TMCBLOG.com – Balapan terakhir musim WSBK 2025, Race 2 seri Finale Jerez 2025 dimulai dengan Nicolo Bulega yang start dari posisi grid terdepan diikuti oleh Alvaro Bautista dan Andrea Iannone berdasarkan dengan hasil pada Superpole Race. Dan Toprak Razgatlioglu start dari posisi grid 10. Bautista langsung memimpin setelah start dilakukan diikuti Vierge dan Bulega, sementara Toprak berada di P8 di lap pembuka.
Lap 2 Bautista memimpin 0,2 detik dari Bulega, Toprak sudah naik ke P7.
Lap 3 Bulega memimpin setelah lewati Bautista sementara Toprak sudah di P6.
Lap 6 Bulega memimpin 3 detik dari Bautista sementara Toprak sudah di P4.
Lap 8 Toprak masih ada di P4 berjarak 0,2 detik dari Locatelli di P3.
Lap 10 Toprak berhasil naik ke P3 setelah melewati Locatelli.
Lap 13 Toprak ada di P3 dengan jarak 1,3 detik dari kejaran Vierge yang ada di P4.
Lap 14 posisi Top3 masih diisi Bulega – Bautista – Toprak pada 2/3 race ini.
Lap 17 Toprak masih di Zona Juara Dunia.
Lap 19 Toprak masih di P3 dengan selisih sejauh 2,4 detik di belakang Bautista.
Lap 20 Toprak bertahan nyaman di P3 pada awal lap terakhir.
Dan akhirnya TOPRAK RAZGATLIOGLU terkonfirmasi menjadi Juara Dunia WSBK 2025 setelah finish di P3 pada Race 2 seri finale WorldSBK Jerez 2025. Keunggulan poin akhir klasemen pembalap hanya 13 poin antara Toprak dan Bulega yang sepanjang musim tampil brilian memperebutkan gelar Juara Dunia WSBK 2025.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Ciamik om Top
Selamat ketoprak.
Oke. Saatnya pasang alarm jam 2 pagi. F1 Austin. Bobo dulu ,😴😴
Mangga, saya mah mending nonton highlightsnya aja daripada nungguin racenya pasti ketiduran wkwkwk..
Nonton yg jam 19.00 atau 20.00 aja ketiduran saya bang, bangun2 kurang 5 lap atau malah dah podium ceremony, bisa2nya balapan kok bikin ngantuk hahahaha
semoga Tim papaya drama lagi dgn papaya rules nya
Congrats toprak. Alien wsbk.
Kasian Joni.
Balapan terakhir, jadi penonton
Congrats Top..!
Padahal Toprak sangat jarang crash karena kesalahan sendiri, tapi tetep aja, 5 laps terlama sepanjang sejarah hahaha.
menutup musim terakhir WSBK dengan manis, mempersiapkan diri ke Motobiji
ketar ketir setelah insiden SuperPole. Tapi Toprak sudah menunjukkan kelasnya
Perpisahan yg manis
saya bebrapa kali tahan napas,aksinya luarbiasa.tidak ada kata santai
Kasihan om rea, ngga ada yang kasih salam perpisahan gitu. Padahal, doi pemenang terbanyak wsbk sampai saat ini.