TMCBLOG.com – Race 1 JuniorGP Misano 2025 dengan temperatur pemukaan trek mencapai 33.7 °C, Brian Uriarte start dari posisi terdepan sementara Veda Ega Pratama start dari posisi grid ke-5. Di lap pertama Uriarte terus memimpin sampai berjarak 0,133 dari Morelli sementara Veda naik ke posisi 4.
Di lap ketiga Veda sudah berada di posisi tiga sejauh 0,2 detik di belakang Uriarte yang memimpin balapan. Lap 4 Veda berada di P4 dan red flag terjadi.
Balapan diulang sebanyak 7 lap dimana Uriarte start dari posisi terdepan sementara Veda dari posisi 4. Start kurang bagus dilakukan Veda yang turun ke P5 setelah balapan dimulai setelah dilewati David Gonzales. Pada lap 2 Uriarte memimpin sementara Veda berada di P4.
Veda turun ke P5 di lap 4, kejar Rios dan berhasil sehingga posisinya naik ke P4 di lap ke 5. Jarak Veda di sisa 2 lap terakhir sejauh 2,2 detik dari P3. Brian Uriarte memimpin di lap terakhir sementara Veda di P4 dan akhirnya setelah 7 lap setelah race restarted, Marco Morelli memenangkan balapan ini, sementara Veda Ega Pratama finish di posisi 4 Race 1 JuniorGP Misano 2025.
Sementara itu pada Race 2, Veda Ega Pratama di awal race berada di posisi 6, hanya sekali naik ke P5 di lap ke-9 setelah itu sempat turun dan akhirnya finish di P6 pada akhir Race 2 yang dimenangkan oleh Brian Uriarte.
Pasca Race 2 secara umum Veda meraih 23 poin dan menjadikan Misano jadi seri terbaik so-far untuk Veda di musim JuniorGP 2025 ini.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog






Salah Wak , Marco Morelli yg menang
Itu beneran uriarte pke ktm, veda pke nsf?
Keren dong msh bisa p4 pke nsf
Tapi yang juara pake nsf juga.
Hakim danish gambar bendera malaysianya kok kaya gitu.
Nsf masih bisa bersaing, semangat Veda
sayangnya veda belom dapet jatah wildcard ya di mandalika
umur veda baru 17 tahun seminggi setelah race terakhir valencia.
Umur veda masih 16 tahun pas seri mandalika
harus diakui Veda lebih cocok naik KTM sih
Veda cocok di nsf250r atc dan ktm rbrc karena keduanya 2 tahun. Sedangkan nsf250rw si juniorgp baru 7x balapan.
Uriarte semakin menjadi jadi, spanyol tak pernah kehabisan talenta, veda lumayan lah jadi pembalap asia terdepan di seri misano, hakim danish malah semakin drop padahal pake motor mtk.