Sistem Pengukuran & Display TPMS MotoGP di Dorna Live dan Motor berbeda !

TMCBLOG.com – Masih Ingatkah sobat sekalian mengenai Pengakuan Dorna pasca kasus Investigasi Tekanan Ban Marc Marquez Di Sprint Brno hari Sabtu pekan Lalu ? Begini Pesannya : Sistem kontrol ini (TPMS Dorna ) terpisah dari sistem peringatan yang digunakan oleh tim dan tidak terlihat oleh tim atau pembalap selama sesi. Setiap tim mengontrol parameter mereka sendiri dan peringatan dikirimkan ke dasbor pembalap mereka mengenai tekanan ban minimum.

Yang jadi pertanyaan adalah seberapa Berbeda sistem TPMS Dorna dan TPMS yang diukur dan dihitung sampai di display di Dashboard dari Motor pebalap. Jurnalis Peter Bom menjelaskan dalam Podcastnya berikut ini :

” Ada kurang lebih dua sistem yang bekerja secara terpisah untuk mengontrol tekanan ban pada motor. Sistem ini terdiri dari dua katup ( Pentil Valve ) dengan sensor di pelek, dan satu yang mahal dan yang berkualitas tinggi yang mengirimkan informasi ke ECU Marelli dan disimpan dalam data.

” Ada satu yang dipilih sendiri oleh tim, yaitu sensor mereka sendiri dan mereka menggunakannya untuk perekaman data mereka sendiri, dan mereka menggunakannya di dasbor mereka. Setiap orang membuat perhitungannya sendiri berdasarkan berapa meter yang telah saya tempuh, berapa meter lagi yang perlu saya tempuh, berapa persen tekanan ban saya di bawah tekanan minimum: ya atau tidak. Dan kemudian lampu menyala oranye, kuning, hijau, merah, atau apa pun.

” Perhitungan yang sangat cerdas sebenarnya karena jika saya melakukan shortcut atau apa pun, Anda tahu, itu harus memperhitungkan semuanya, tetapi begitulah cara kerja tim. 

” Selain itu ada sensor lain pada pelek yang sama yang sebenarnya lebih murah dan bukan sensor yang sangat akurat itulah sebabnya ada sedikit pembacaan yang salah. (Sensor ini) mengirimkan informasi ke penerima di motor yang dienkripsi.

” Mengenkripsi data artinya secara resmi tidak dapat dibaca dan mereka mengirimkannya ( ke Pusat Data Dorna) bersama dengan sinyal televisi dimana semua kamera di motor mengirimkannya melalui Udara (Gelombang Radio) ke Race Direction

” Sehingga Race Direction bisa langsung mengikuti ( Dinamika perubahan ) angka tekanan (ban) semua pebalap dengan sensor mereka sendiri dan tim seharusnya tidak dapat meredamnya, mengganggu, atau melakukan apa pun selain ketika melepaskannya (Sensor) dari roda.

” Mereka (tim) tidak dapat mengubah sinyal. Jadi ada dua hal yang bermain pada saat yang bersamaan. Kemarin pada hari Sabtu Ducati memilih (memberikan) tekanan ban depan yang terlalu rendah untuk Marc Marquez tetapi tidak terlalu rendah sehingga tidak mungkin untuk memulihkannya. Mereka melakukannya juga di pihak Pecco “

Jadi Begitu sob, Secara umum perbedaan Sensor TPMS untuk data yang dibaca Dorna dan Data yang ditampilkan di Dashboard pebalap, sedikit banyak mungkin dapat jadi penyebab perbedaan notifikasi mengenai Investigasi pelanggaran regulasi tekanan Minimum ban. Yang jadi pertanyaan . . Jangan Jangan Dulu seharusnya Podium Maverick Vinales nggak perlu terenggut dong ?? waayoloooo . . . @tmcblog

#penjelasann ini juga tmcblog sampaikan di Post MotoGP Brno Race Review Podcast Trans7 Yang sudah tanyang sob

6 COMMENTS

  1. Peraturan konyol, yang dibuat oleh suplier ban, karena gak bisa membuat ban yg kuat

  2. Kalo mav naik banding,rame sih
    Lumayan ada drama baru di summer break,setelah martin udah basi

  3. Buat ban yang lebih ultra high performance dong, biar gak takut rusak kenak gaya downforce yang membuatnya lengket nge ground kaya cicak, tapi ya sudahlah, seb2ntar lagi juga ganti pirelli

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP