TMCBLOG.com – Alex Marquez yang finis di posisi 14 pada balapan MotoGP GP di Balaton Park – Hongaria 2025. Dibandingkan dengan Marc Marquez yang memenangkan balapan ini membuat jarak antara kedua kakak adik mengembang dari awalnya 142 poin di 13 balapan pertama menjadi 175 poin di 14 balapan musim ini.
Ini juga berarti singkatnya, Marc mencetak rata-rata 12,5 poin lebih banyak per-akhir pekan balapan dibandingkan Alex sampai dengan seri ke-14. Ketika dikombinasikan dengan fakta empiris berupa rata-rata 32,5 poin selama 14 seri pertama hingga di GP Hongaria 2025 kemarin, jika ia meneruskan performa ini kira-kira di mana Marc bisa menyegel gelar dunia ke-sembilannya?
Pasca balapan Misano 2025 nanti, MotoGP akan bersisa 6 seri (Motegi, Indonesia, Australia, Malaysia, Portugal dan Valencia) dan jika Marc Marquez ingin menyegel gelar di Misano, maka jaraknya dengan pembalap kedua harus minimal 6 x 37 = 222 poin.
Sementara jika Marc Marquez ingin menyegel gelar di Motegi, maka jaraknya dengan pembalap kedua harus minimal 5 x 37 = 185 poin.
Dengan tren Marc mencetak rata-rata 12,5 poin lebih banyak per-akhir pekan balapan dibanding Alex Marquez, maka di Misano perkiraan ekstrapolasi jarak antara Marc dan Alex adalah 200.
Yes, masih kurang poin untuk menyegel gelar. Sementara di Motegi perkiraan ekstrapolasi jarak antara Marc dan Alex adalah 212,5 poin dan ini jelas membuat gelar Juara unia masih logis disegel oleh Marc di Motegi berdasarkan hasil yang ia peroleh di Balaton Park ini.






Fans jepang ga se pantad tipid fans sekutu PD2nya sih,jadi kayaknya tetap meriah walaupun ga ama factory jepang lagi
Pantad tipid fans sekutu PD2nya
Ini bacanya gimana bang?
Pantad tipis =kontrol emosinya tipis
Sekutu jepang pd2 = jerman dan Itali (tapi perwakilan jerman ga ada di motogp)
Salut pengetahuanmu om. Anak sekarang taunya cuma goyang tiktod
boomer yang suka baca buku nih pastinya
cuma masalahnya klo pesta di kandangnya mbah oci dan para dedemitnya,mereka bakalan terima ato ga?untuk ducati mereka ga masalah krn nasionalisme tinggi mereka,nahh soal pembalapnya yg jd TO para valeban??
@jem_lyn
Iya Bro….takutnya di Boo daripada di elu-elukan di Misano yg merupakan kandang Tifosi Italia (mirip Hooligan Inggris)
Mungkin Marc akan berjuang sekuat tenaga di Barcelona dan Misano.
Kalau di Motegi walaupun itu trek Favoritnya, tapi cuaca kadang nggak mendukung (wet race).
Marc bikin rekor yg setinggi2 nya biar awet sampe puluhan taun kedepan
double juara 7 seri beruntun mudah serasa mustahil dipesahin bre
Enaknya di mandalika sih, sirkuit yang selalu horor bagi doi. Tapi tak kalah epic kalo selebrasi di kandang si mbah 😂
Untung aja Ducati Lenovo ada MM93
Segel di mandalika aja mendingan. Itu trek di mana belum bisa menang di balapan utama juga, masih perlu ditaklukkan.
Nanti sekalian mendatangkan sound horeg sambil goyang pacu jalur. Terus kanal2 yutub, instagram dan tiktot ramai oleh pemberitaan motojipi.
iy dimandalika lebih spesial.
mending Mandalika aja lah, abis perayaan juara kan bisa langsung pra bulan madu sama Gemma di Lombok.. #ehgimana ehehe..
Kalau itu sama kaya ngarep Alex “cilaka” sob, gak gitu juga sih, gpp gak di Misano dah
Saya berharap Marc mengambilnya dihalaman belakang tempat bermain para pebalap padepokan. Tidak ada tempat terbaik meraih final kejuaraan selain di kandang sendiri dan Ducati tahu itu. Walaupun sulit tapi semuanya bisa terjadi.
Peduli amat dengan suara boo para Valeban ke Marc. Tinggal bilang ke mereka “I’m the bos now”!
Jika Marc bisa melakukannya di Misano, hanya satu kata “emejing”.
Ingat, tumpul jika diasah ternyata jadi sangat tajam, yang tajam jika tak diasah jadi tumpul betul.
Mantap
jika saya boleh reques mm93 menyegel gelar juara dunia di indonesia saja meskipun mm93 p1 terus gimana🤣🤣🤣🤣
tp saya berharap dan mm93 harus p1 terus sampai minimal 10x beruntun bahkan lebih biar semakin joss…..