TMCBLOG.com – Kami melihat bahwa amandemen regulasi start MotoGP masih ada celah, tapi akan sulit dimanfaatkan! Yes, jadi begini ceritanya, setelah dirilis oleh FIM, TMCBlog mencoba membaca kembali ‘buku kuning’ yang baru saja diberikan update berupa amandemen dan tambahan tersebut ada beberapa hal yang menarik perhatian dimana dalam peraturan baru tersebut tertulis dua pasal:
“Demi keselamatan, apabila lebih dari 10 pembalap memulai balapan (race) dari pintu keluar pit-lane, maka start akan dibatalkan dan akan dilakukan prosedur start baru (Quick Start).”
Pasal lain menyebutkan:
“Semua penyesuaian harus diselesaikan sebelum papan ‘3-Menit’ ditampilkan. Setelah papan ini ditampilkan, pmebalap/tim yang masih ingin/perlu melakukan penyesuaian harus mendorong motornya ke jalur pit. Pembalap dan motornya harus berada di luar grid dan di jalur pit sebelum papan ‘1-Menit’ ditampilkan, di mana mereka dapat terus melakukan penyesuaian, atau mengganti motor hanya di [kelas] MotoGP.”
“Pembalap tersebut akan memulai lap pemanasan (Warm-up) dari jalur pit dan akan mengambil posisi grid yang dipublikasikan (grid asli berdasarkan kualifikasi) dan akan menjalani Penalti Long Lap Ganda dalam balapan, ketika diinstruksikan oleh Race Direction.”
Jika misalnya terjadi kasus seperti CoTA 2025 dimana jika sebelum lap pemanasan (warm-up) seorang pembalap berlari ke jalur pit dan mengganti motor dan diikuti oleh 10 pembalap lainnya (membuat lebih dari 10 pembalap memulai lap warm-up di jalur pit) maka akan membuat start akan dibatalkan dan prosedur start baru akan dilakukan? Terus apakah LLP ganda yang diperoleh karena mengganti motor masih harus dilakukan setelah Quick Start?
Pertanyaan ini TMCBlog coba kirim ke Race Director MotoGP, Pak Mike Webb via email dan ternyata gercep sekali Pak Webb ini memberikan jawaban seperti berikut ini kepada TMCBlog:
“Peraturan tentang lebih dari 10 pembalap yang memulai dari jalur pit hanya berlaku untuk start BALAP (Race) dari jalur pit, bukan start lap pemanasan (Warm-up) dari jalur pit. Alasannya adalah start lap pemanasan dari jalur pit bukanlah masalah keselamatan.
“Sama halnya dengan start setiap sesi latihan di mana semua pembalap meninggalkan jalur pit pada waktu yang kurang lebih sama tetapi tanpa tekanan waktu. Start balapan dari jalur pit sangat sensitif terhadap waktu dan stres, jadi kami membatasi jumlah pembalap menjadi 10, lebih dari itu dan kami membatalkan start dan beralih ke start balapan baru berdasarkan aturan Quick Start.”
“Jika prosedur start awal berlanjut (mungkin dengan pembalap yang memulai dari jalur pit), penalti karena meninggalkan grid dan memulai pemanasan dari jalur pit (Double Long Lap) berlaku dalam balapan.”
“Jika lebih dari 10 pembalap memulai balapan dari jalur pit, start dibatalkan dan kami melanjutkan dengan start yang sama sekali baru menggunakan Quick Start. Ini adalah balapan yang sama sekali baru dan penalti tidak berlaku untuk balapan baru. Pembalap yang meninggalkan grid pada percobaan pertama prosedur start tidak akan dikenai penalti karena start ini dibatalkan.”
“Penting untuk dicatat bahwa penalti double long lap BUKAN untuk mengganti motor atau ban, melainkan untuk meninggalkan grid dan memulai warming up lap dari pit lane (kami tidak memantau pergantian motor atau ban).”
Yang perlu digaris-bawahi di sini adalah kasus pembatalan start hanya berlaku di kasus Start Race, bukan pada saat start warm-up lap. Ini adalah ‘celah’ jika memang ada niatan pembalap atau tim untuk terhindar dari penalti Double Long Lap, namun akan cukup sulit dilakukan kecuali misalnya dalam kasus force majeure tertentu seperti setelah start warm-up pasca ganti ban ke slick dari pit-lane, cuaca tetiba hujan dan semua harus balik lagi ke pitbox/pitlane.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Mencoba mencari Celah
Wak Taufik, gak coba bahas/bikin artikel soal kecelakaan BSB yang melibatkan 11 pembalap?
2 meninggal dunia
Ini yg pas start tbtb grudak gruduk itu ya
Ngeri sekali
Semoga le mans Hujan lebih banyak Drama.