TMCBLOG.com – Beberapa pembaca TMCBlog menanyakan mengenai status kelas konsesi pabrikan MotoGP pasca seri ke-7 di Silverstone. Seperti kita ketahui berbagai kelas konsesi dalam regulasi sporting dan teknis diberikan kepada pabrikan kelas MotoGP, sesuai dengan peringkat mereka dalam kejuaraan konstruktor, sebagaimana dirangkum dan TMCBlog coba jelaskan di bawah ini.
Jenis kelas konsesi labrikan diurutkan berdasarkan persentase poin yang dicetak dalam kejuaraan konstruktor. Yaitu, poin yang dicetak dibagi dengan poin maksimum yang diberikan (25 x jumlah balapan GP yang diadakan, ditambah 12 x jumlah Sprint yang diadakan).
Peringkat berdasarkan persentase poin dalam kejuaraan konstruktor akan ditetapkan sebagai berikut,
- Peringkat A : 85% atau lebih
- Peringkat B : 60% atau lebih, tetapi kurang dari 85%
- Peringkat C : 35% atau lebih, tetapi kurang dari 60%
- Peringkat D : kurang dari 35%
Sementara itu peringkat dihitung dalam dua jendela (kurun waktu):
- Dari seri pertama hingga seri terakhir musim – memberikan status konsesi untuk awal musim berikutnya.
- Dari acara pertama setelah larangan uji coba musim panas hingga acara terakhir sebelum larangan uji coba musim panas musim berikutnya – memberikan status konsesi untuk sisa musim tersebut dimulai setelah rehat musim panas.
Nah untuk rehat musim panas (Summer Break) 2025 baru akan hadir setelah gelaran seri ke-12 di Ceko bulan Juli nanti. Itu artinya menurut TMCBlog, perhitungan kelas konsesi tengah musim 2025 akan dilihat mulai dari sesi Silverstone Inggris 2024 yang merupakan awal dari window perhitungan konsesi tengah musim 2024 sampai seri ke-12 tersebut.
Dan untuk kelima pabrikan, semenjak paruh ke-dua 2024 sampai Silverstone 2025 poin SEMENTARA pabrikannya adalah sebagai berikut :
- Ducati : 652
- KTM :250
- Aprilia : 220
- Yamaha: 160
- Honda : 161
Sampai dari Silverstone 2024 sampai Silverstone 2025 sendiri sudah 18 seri telah dilakukan artinya 18 x 37 poin atau sudah ada 666 point maksimum yang sudah digelar.
Dan persentase poin SEMENTARA yang dicetak dibandingkan dengan poin maksimum yang diberikan untuk ke lima pabrikan sementara pasca silverstone (belum official jadi patokan perhitungan konsesi) adalah:
- Ducati : 652/666 ~ 97%
- KTM :250/666 ~ 37,5 %
- Aprilia : 220/666 ~ 33 %
- Yamaha: 160/666 ~ 24%
- Honda : 161/666 ~ 24,2%
Sementara paruh ke-dua musim setelah rehat musim panas 2025 akan dimulai pada seri ke 13 di Austria. Dimana update konsesi baru dengan segala konsekuensi regulasinya akan mulai diaktifkan untuk pabrikan yang terupdate.
Namun jika dihitung dari Silverstone 2024 sampai seri Silverstone 2025 sendiri sementara sudah ada sedikit update dimana Aprilia sekarang sudah berada dalam ambang kelas D, sementara awal tahun mereka ada di kelas C bersama KTM. Sementara dari Silverstone 2024 sampai Silverstone 2025 Honda dan Yamaha masih dalam koridor kelas D.
Patut diingat kembali perhitungan baru akan dilihat pasca seri Ceko 2025 dengan akan ada segala potensi kemungkinan & dinamika yang bisa saja terjadi . . never say never . . kata Opa Nick Harris.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog







Semangat Piaggio
Pabrikan jepang semoga lekas naik level lagi ya. Biar makin seru MotoGP, yang menang gak cuman Ducati melulu.
KTM digendong Vinales sama Acosta cukup baik mengingat kondisi keuangan mereka, meskipun kalo dibandingin tahun sebelumnya agak turun,
Ducati kyknya masih terus masuk kelas A, meskipun GP25 mereka bermasalah dan tahun depan kemungkinan juga masih sama krn ga boleh ngembangin motor lagi, tapi masih ada Marc dan GP24 yg nge-gendong mereka
Yang di segel cuma mesin dan masih bisa ngembangin motor di sektor lain hanya saja jumlah tesnya paling sedikit.
Lihat Hodna di peringkat 2 kosntruktor itu udah kayak lihat oasis ditengah gurun
Udah berapa lama mereka ga ada di bagian atas klasemen