TMCBLOG.com – Veda Ega Pratama yang pada akhir pekan ini akan mencoba menyelesaikan seri JuniorGP Misano 2025 telah menyelesaikan terlebih dahulu musim Red Bull Rookies Cup 2025 di tempat yang sama akhir pekan lalu. Dan Veda berhasil menutup musim 2025 di posisi dua kalsemen yang secara regulasi Grand Prix memberikannya semacam ‘Golden Ticket’ ke Moto3 musim 2026 walau usianya masih 17 tahun nanti. Namun akan bergabung di tim apa?
Secara umum buat Indonesia, buat AHM, buat AHRT dan buat Astra Honda Racing School ini adalah kali pertama rider kita memasuki jenjang Moto3 karena memang ia layak dan khusus diberikan semacam sebuah privillage tersendiri karena prestasinya di ajang motorsport ini.
Dan memang menurut yang bisa TMCBlog lihat, secara mentalitas baik pembalapnya sendiri maupun tim, stake holder cukup menginginkan Veda untuk menggunakan ‘Golden Ticket’ ini.
Balum ada informasi resmi dari tim atau dari Veda sendiri, namun secara umum memang kita semua paham bahwa semenjak awal, jalur Veda Ega Pratama ini adalah jalur Grand Prix prototipe dengan brand Honda. Veda memulai dari HDC, TTC, ATC, RBRC dan JGP so sangat logis kiranya jika ke depan jalurnya ke Honda Team Asia.
🚨 Veda Pratama clinches Red Bull Rookies Cup 2nd place and unlocks the chance to step up to Moto3 World Championship in 2026 being younger than 18yo. Pratama expected to close an agreement with Honda Team Asia in the upcoming days, deal almost done ✔️ 👍 @SkySportMotoGP pic.twitter.com/XpzjFARfj9
— Rosario Triolo (@triolor) September 14, 2025
Hal ini, mengenai masa depan 2026 Veda Ega Pratama sempat diungkap secara un-official oleh jurnalis Sky Sport Italia – Rosario Triolo – via jejaring sosial X dimana ia menuliskan “Pratama expected to close an agreement with Honda Team Asia in the upcoming days, deal almost done” atau “Pratama diharapkan menutup kesepakatan dengan Honda Team Asia dalam beberapa hari mendatang, kesepakatan hampir selesai” . .
Postingan ini sangat jelas dan mungkin saja bersumber pada sumber yang cukup kredibel di paddock yang walaupun mungkin label timnya adalah tim Asia, namun banyak komunitas Eropa berada di dalam lingkaran terdalamnya.
Mengenai waktunya yang tertulis ‘sebentar lagi/beberapa hari mendatang‘ juga cukup logis secara acara berikutnya ada di Motegi dimana venue-nya saja adalah milik Honda, dan memang biasa race weekend di sini jadi ajang pertemuan para petinggi motorsport berlogo sayap tunggal ini. – @tmcblog




Untuk saat ini memang HTA dan hodna moto3 umumnya bukan tim yang terbaik, sekarang ini yg lagi menguasai kejuaraan adalah kmt, but its ok veda “Berlian akan tetap menjadi berlian dimanapun dia berada”. Yang menjadikanmu juara adalah kerja kerasmu berlatih dan berusaha, bukan sponsor dadakan yg tak seberapa.
Apakah kabar Marquez 2023?..dia jadi batu krikil di gravel karena sering dlosor..faktor motor juga sangat mempengaruhi pembalap itu jadi batu berlian
Dia tetap berlian dengan menjadi pembalap terbaik di brand tersebut sehingga akan mudah bernegosiasi dengan tim manapun yg diinginkannya.
Ya pangaruh, tp yg dibahas adalah skill, berlian ttp lah berlian, diatas motor Bapuk MM93 masih jadi yg terdepan di pabrikannya, pakai GP23 dia jadi yg terdepan diantara pemakai GP23. Pakai GP25 sekarang jadi yg terdepan diantara pamakai GP25, didepan bahkan pengembang GP25
Wah wah waaaah akhirnya jd lbh semangat lg liat moto3, bosen liat quilles melebar mulu wkwkwk
Tes tes
Honda dikelas moto3 bukan mesin terkencang,semoga fans Indonesia paham jangan langsung berekspektasi lebih,dan sabar proses secara bertahap
Danish bakal diorbitkan SIC kemana nih,tapi ada potensi HTA moto3 rombak total sih,buasri kurang perform dan dilanda cidera,taiyo kemungkinan dinaikkan karena kunni kurang kencang dan aji yg pasca recovery Masih belum nemuin pacenya lagi
Sambil nunggu sabun Zen nyusul tahun berikutnya,karena rider jepang kesukaan aoyama
sayang sekali harus ke tim yg tidak kompetitif
Harusnya HRC malu dan mau upgrade mesin moto3. Sudah 5 tahun tidak ada kemajuan samsek
Yoi apalagi moto3 udah mau ganti regulasi mesin biasanya hodna jor-joran seperti waktu hiroshi aoyama jurdun dulu.
sampai nunggu moto3 pakai engine Ymh R7. semua akan indah pada waktunya.
Pratama yg dimaksud adalah Pratama Arhan wak.
Jangan lupa catat nama saya Pratama galang
masih ingat aja
Mario dulu di moto3 beda jalur kah?
Mario di redbull rookies malah 3 tahun klo ga salah,prestasi terbaik klasemen akhir di 11
@Arifin > beliau gak ada ngotot² nya samsek seperti VEP…slow but not sure.
Ya, gaya balap Mario sama seperti pendahulunya (Dimas Eky dan Andi Gilang), bukan pembalap berkarakter ngotot / fighter.
Tapi untuk anak ini beda (Veda), jadi semoga lebih sukses dari pendahulunya, dapat memperoleh poin disetiap serinya, syukur-syukur masuk 10 besar…amin
Honda NSF emng agak kurang performanya dibanding KTM RC, tapi kalo dapat full support HRC saya yakin bisa bersaing, dan anehnya HRC lebih memprioritaskan tim Leopard dari pada HAT
Cukup yakin, dengan konsistensi, suatu saat, veda bisa naik ke kelas premier motogp, dengan performa yang baik. Semoga dia tetap fokus dengan gaya hidup yang sehat.
Mantap nih, makasih Juragan yg sdh membina bapaknya Veda! Sampai diterbangin ke italy dg jet pribadinya. 😀
Sdh selayaknya Veda masuk moto3 World Campionship
Calon ancaman pembalap eropa, diliahat dari gayanya yg santai tapi agresive saat balapan bisa jadi ni anak jadi pembalap motogp
@boi > semoga Team Ondah Moto3 nge_tune motornya VEP dg baik, biar tidak kalah sekebon dg MTK.