TMCBLOG.com – Selain Veda di Jerman, Mohammad Adenanta Putra memastikan lagu Indonesia Raya berkumandang pada balapan kedua putaran ke-tiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang berlangsung di Mobility Resort Motegi, Jepang pada hari Ahad (13/7/2025). Adenanta memenangi balapan 12 lap di kelas SuperSports 600cc, sementara Rheza dan Herjun gagal mendapatkan poin. Di kelas Asia Production 250cc, Fadillah Arbi Aditama finis di posisi ke-6 sementara Davino Britani ke-17.
Arbi belum bisa menaklukkan Motegi dengan raihan hasil podium. Memulai balapan dari posisi ke-6, Arbi sudah bisa memimpin balapan saat lap ketiga. Arbi bergantian memimpin dengan salah satu pembalap pesaing.
Mendekati akhir lap ke-7, Arbi justru kehilangan posisi dan terlempar dari lima besar. Selama tiga lap tersisa, Arbi berusaha memperbaiki posisi dan harus puas finis di urutan ke-enam. Lalu rekan setimnya, Davino finis di posisi ke-17.
Adenanta tampil menawan sepanjang balapan SS600. Melakukan start dengan bagus, pembalap asal Magetan ini bisa langsung memimpin balapan.
Sempat beberapa kali tergeser ke posisi kedua, pembalap AHRT tersebut mulai membuka jarak saat memimpin lap ke-empat. Bersaing dengan konsisten, pebalap 21 tahun tersebut berhasil memastikan diri sebagai pemenang balapan.
Ini adalah kemenangan ke-tiga Adenanta dari tiga putaran yang sudah digelar musim ini. Hasil ini juga memastikan Adenanta selalu memenangi minimal satu balapan di setiap putaran yang sudah berlangsung, yaitu di Thailand, Malaysia, dan Jepang.
Atas tambahan 10 poin hari ini, Arbi masih menguasai klasemen AP250 dengan 104 poin, unggul 21 angka atas pesaing terdekatnya. Davino menempati peringkat ke-9 dengan 35 poin.
Sempat tergeser ke urutan kedua setelah race pertama, Adenanta kini kembali ke puncak klasemen sementara SS600 dengan 108 poin, memimpin tujuh angka atas pebalap di urutan kedua. Herjun dan Rheza masing-masing berada di peringkat ke-10 (40 poin) dan ke-16 (13 poin).
Para pembalap akan kembali beraksi di persaingan ARRC 2025 pada putaran ke-empat yang diagendakan pada tanggal 29-31 Agustus di Mandalika International Circuit, Lombok, Indonesia.







Ciamik euy
Cbr 250 bertekuk lutut…
Yang pake R3 serba salah euy,kalo menang wajar karena cc lebih besar dari cbr250,kalo kalah di katain, cc doang gede tapi kaga juara gitu kan kata netizen
kena limiter
CBR nya arbi itu kena sunat rpm juga bro.karena terlalu perkasa.
Kawasaki kyknya harus balik ke Ninja 250 deh