TMCBLOG.com – Akhinya sesi Pertama dari Race weekend ke 14 MotoGP Aragon 2021 dimulai dimana pada 10 menit pertama Marc Marquezย  tercepat sementara dengan 1:33,100 diikuti Aleix Espargaro, Maverick Vinales dan Zarco. FYI record Laptime Misano sendiri adalah 1:31,077 yang diraih Vinales tahun 2020 yang lalu. Menit ke 12 Vinales torehkan 1:32,966 dan memimpin time sheet sementara.

Mayoritas Pembalap di sesi Pagi ini mengunakan kombinasi ban Slick Michelin Soft-Medium. Menit ke 15 Pecco Memimpin timesheet dengan 1:32,801 diikuti pada menit ke 20 Oleh Miller di posisi kedua. Sementara itu Dovizioso masih berada di dasar Timesheet dengan Jarak Laptime sejauh 3,3 detik. Menit 28 Joan Mir Torehkan 1:32,748 dan gantian memimpin timesheet sementara.

Persis menit Ke 30 Vinales tercepat dengan 1:32,666. Menit ke 33 Bendera putih silang merah bertanda rain dikibarkan dengan kondisi Posisi Top 3 Vinales, Mir dan Bagnaia. Di Sesi Hujan yang cukup lebat ini ada beberapa pembalap turun ke track dengan Ban rain seperti Misalnya Joan Mir, Alex Rins dan Pol Espargaro di kesempatan pertama. Hal ini cukup strategis karena Hari ahad saat race ada potensi akan hadir Hujan.

Dan setelah 45 menit Jelas dengan Laptime 1:32,666 Maverick Tampil sebagai yang tercepat di sesi FP1 MotoGP Misano 2021 yang terinterupsi Hujan ini diikuti Joan Mir dan Pecco Bagnaia. Quartararo P7, Marc Marquez P9, Morbidelli P16 dan Dovizioso P24

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

58 COMMENTS

  1. Impressive Vinales,, ๐Ÿ‘๐Ÿ‘
    squad Yamaha sedikit struggle nih, Quartararo selalu goyang dombret waktu fp1 tadi,, kyknya M1 emg sensitif bgt terhadap perubahan suhu dan cuaca,, seperti motor yg menuntut kondisi yg sempurna, tapi kalo kondisi itu terpenuhi maka M1 jadi motor yg super duper cepat,
    kita tunggu fp2, apakah masih hujan atau tidak,

    Guest
    • dan di race day lusa besok di ramal hujan,, ๐Ÿ˜‚
      kalo Yamaha ga cepet2 menemukan solusi permasalahan mereka maka niscaya bakal main aman aja,,

      Guest
    • Paling karena yg ada stiker KYTnya belum ada yg disiapin utk balapan basah, jadi make polosan krn biasanya setiap brand nyediain helm cadangan kalo2 ada kejadian helm yg udah dijatahin ke pembalap ga bisa dipake. Biasanya wildcard banyak yg make polosan ya alasannya ini, mereka punya helm sendiri ga lolos scrutineering alhasil beli di sirkuit.

      Guest
      • Kayak yg dibilang @si akang di atas, emang helm yg dipakai aleix itu suomy yg di pasangin brand kyt toh memang suomy sudah diakuisisi kyt.

        Tapi gak tau kenapa kyt gak pede, rider yg disponsorin gak dikasih helm kyt sendiri, toh nz-race juga udah lolos fhrp.

        Tagline “worldclass helmet” tapi helm yg dipakai dibalapan yg kelasnya “worldclass” malah pakai brand lain.

        Tahun depan akhirnya NHK bisa balik ke kelas motogp, dan kayaknya lebih ada potensi buat tersorot bahkan podium dibanding sebelumnya yg cuma ngandalin para sultan sunmori

        Guest
    • Misano emang trek favorit Vinales bro….pake motor apapun dia bisa cepat di Misano…semoga pas race bisa menang,biar jadi recor menang P1 dengan 2 pabrikan sepanjang masa…hahahaha

      Guest
    • Dovi kaget bawa M1 dengan ban Michelin itu sangat sulit…bagian belakang terlalu banyak goyangan…Rossi aja menyerah dan memutuskan pensiun gara2 Michelin ampas

      Guest
  2. Kalo sampai Vinales menang race Misano..akan jadi record yg sangat hebat…bisa menang dengan 2 pabrikan berbeda dalam 1 musim…menang P1 ya

    Guest
    • Itulah kenapa alasan yfr gak nurunin MV12 kemarin, sebenarnya bukan masalah mesin tapi lebih kemasalah jika MV12 finis didepan FQ20 maka menjadi duri dalam daging

      Guest
  3. Efek meninggalkan kejuaraan signifikan ternyata
    Si 04 naik motor super nyaman aja sampe drop jauh gapnya
    Si 93 at least setelah cedera parah dan lama semusim lebih tidak turun jauh lebih baik, dengan motor yg sakit padahal

    Guest
  4. Albesiano sumringah dalam hatinya “untung gak jadi ngontrak Andrea yg laen”

    Walaupun belom mencerminkan sepenuhnya peta kekuatan yg lain disini

    Guest
  5. Hmmm, gw gak mau setuju ama Si Akang kalau Vinales bakal bisa juara seri dgn Aprilia. Tapi melihat dia bisa cetak waktu terbaik FP1 di sini (meskipun didukung fakta kalau ini sirkuit favorit), gw kayaknya jadi mulai yakin juga Aprilia bisa juara seri sekali lah.

    Guest
    • Diluar konteks itu
      Jikalau aprilia menang seri podium atw apapun itu yg menyebabkan musim depan lepas status konsesi
      Imho mereka belum siap untuk itu

      Guest
    • Wkwkwk jangan setuju ama gw, ntar ada yg ga suka ato malah lu dikira klonengan gw. Gw emg yakin Vinales bakal bawa Aprilia juara seri, tapi FP1 ini kondisi agak hectic sih jadi belon bisa dianggap progress impresif. Tebakan gw kalo cuaca race normal Vinales cuma bisa finish di posisi belasan tapi di zona poin. Kalo ujan ati situasi nano2 ya kita gatau, Casillas aja pernah hampir podium waktu race hectic.

      Guest
      • Intinya gw tetap gak setuju MV12 bisa bawa Aprilia juara seri. Cuma pesimisme gw berkurang sikit abis liat FP1 ini. Is this reality? Musim depan pun gw tetap pesimis MV bisa juara seri. Liat dari personality dia yg cenderung loner dan introvert banget, FP adalah waktu paling pas menunjukkan semua bakatnya. Kalau podium race, it’s just a fluke in a statistic. Dia bisa bawa Sijuki juara seri tapi sekali doang. So, it’s a fluke.

        Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.