TMCBLOG.com – KTM berada di pihak yang aman untuk saat ini, menyusul jaminan pembiayaan dan pemenuhan kuota pembayaran hutang yang dilakukan Bajaj Auto dengan komitmen 500-an juta Euro. Namun, dalam hal program balap, penghematan akan diperlukan di masa mendatang.
Apa sebenarnya yang akan terjadi selanjutnya bagi merek Austria tersebut dalam dunia balap? Direktur Balap KTM – Pit Beirer telah menepis rumor bahwa jajaran MotoGP KTM akan dikurangi atau akan diambil-alih oleh pabrikan lain mulai tahun 2026.
Selain itu CEO KTM – Gottfried Neumeister berbicara panjang lebar tentang olahraga bermotor dalam sebuah wawancara dengan ‘Salzburger Nachrichten’. “Olahraga bermotor merupakan inti dari merek KTM; itu adalah bagian dari DNA kami. Olahraga bermotor dan inovasi saling terkait erat,” tegas Neumeister.
“Semua inovasi dan pengembangan yang kami buat dalam olahraga bermotor membantu kami meningkatkan kendaraan produksi kami. Itulah sebabnya akan terus ada komitmen yang jelas terhadap olahraga bermotor. Inilah yang membuat antusiasme terhadap merek ini tetap tinggi dan merupakan bagian yang sangat penting dari mengapa KTM dikenal di seluruh dunia saat ini, dari Buenos Aires hingga Bangkok.”
Neumeister juga membuat komitmen yang jelas untuk tahun 2026: “Kami memiliki kontrak berkelanjutan yang kami hormati. Saya tidak dapat berbicara tentang semua kategori dan kelas dengan semua merek saat ini, tetapi saya dapat mengatakan dengan cukup jelas: Kami akan tetap berpegang pada olahraga bermotor. Saya pribadi adalah penggemar berat MotoGP dan yakin bahwa banyak hal akan berubah dengan masuknya Liberty Media sebagai pemasar baru.”
Dalam internal KTM sendiri, tindakan pencegahan telah diambil terkait hal ini, dan divisi balap jalan raya telah dipisahkan dari kegiatan olahraga bermotor lainnya. Hal ini membuat masuknya lebih mudah dikelola bagi calon investor. Orang kepercayaan Neumeister, Lukas Lauda, berada di Formula 1 di Imola pada pertengahan bulan Mei, dimana bos RedBull Mark Mateschitz juga hadir di sana.
Mengenai periode mulai 2027 dan seterusnya, Neumeister, yang juga memiliki hubungan dekat dengan Mateschitz, mengatakan: “Jika kami mampu, tetapi kami harus melihatnya. Jika Liberty Media ikut serta, maka kami dapat mengharapkan lebih banyak perhatian. Jumlah penonton di Formula 1 telah berlipat ganda. 50% dari penonton baru adalah wanita. Liberty tentu juga berencana untuk mengadakan beberapa balapan di AS, yang merupakan pasar terpenting kami,” tegas pria berusia 47 tahun itu. “Dalam hal itu, saya tidak akan mengambil keputusan untuk mundur dari MotoGP dengan mudah, tetapi akan mempertimbangkannya dengan sangat hati-hati. Banyak parameter yang bergantung padanya. Seperti apa konsep barunya, berapa biayanya, apakah akan ada pembatasan anggaran?”
Namun begitu yang harus jadi perhatian adalah pada dasarnya Bajaj itu tidak suka Balapan. Meski tiga produsen sepeda motor besar India lainnya – Hero MotoCorp, Royal Enfield, dan TVS – memang menyelenggarakan balapan dengan satu atau lain cara, Bajaj tidak.
Bahkan, beberapa orang dalam industri India mengatakan bahwa ketua, direktur pelaksana, dan CEO Bajaj Rajiv Bajaj “sangat anti-balapan” karena menurutnya balapan tidak memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan.
Setelah Nanti resmi Bajaj menguasai KTM, keputusan-keputusan besar akan diambil, termasuk masa depan KTM di MotoGP dan bidang balap lainnya. Mudah mudahan saja Kepercayaan diri CEO KTM – Gottfried Neumeister di Motor GP benar benar bisa sejalan dengan Bajaj ya – @tmcblog





Banyaknya uang
ipan nak ke?
betul betul
“Ngapain balapan, cukup ngandelin pasar lokal yg ga punya kultur balap aja kami top 5 produsen motor terbesar dunia dan udh bisa nguasain merk Eropa terkenal”
Bajaj
luar biasa pabrikan india
Njay, entar kayak atoyot ke ikuzus setelah terjerat kasus,diultimatum “udah main balapannya?” Langsung pada bungkus jajaran balapannya
lho rada gimana si
ditawarin duit sama redbull gamau
deal sama bajaj, tp khawatir dilarang balapan wkwkwkwk
Karena sebelumnya jg bajaj sdh punya saham di katiyem bukan sponsor
KTM di bawah Bajaj