TMCBLOG.com – Secara desain fisik luar, Suzuki E-Address terlihat seperti umumnya skuter-skuter komuter lainnya, terlihat kayak nggak punya diferensiasi. Namun, jika kita melihat dari sisi desain penempatan mesin motor listrik, baterai sampai dengan sistem penyaluran tenaga ke roda belakang, desain E-Address ini bisa TMCBlog bilang cukup serius!!
Pertama, Suzuki e-Address dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Suzuki e-Address bisa di-charge hanya dengan menggunakan listrik rumah biasa, dengan waktu pengisian dari kondisi daya baterai 0% hingga 100% dalam waktu sekitar 6 jam 42 menit (klaim Suzuki).
Jika kita menggunakan perangkat charger cepat, waktu pengisian daya baterai bisa dipercepat jadi 2 jam 12 menit saja, memungkinkan pengendara untuk lebih efisien dalam penggunaan sehari-hari.
Motor listrik yang digunakan memiliki spesifikasi yang dapat menghasilkan daya 4,1 kilowatt (atau dikonversikan sekitar 5,4 tenaga kuda) dan torsi 15Nm. Parak tempuh baterainya dalam kondisi pengisian daya penuh diperkirakan mencapai 87 KM yang cukup untuk penggunaan harian di perkotaan.
Nah Jika kita simak detail Sistem penggerak rodanya, E-Address menggunakan tipe belt tertutup, sehingga dari sisi visualnya di samping kiri mirip dengan CVT pada sepeda motor skuter matik ICE.
Motor listrik dan controller-nya memiliki sistem regeneratif sehingga saat pengereman dapat menciptakan energi yang dapat mengisi kembali daya ke baterai sehingga jarak tempuh diharapkan bisa lebih lebih jauh.







Btl bang,coba klu anda punya ide mgkn bs kerja sama dg suzuki bang
Faktor wheelbasenya yg pas
Ah sayang desain bagus gini ga ada versi ICE nya