TMCBLOG.com – Hanya satu pekan setelah kembali ke podium teratas, Marc Marquez (Gresini Racing MotoGP) kembali berjaya di Gran Premio Red Bull di San Marino e della Riviera di Rimini. Kehebatan Marc dalam ‘kondisi sulit’ penuh perjudian seperti balapan Ahad kemarin kembali terbuktikan: berganti motor ber-ban rain atau yakin dengan slick maju ke depan. Marc Marquez memilih yang terakhir dan meraih kemenangan pertamanya secara beruntun sejak 2021 (Amerika – Misano).
Sama seperti Marc, juara bertahan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) juga memilih untuk bertahan dengan ban slick, dan terus menempel Marquez selama sebagian besar balapan sebelum akhirnya finis menempati posisi kedua sejauh 3 detik di belakang Marc. Jorge Martin (Prima Pramac Racing) mengambil resiko untuk masuk pit, dan ternyata tidak membuahkan hasil.
Laptime dengan ban rain dalam kondisi mix terbukti bukan jawaban. Pace kalah, lebih lelet 8-9 detik per lap sebelum akhirnya Ia kembali terpaksa kembali berganti motor untuk kedua kalinya, di-Overlap yang tentunya sakit banget dan hanya meraih satu poin untuk P15 sehingga membuat keunggulannya terpangkas menjadi tujuh poin. Kita semua tentu tercengang dengan begitu cepatnya dinamika poin championship ini bermain.
Akhirnya, Enea Bastianini (Ducati Lenovo Team) menempati posisi terakhir di podium dan parc ferme. Manuver agresifnya di awal balapan termasuk kepada Marc Marquez dan keputusannya untuk mengikuti Pecco bertahan dalam kondisi mix membuat Bestia bisa mempertahankan rekor podium MotoGP 100% miliknya di GP Misano yang dihadiri 163.558 penggemar sepanjang race weekend dan menjadikannya GP Misano dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa. Ini juga menjadikan MotoGP telah ditonton langsung di sirkuit lebih dari 2 juta orang sejauh ini dengan angka pasti : 2.134.049 orang penggemar.
Kemenangan di race Grand Prix Misano juga adalah podium Grand Prix ke-146 Marc Marquez, yang hanya enam kali lebih sedikit dari Jorge Lorenzo, yang berada di posisi keempat dalam daftar pembalap dengan podium terbanyak. Ini juga merupakan podium kelas premier ke-107-nya, lima podium lebih sedikit dari Dani Pedrosa, yang berada di posisi ketiga dalam daftar pembalap dengan podium kelas premier terbanyak.
Marquez meraih kemenangan Grand Prix berturut-turut pertamanya sejak GP Americas dan Emilia-Romagna 2021. Marquez adalah pebalap kedua yang meraih kemenangan berturut-turut di GP MotoGP tahun 2024 ini, bersama dengan Francesco Bagnaia. Ini adalah kemenangan ke-87 dalam karier GP Marc Marquez, tiga kemenangan lebih sedikit dari Angel Nieto, yang berada di posisi ketiga dalam daftar sepanjang masa di belakang Giacomo Agostini (122 kemenangan) dan Valentino Rossi (115).
Ini merupakan kemenangan ke-61 Marc Marquez di kelas premier, hanya berselisih tujuh kemenangan dari Agostini yang berada di posisi kedua di bawah Rossi (89 kemenangan) dalam daftar pebalap tersukses di kelas premier. Francesco Bagnaia finis di posisi ke-2 untuk podiumnya yang ke-45 dalam balapannya yang ke-99 di MotoGP atau sama dengan persentase podium sebesar 45,5%.
Ini adalah kemenangan ke-10 Ducati secara berturut-turut dan bersama Marquez, Bagnaia, dan Enea Bastianini, ini adalah Penguncian Podium kemenangan ke-18 Ducati . Mereka menjadi pabrikan dengan kemenangan terbanyak dengan Penguncian podium MotoGP (finis 1-2-3), memecahkan rekor dari Honda (17).
Misano menjadi lintasan keempat di mana Marc Marquez meraih lima kemenangan atau lebih sejak ia naik ke MotoGP pada tahun 2013, setelah Sachsenring (8 kemenangan), Austin (7), dan Aragon (6). Misano klasik adalah sirkuit anti-clockwise sebelum 2006 berganti arah ke clockwise dengan alasan keamanan di T6. Misano adalah satu-satunya lintasan yang searah jarum jam di mana Marc Marquez meraih lima kemenangan atau lebih sejak ia naik ke MotoGP.
Setelah akhir pekan yang luar biasa penuh dengan kejutan kejuaraan, persaingan ketat kembali terjadi di puncak olahraga paling seru di dunia. Balapan akan kembali ke sirkuit Misano Marco Simoncelli yang ikonik dalam dua pekan ke depan di Grand Prix Emilia-Romagna 2024, dan itu baru terjadi tentunya setelah tes penting satu hari, pada hari Senin ini yang mungkin akan menjadi momen pertama Marc Marquez icip-icip Ducati GP25. – Based on MotoGP Info











Jangan Lupa Marc sudah jadi rider Ducati ya
lebih menatap 2025 nih kemungkinan bakal lebih ‘rame’ lagi di pit Duc Lenovo team
Mantap, kalau ini motor sangat menentukan
Adakah selain saya yg klik HOME malah download sesuatu dari web ini?