Bersama Yamaha, Pramac Sadar Harus Ubah Pola Pikir Balap

TMCBLOG.com – Tahun 2024 dan 2025 buat Pramac Racing bisa dibilang adalah sebuah “kesenjangan prestasi”. Berangkat dari status tim yang memenangkan gelar Juara Dunia pembalap di akhir musim 2024 dan Juara Dunia tim di akhir musim 2023 dengan Ducati, Pramac harus merasakan ironi ketika sampai seri ke-6 musim 2025 baru bisa menempatkan kedua pembalapnya Jack Miller di posisi ke-17 dengan 19 poin, sementara Miguel Oliveira di posisi ke-23 dengan Yamaha.

Pramac Racing sadar bahwa yang mereka sedang jalani ini adalah perubahan besar. Manajer tim Gino Borsoi mengungkapkan bagaimana tim Italia harus beradaptasi dengan situasi baru dari tim yang selalu dibicarakan di tiap akhir race weekend sampai mungkin saat ini jarang sekali yang membicarakan tim Pramac. Mereka sadar bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh sebelum mereka dapat mengulang kesuksesan sebelumnya.

“Ini tentang mendesain ulang segalanya dan memberikan masukan yang tepat kepada Yamaha untuk memajukan proyek,” kata Borsoi via GPOne. “Kami juga harus mengubah pola pikir dan belajar untuk tidak melihat akhir pekan berdasarkan hasil. Kami harus kompetitif dengan sesuatu yang belum kami ketahui dan belum pada level yang kami butuhkan saat ini, tetapi secara bertahap akan mencapainya.”

“Kami harus mencoba memahami bagaimana kami dapat membantu Yamaha. Sampai tahun lalu (2024), kami menerima materi yang sudah pada, katakanlah, tingkat ideal. Selama akhir pekan kami meningkatkan performa sepeda motor dan pengendara. Tapi kami sudah memulai dari fondasi yang kokoh.” – @tmcblog

16 COMMENTS

  1. waktu itu marak gosip Campinoti pundung karena opa Tanjidor dkk melakukan selebrasi heboh ketika Enea menang vs Martin di Mugelo.. padahal Martin adalah pembalap Ducati juga, katanya..

    • BMW nya tidak siap dengan MotoGP di 2027, eh tunggu, jangan bilang Pramac disuruh pindah WSBK

  2. oli = sering absen cidera
    ngiler = jaminan crash tiap race
    kombinasi rider yang “ya terima aja lah”

  3. menurut saya sih karena pemilihan pembalap, saat ini praktis hanya Mas Bio yang bisa diandalkan.
    Coba Pramac ini ambil 1 orang dari Moto2 biar fresh.

    • tech 3 puluhan tahun di yamaha aja zonk kaya kena prank doang

      lah dia dengan sadar penuh gabung ke yamaha di era yama bozok

      berangkat dari duketek pula wkwk

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP