberapa rekan adalah bagaimana kalau kita fokus mencari solusi  ke bahan dari tearoff nya  . . Dibuat bagaimana agar tearoff tetap mantab, fungsional secara optis dan kuat saat melekat di Visor, namun mudah hancur saat dilepas dan dibuang dari tearoff.

Kalau sudah ketemu teknologinya maka akan dapat lebih dipastikan tearoff yang mudah hancur tersebut akan aman buat part part motor yang terekspos ke dunia luar seperti kaliper, radiator, bahkan ram AIR sendiri. Namun ini jelas butuh keikut sertaan manufacture pembuat tearoff dan helm untuk berpartisipasi memikirkan dan merisetnya . . atau kamu punya ide dan pendapat lain sob ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

89 COMMENTS

  1. “.Dibuat bagaimana agar tearoff tetap mantab, fungsional secara optis dan kuat saat melekat di Visor, namun mudah hancur saat dilepas dan dibuang dari tearoff. ”

    Bio degradable ya Wak? Kaya kantong plastik indoapril n alpakampret????

    Lagi lagi nyambungnya ke kantong kan wak
    Dh ikuti saran saya saja
    Wak haji yang mengajukan ke Drona
    Nanti kalau di approve, royaltinya kita bagi 2 Wak?
    Gimana? Asik kan?😂✌

    Guest
  2. solusi terbaik adalah semua pembalap menggunakan trx, karena sudah terbukti mirip yang digunakan oleh nasa, bahkan khusus untuk tipe trx3 selain fitur autorotation ada juga fitur auto close visor

    Guest
    • Auto close visor itu fitur anti ngantuk broo
      Jd kalo sensor dihelm.mendeteksi mata mulai keyip keyip dibaca merem melek…maka sensir akan mengirim sinyal ke ecu dan ecu memerintahkan visor untuk menutup dengan keras,jedaaak.sehingga driver akan melek seketika.

      Guest
      • Wkwkwkw
        Kalo udah terlalu parah bisa diganjel pake teknologi karet anti slips

        Dimana akan bekerja bisa dua sisi saling berhimpitan, mencegah sensor berfungsi secara tidak terduga

        Btw soal tear off rasanya kalau memang ndak peelu harusnya ya, ndk usab disobek
        Atau kalopun harus ya harus di pit dan dibuang ditempatnya

        Kalau ketika race paling tidak sebelum start, kalaupun memang hrus disobek akan start harus di untel – untel ( digenggam ) kalo kata orang jawa baru dibuang ke sisi samping track biar marshall yang siap membersihkan

        Cmiiw

        Guest
  3. gimana klo pake bahan anti air sama anti debu kya smarphone jaman skrg, ato memang helm yg dihomoglasi dorna udh pke bahan semacam itu kah

    Guest
  4. Kan udah gw tulis di artikel sebelumnya Wak. Jelang warm up di cabut, terus dibawa pergi umbrella man/girl… Praktis, simpel. Kecil kemungkinannya error.

    Guest
  5. Kalo secara bahan mudah hancur takutnya ketika kecepatan tinggi malah rontok wak. Lebih baik sekeliling tear off nya dipasang lapisan lembaran magnet neodymium super tipis dan ketika tear off dicopot bisa ditempel di bagian atas tangki.

    Maybe pembalap sambil tuck in di straight bisa lepas tear off dan langsung ditempel.

    Guest
  6. Gpp buang tearoff sembarangan, asalkan kedepannya sebaiknya ram air, brake duct dikasi kisi2 jaring supaya apa yg nyangkut gak ngisap kedalam. ntar pas motor melambat di tikungam pasti lepas sendiri itu plastik yg nyangkut…

    Guest
  7. Karena tearoff termasuk sampah, maka buatin tempat sampahnya dong. Di beberapa bagian sirkuit misal di straight (hanya boleh buang tearoff di sini), di tepi track dikasih vacuum kaya gorong2 buat nyedot tearoff

    Guest
  8. Ada solusi paling simpel : Dilipet trus disisipkan di wearpack (ada kantong kecil dengan kancing clip).. Terserah masing2 rider mau bikin dimana kantongnya

    Sesaat sebelum warm-up lap, rider diberi waktu 15 detik buat lepas tearoff

    Guest
    • Klo pas race mana sempat?
      Tear off itu bbrapa lapisan, justru dbutuhkan saat race ketika rusak karna hantaman kerikil dari depan, pandangan jd ga jelas, cabut buang, bersih lagi pandangan..

      Guest
  9. gua ada usul,,tearoff’nya di buat dari kulit bawang,,dijamin makknyuss…..bdw motor prototype sensitif amat yah,,motor gua bawa ke sawah main lumpur bawa-bawa karung aman-aman aja’tuh.

    Guest
  10. ketimbang bikin tear off menurut saya lebih bagus klo dikembangkan teknologi suatu coating khusus di visor yg bikin visor bebas dari benda yg mgkn melengket

    dibuat riset kira kira selama balapan benda apa saja yg mgkn bisa melengket ke visor nah dibikinkan dah coating nya itu umpama anti karet dan minyak

    ya intinya klo menurut saya coating lebih efektif

    Guest
    • Setuju ini sih….

