TMCBLOG.com – Sebelum Aragon, banyak sekali rumor yang mengaitkan Pecco Bagnaia dengan Yamaha untuk 2026. Rumor ini kebanyakan dipabrikasi setelah melihat bagaimana kesulitannya Pecco di atas GP25 sementara itu Ducati sepertinya sudah lebih memperioritaskan feedback dari Marc Marquez. Namun jika rumor ini benar pada dasarnya Pecco akan merusak kontraknya dengan Ducati. Berikut jawaban lengkap Pecco di Aragon mengenai ini.
“Saya tidak mengerti mengapa, karena ada kontrak, ada kontrak yang ditandatangani. Saya katakan pada hari Kamis di Silverstone bahwa saya tidak akan pernah melanggar apa yang telah ditandatangani. Dan ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah berubah dalam hidup saya.”
“Saya ingin bertahan di Ducati, Ducati ingin saya bertahan, hingga akhir kontrak ini, dan untuk kontrak berikutnya. Jadi saya tidak mengerti mengapa. Saya sudah sering mendengar ini, melihat foto-foto saya dalam setelan biru.”
“Memang benar bahwa dengan pembalap seperti saya, yang tidak sedang dalam krisis, tetapi sedang melalui masa-masa sulit, orang-orang mungkin mulai berpikir bahwa mungkin saya akan pergi, tetapi bukan itu yang terjadi saat ini.”
Jadi sudah fix ya, bahwa di musim 2026 Pecco Bagnaia tidak akan pakai racing suit warna biru. – @tmcblog



Lagian ya ini gosip yg ga mutu banget.
Fans padepokan emang gaje.. para yutuber pun bikin isu sesat ini buat naikin traffic channel nya..
Klo gosip yg bener harusnya ke aprilia, bukan yamha
Ducati Masih jadi motor terbaik se grid,ngapain pindah
Ga ada konflik internal dalam manajemen juga
Ga liat apa yg terjadi pada martin shwarzenegger ketika pindah ke neng april ?
No, bro.
yg bener adalah The number #1 Martinator Smitty Webber Jeggermanjansen
Bagus lah biar ada berita drama sinetron di mgp.
Toh jurdunnya udah ketauan siapa
Siapa tahu the next doctor ke Yamaha
beraaat beratt
apa yg Dani rasakan dan utarakan sepertinya memang related sekali sama Pecco saat ini
terutama bagian : rasa dimana mulai mencetak record fastest anu, fastest inu, winning di setiap aspek. What a hard thing to accept
Gosip murahan!
Kasak-kusuk ini muncul karena performanya yang kurang meyakinkan, walau Pecco katanya tetap optimis mencari solusi untuk kembali kompetitif tapi ya siapa tahu? Apa sih yang nggak jaman sekarang? Undang-undang aja bisa di hewes-hewes, dicari celahnya, diakali… Apalagi kontrak pembalap… Hilih….
Apakah ini hanya strategi untuk meredam rumor, atau ada ketegangan yang lebih besar di dalam tim?
Kita tunggu perkembangan selanjutnya!
jadi inget dulu naksir cewe tapi di tolak , mungkin pedih hatinya mirip2
bukan belum kompetitif wak tapi pernah kompetitif, sekarang lagi kureng