TMCBLOG.com – Di dua seri balapan terakhir – Indoensia & Australia – grafik performa Aprilia MotoGP sedang naik baik itu tim pabrikan maupun tim satelit/independen. Di akhir pekan GP Australia, Aprilia berhasil memenangkan Sprint race dan Raúl Fernández memenangkan balapan panjang, yang pertama dalam karier balapnya di kelas primer dan untuk tim Trackhouse, sekaligus yang ke-300 bagi pabrikan ini dalam sejarahnya di Kejuaraan Dunia balap sepeda motor.
Hasil meningkatkan ekspektasi Aprilia ke depan. Naiknya ekspektasi dan target diperoleh dari pernyataan CEO Massimo Rivola, yang berbicara kepada media setelah pasca balapan Australia untuk menganalisis performa luar biasa merk asal Noale ini. “Saya pikir motornya kompetitif. Saya pikir, di trek cepat, motor ini bisa dianggap sebagai tolok ukur. Di trek dengan banyak ‘stop and go’, kami tidak, tetapi kami tidak tertinggal jauh seperti sebelumnya.”
“Jadi, bisa dibilang, secara rata-rata, motornya memang jauh lebih baik. Dan ini berkat Fabiano [Sterlacchini, direktur teknis sejak tahun ini] dan orang-orang di Noale. Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan,” ujar Rivola.
“Saya sangat penasaran melihat motor kami di Sepang. Treknya cukup lengkap, dan di mana kami belum pernah tampil terlalu baik, katakanlah. Jadi, jika kami tampil baik di Sepang, itu berarti kami sedang berkembang. Saya tidak bisa bilang kami super cepat sekarang karena kami sudah menjalani dua akhir pekan yang bagus.”
“Faktanya, di Indonesia FermÃn yang menang, bukan Raúl. Tapi saya juga berpikir bahwa, Jelas dalam dua balapan terakhir, Marco Bezzecchi sejauh ini adalah yang tercepat di trek.”





Ducati tanpa Marc Marquez 😥
Aprilia sangat bagus tapi martin sangat kacau, hihihi sorry martin..