      Samacam teknologi anti gores hape sekarang ya bro….gorilaglass dll…..

      Walopun nantinya akan Ada tear off ala ala yg bilang lebih kuat buat lapisan visor nanti….

      Guest
  11. Tearoffnya di bikin semacam stiker pinggirannya. Ntar kalo di lepas suruh semua rider tempelin di tangkinya masing”

    Guest
    • Nanti dihitung jumlah tearoff yg masih ada di visor ditambah yg nempel di tangki. Kalo jumlahnya kurang berarti pembalap tsb buang aampah sembarangan. Kena sangsi nyapu sirkuit haha

      Guest
    • Setuju dg ide ini. Lebih mudah & masuk akal dibanding ide bikin coating khusus. Sembalap bisa tear off kapan aja selama di track.

      Guest
  12. Kasih semacam washer headlight pada mobil,terus sarung tangannya dikasih bahan kain yg enak buat menyeka air dan kotorannya

    Tapi ribet jg sih,gak akan sekali dua kali mungkin ngelapnya,malah hilang konsen

    Tear off masih solusi paling praktis,jadi inget waktu main game motogp04 di PS2 masih dr namco kalo pake pandangan dr helm pembalap ada fitur lepas tear off,gak tau kalo yg milestone sekarang kagak pernah main 😅

    Guest
    • Di 300kpj kalo kena kotoran pasti langsung baret, apalagi setelah jatuhkan baret.

      Gunanya tear offkan disitu, baret lepas kinclong lagi

      Guest
  13. Mungkin untuk tear off bisa di copot di sektor teraman dari sebuah sirkuit. sektor atau area dimana titik melepas tear off dekat pos marshal. biar selepas di copot marshal menunggu trek aman baru ambil ke dalam trek ( walaupun ini sangat amat berbahaya) misal sirkuit A aman copot tear off di sektor 2 & 4 sirkuit B sektor 1 & 4.
    teringat Marc lepas tear off di tikungan luffield sebelum straight woodcot ketika duel dengan rins di silverstone 2019 (padahal itu posisi nikung, sempet²nya lepas tear off)

    Guest
  14. Kerjasama ama Corning buat bikin Gorilla Glass khusus kaca helm kan bisa toh. Anti gores lho itu Gorilla Glass apalagi cuma lawan kerikil.

    Guest
  15. Saran saya sih :
    Layer 1: sebelum warm up lap kan masih ada crew team yg berdiri di grid position rider , nah tear off itu di lepas dan kasih ke crew nya buat di buang di luar trek, lebih aman.
    Layer 2 : para rider bisa buang di sektor2 tikungan dalam kayak di misano itu di T4, T10, T14, karena di area itu mostly rider lg pelan jadi tangan kiri rider bisa sempat digunakan buat lepas layer tear off , tergantung kesigapan dan seberapa cekatan rider nya

    Guest
  16. Kalau mengenai ban waktu race kayaknya enggak lah…
    Kena anginnya hembusan dari laju sepeda motor tear off akan melayang kabur kanginen …
    Seandainya kena pun gak akan slip…

    Guest
  17. Nunggu Analisa race, hehehe. Penasaran sama laptime MV12, Pecco63, dan Pol Espargaro. Joan Mir udah ketebak pasti bagus laptimenya. Eh, Oliveira juga penasaran Laptimenya, dia salah satu Sunday Rider di musim ini soalnya.

    Guest
  18. Dibagian atas “tangki” dikasih perekat seperti dobel tip, begitu tearoff dikupas, langsung tempelin kesitu. Pembalap akan terbiasa jika sudah praktekin, tau kapan harus lepas tearoff

    Guest
  19. Bbraoa Solusi :
    1. Helm nya di kasi wiper 😅, sederhana aja tapi efektif.
    2. Di helm pake tekno buat nge hide/nge save layer yg di lepas, di kasi smacam tali, jadi saat tear off, plastik lgsung menggulung di dlem helm… atau perekat, jdi abis di tear off, ga jatuh, tetep nempel di helm.
    3. Kasi tekno visor layer yg bisa di ganti2, jadi misal 3 atau 4 layer, pas yg terluar kotor, bisa lgsung ceklek… Di hide (kya visor gelap/anti sun beam visor gtu) pake mekanisme push button di samping visor.
    4. Kasi tempat nempelin visor di tangki deket T, taruh lgsung nempel.
    5. Madhank disek wak 😁

    Guest
  20. di titik tertentu di sirkuit, dibuat untuk buang tearoff. di atas area itu dikasih semacam penyedot, sehingga bila tearoff dibuang langsung kesedot ke atas. simpel……, meskipun mungkin sedikit mengganggu reaksi pembalap dan performa mesin….

    Guest
  21. Klo ga visornya di kasih wiper aja kaya mobil,jadi bergaraknya dibuat otomatis /1-2detik aja,klo ga di buat tombol distang jadi saat kotor rider tinggal pencet

    Guest
  22. kalo pake bahan degradable malah bahaya sepertinya wak. pas mau tear malah ancur akhirnya ngga kelepas semua. solusi paling simple ya ditempel ditangki sendiri

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.