TMCBLOG.com – Ketika Yoshimura SERT Motul berhasil meraih kemenangan ketiganya di Bol d’Or, Yamalube YART Yamaha EWC Official Team resmi membawa Yamaha R1 menjadi Juara Dunia FIM Endurance World Championship 2025 dengan hanya selisih satu poin dari SERT Suzuki setelah BMW Motorrad World Endurance Team harus menelan kegagalan gegara masalah teknis di menit akhir.
BMW Motorrad World Endurance Team dan Yamalube YART Yamaha EWC Official Team mengawali seri terakhir musim 2025 ini dengan poin yang sama setelah kualifikasi, menjadikan Bol d’Or ke-88 sebagai pertarungan sengit untuk memperebutkan gelar juara.
Drama pertarungan EWC 24 jam tersebut hanya tersisa kurang dari 30 menit ketika asap mulai mengepul dari bagian belakang BMW M 1000 RR milik skuad tim asal Belgia, tepat saat gelar juara EWC perdana tampaknya hampir pasti diraih.
Setelah tak pernah unggul sejak jam ke-tujuh, Yoshimura SERT Motul berhasil meraih tiga kemenangan di Bol d’Or, tetapi kehilangan gelar EWC dari Yamalube YART Yamaha EWC Official Team dengan selisih satu poin dalam akhir yang dramatis untuk perebutan gelar Juara Dunia tahun 2025.
Manajer Tim YART Yamaha, Mandy Kainz, mengatakan: “Sampai dengan garis finis, belum ada yang benar-benar selesai. Saya ingin menyampaikan rasa sesal yang sebesar-besarnya kepada tim BMW, mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan sangat tidak beruntung. Sejujurnya, sungguh luar biasa, mereka memang pantas mendapatkannya. Kami sempat kurang beruntung di Suzuka, sekarang datang banyak keberuntungan.”
Gregg Black, yang didampingi Dan Linfoot dan Étienne Masson di Yoshimura SERT Motul Suzuki yang memenangkan ronde ini mengatakan: “Hari Minggu yang luar biasa, balapan yang luar biasa. Kami mendapatkan 65 poin, kami tidak bisa berbuat lebih baik lagi, kerja bagus dari tim dan rekan-rekan satu tim saya. Saya senang atas kemenangan ini. Tentu saja, kami juga ingin memenangkan kejuaraan, jadi saya turut berduka cita untuk BMW, saya pikir mereka akan menang, saya akan senang untuk mereka, yaa tapi begitulah balapan.” – @tmcblog





BMW ngebul
Tapi di kelas Superstock juara boss
jelasin dong wak kenapa SERT kena penalty stop and go
no touching after refueling ..
kalo bantu ndorong boleh gak ?
kata boboboy mah yamaha emng ‘TERBAIKK’..
Wow ymh mengalahkan raja endurance dengan selisih 1 poin saja, nyeseknya suzi
Congrats ymh..!
Keren sih, tim-tim saling mengapresiasi, baik SERT dan YART sama2 berduka untuk BMW, artinya emang ya balapan ini fair. Ngenes juga sih kurang 30 menit, motor bermasalah. Dalam race emang gak ada yang tau kalo belum mencapai garis finish. Di FIA WEC aja Toyota pernah gagal menang dan gagal finish di Le Mans, padahal kurang beberapa meter saja sebelum garis finish.
Bol d’Or tahun ini bener bener yang paling brutal yang pernah saya tonton. Gila asli drama nya sadis sadis. Ampe yang paling sakit hati BMW mesin jebol di jam-jam terkahir. Gilak asli
nonton livenya di mana om?