Jumat AP250 ARRC Sepang 2025 . . . Efek Sunat 200rpm CBR250RR Mulai Terasa !

TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui regulasi equalizer ARRC AP250 2025 mulai berlaku di seri dua sepang. Klausul RPM equalizer bisa diaktifkan jika pembalap 5 besar klasemen memiliki selisih lebih dari 25 poin dari pembalap posisi 6 dan di bawahnya. Dan Equalizernya berupa pengurangan RPM limit sebanyak 200rpm dari RPM maksimal yang telah ditetapkan pada awal musim 2025.

Berkaca dari aturan tersebut, yang terkena RPM equalizer adalah pimpinan kelasemen sementara AP250 Fadillah Arbi dimana ia memiliki selisih 29 point (lebih dari 25) dengan pembalap posisi 6 (Galang Hendra).

Pengurangan 200 RPM menjadikan Honda CBR250RR memiliki limit 13.800 yang awalnya adalah 14.000 RPM. Dan sepertinya dengan Sirkuit Sepang yang flowing dan memiliki beberapa straight panjang, pengurangan 200 RPM ini cukup mengekang mesin twin 249 cc CBR250RR dimana Arbi keluar dari posisi lima besar Jumat kemarin.

Mohammad Murobbil Vitoni dari YAMAHA LFN HP969 INDONESIA RACING TEAM mencatatkan waktu sebagai pembalap tercepat pada timesheet kombinasi sesi latihan AP250 Jumat kemarin diatas Yamaha R3. Ini adalah tanda yang menggembirakan bagi Murobbil Vitoni saat ia menentukan langkah di atas Motor sport Yamaha bermesin twin 321 cc-nya menuju kualifikasi. Irfan Haykhal ( CBR250RR) dan Candra H ( Yamaha R3) melengkapi tiga besar secara keseluruhan, dan keduanya akan menjadi pesaing utama yang patut diperhatikan dalam sesi Kualifikasi Sabtu ini. – @tmcblog

11 COMMENTS

  1. Jika nanti jaraknya berkurang kembali di bawah 25 poin, apakah rpm yg disunat akan dikembalikan ke rpm semula?

  2. Wkwkwk Udah 249cc lawan 320cc ,baru lewat 1 seri udah disunat pula,torsinya makin tersengal-sengal itu cbr

  3. Kasihan Bantul…250 vs 321….250 dicekik, disuruh lari dari kejaran 321 megap megap tuh…

  4. Di kelas 250 motornya kena sunat
    Di kelas 150 motornya kena babat

    Sungguh mantap🗿

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP