Pebalap Yang Absen Lama Bisa lakukan Tes Dengan Motor MotoGP sebelum Kembali

TMCBLOG.com – FIM Menghadirkan Amandemen regulasi Baru Kelas MotoGP yang mecakup beberapa Point perubahan salah satu yang menarik adalah diperbolehkannya Pebalap yang sempat cidera dan Absen dalam Satu Kurun waktu tertentu untuk bisa Melakukan Tes satu hari di atas Motor MotoGP saat Kembali. Hal ini sepertinya adalah Sebuah Peresmian dari apa Yang sebelum ini sempat diajukan Oleh Aprilia melihat pentingnya hal ini dalam kasus Jorge Martin yang cidera Panjang.

Jadi dalam amandemen regulasi di informasikan jika Pebalap permanen MotoGP Tidak mengikuti 3 Seri secara berturut turut atau 45 Hari berturut turut maka Pembalap seperti itu akan diizinkan untuk menjalani satu hari pengujian sebelum bergabung kembali dengan Kejuaraan.

Pengujian disini dapat diartikan tes menggunakan Motor MotoGP. Regulasi Juga menuliskan bahwa  Pengujian seperti itu diizinkan tetapi tidak wajib dilakukan sebelum bergabung kembali dengan Kejuaraan.

Mengenai Tempat Test, Regulasi Juga menuliskan bahwa Pengujian harus dilakukan di sirkuit tempat pabrikan diizinkan melakukan pengujian sesuai aturan konsesi dan pilihan sirkuit pengujian jika berlaku, atau di sirkuit mana pun yang tidak lagi menyelenggarakan Balapan MotoGP pada musim berjalan setelah hari pengujian ini namun tidak boleh dilakukan dalam waktu 8 pekan sebelum balapan MotoGP di sirkuit tersebut.

Regulasi Juga  mengatur Alokasi Ban yang digunakan Yakni Maksimal 3 set ban ( 3 depan dan 3 belakang ) dapat digunakan. Ban yang digunakan akan dihitung sebagai bagian dari alokasi tim uji pabrikan. Dan mengenai  alokasi dari Ban Tes bisa sobat baca di bawah ini :

  • Pabrikan Konsesi A : 170 ban per Pabrikan per musim, hanya untuk digunakan oleh Test rider
  • Pabrikan Konsesi B : 190 ban per pabrikan per musim, hanya untuk digunakan oleh Test rider
  • Pabrikan Konsesi C : 220 ban per Pabrikan per musim, hanya untuk digunakan oleh Test rider
  • Pabrikan Konsesi D : 260 ban per Pabrikan per musim, untuk digunakan oleh Test rider

 

 

17 COMMENTS

  1. 1 hari pengujian..

    Jika amandemennya hanya itu, bisa jjadi abu2 nih aturan.

    1 hari = 24jam.

    Bisa jadi mengakali aturan dengan cara test di beda tanggal dengan maksimal durasi test 24jam.

    Harusnya boleh tes motor motogp dalam 1 hari / 1 tanggal / maksimal 8jam

    • Kan udah ada jumlah alokasi bannya mau ngetes 8 jam atau 24 jam kek itu ban dipake dgn dituntun? sehingga komponnya bisa awet? Kalo beda hari ya jelas lain cerita,sewa sirkuitnya aja udah dihitung beda bro

      • @Areola, Saya tanya nih, pembalap yg latihan pakai motor selain motogp apakah pakai ban spek motogp ?

        Balik lagi, ini saya berbicara sisi abu2 dalam aturan loh ya..

        Lagipula tes seperti ini gak mungkim hanya sekedar tes kesiapan fisik. Lalu saat test berlangsung kalau cuaca buruk, apa tujuan fisik bisa tercapai ?

        @Masnyuh, apakah saya bilang 24jam non stop?

        Saat di F1 rivola jagi cari celah

    • Aprilia mampu sewa sirkuit 24 jam;
      Apakah Jorge Martin mampu naik RS-GP selama 24 jam nonstop, apalagi pasca cidera retak dimana-mana?

      Mikir dong.

  2. “Mengenai Tempat Test, Regulasi Juga menuliskan bahwa Pengujian harus dilakukan di sirkuit tempat pabrikan diizinkan melakukan pengujian sesuai aturan konsesi dan pilihan sirkuit pengujian jika berlaku, atau di sirkuit mana pun yang tidak lagi menyelenggarakan Balapan MotoGP pada musim berjalan setelah hari pengujian ini namun tidak boleh dilakukan dalam waktu 8 pekan sebelum balapan MotoGP di sirkuit tersebut. ”

    pusing baca paragraf 4

    • mungkin bacanya bisa di sirkuit mana aja sesuai dengan kesepakatan, tapi salah satu sirkuit ngga boleh dipake jika dalam 8 pekan ke depan akan ada gelaran motojp

  3. Jika sirkuit A dipakai untuk test maka tidak boleh dilakukan 8 pekan sebelum race di sirkuit A yang akan dipakai race MotoGp
    Mungkin kurang lebih seperti itu, mohon dokoreksi jika salah

  4. JM 2025 : Mungkin mitos kutukan no #1 paling merana..
    #1 ditempel di motor yang ga #1 di tahun sebelumnya.

    • jadi aprilianya yg kena apes ketempelan mitos #1 yaa,.. soalnya pecco pake motor merk yg sama masih bisa juara lagi ditahun berikutnya

  5. @Wadewe, jika berbicara regulasi, yg bisa nemukan celah itu hebat

    Iya deh kamu pinter.
    Nonton F1? Disana pinter2 loh. Cocok buat kamu jadi tambah pinter.

    Regulasi tehnik aja selalu bisa dapat celah.. karna mereka pinter2 mencari kemungkinan di aturan yg sudah Fiks.

    Akhirnya regulasinya cepat sekali berubah di F1.

    Padahak orangnya pintar2 loh, tp aturan mudah banget dirubah.. sapa tau orang pinter kayak kamu bisa jelasin

    • Kita bicara regulasi “satu hari” kan? Kalau bicara regulasi teknis lainnya memang iya, namanya celah itu pasti ada dan bisa dimanfaatkan.
      Contoh airscoop di swing arm belakang yang dulu rame antara ducati dan honda, itu contoh “ngakalin” regulasi.
      Tapi kan kita (saya) tadi bicara soal regulasi “1 hari”..
      Ngga usah pakai emosi lah mas bro..
      Kan saya juga tadi goblok2an aja bisa liat satu hari ya satu hari. Mungkin situ pinter2an bisa lihat celah kata2 satu hari?
      Atau jangan jangan situ mikir bakal ada rider yang mau test motor dari jam 00:01 sampai 23:59? Cakeeepp
      Biasa aja 😀

    • Masih aja ngotot kiki, itu kan jelas peraturannya tes cuma SEHARI dengan 3 ban depan dan 3 ban belakang. Jadi ga ada simpen menyimpen jam. Lagian gimana mau disimpen kalo jatahnya aja dikit banget

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP