Arah Spesifikasi Ducati GP26 Diserahkan ke Pecco dan Alex Marquez

TMCBLOG.com – Marc Marquez dipastian hanya akan berperan sebagai penonton VIP di paddock Ducati Corse pada race weekend MotoGP finale Valencia 2025 akhir pekan ini dan tes official MotoGP untuk 2026 pada hari Selasa. Sebuah fakta yang berimplikasi bahwa Marc tidak akan bisa terlalu banyak merasakan feel dari calon GP26 yang akan dihomologasikan pada hari Kamis pada race weekend pertama musim 2026 nanti dan tentunya tidak akan bisa mewarnai dengan insight-nya untuk menentukan arah spesifikasi awal Ducati GP26.

Saat interview dengan Estrella Gallicia, Marc cukup serius soal ini dan mengatakan bahwa secara fakta akan ada dua pembalap terbaik Ducati setelahnya yang di musim 2025 ini berhasil menyelesaikan musim di posisi Top-5. Alex Marquez dan Pecco Bagnaia yang ia sangat percayai bisa membawa GP26 ke arah pengembangan yang baik.

“Kami punya rencana yang sangat spesifik dengan Ducati untuk terus menguji berbagai hal untuk musim depan. (Namun) Itu tidak mungkin, tetapi kami punya pembalap yang bagus di Ducati, seperti Pecco Bagnaia dan Alex [Marquez], yang merupakan pembalap dengan performa terbaik di antara pembalap Ducati.”

“Mereka punya potensi yang cukup untuk mengembangkan motor, memilih jalur yang tepat, dan kami akan memiliki kesempatan pertama untuk mencoba hal-hal baru di uji coba Malaysia.”

Jelas banget Marc mempercayai dua pembalap yang ia sebutkan di atas untuk bisa memberi warna dan menentukan arahan pengembangan awal GP26 yang akan dipakai oleh 4 pembalap Ducati tahun depan; Marc, Pecco, Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

11 COMMENTS

  1. Musim 2025 arah pengembangan motor berdasarkan input peco ,Marquez juara dunia.
    musim 2026 arah pengembangan motor berdasarkan masukan peco dan Alex,kalo sampai Marquez jurdun lagi apakata gang yellow

  2. Agak meragukan,,sebenarnya martin lebih cocok karena bisa nyari settings yg cocok buat semua orang,pirro jg levelnya udah down
    Kayaknya butuh peremajaan test rider

  3. Jorge Martin memiliki kemampuan setup sepeda motor lebih baik daripada Pecco yang memang lebih suka “copy-paste”. Makanya selama 2023-2024 persaingan diantara keduanya cukup sengit. Pecco buruk di hari Sabtu selalu bagus di hari Minggu, sedangkan Martin ya berusaha mencari limit, makanya jarang menang tapi bisa konsisten podium.

    Tanpa adanya Jorge Martin, kemudian reference rider GP25 diawal musim adalah Pecco, tada, GP25 yang bahkan tidak mampu dioptimalkan oleh Pecco sendiri.

    And here we are, GP26 in the hands of Pecco, ya bakal ngaco lagi.
    Jangan tanya Alex, belum teruji sebagai reference rider.

  4. Pertarungan karir dan masa depan peco,jika masih badut apa gak malu,nyalain motor lagi,pake alasan ini bukan motor saya

  5. 2026 bakal jadi musim krusial untuk pecco…kalau masih bapuk fix di kick.
    Tuker guling sama taro mungkin?
    Atau akhirnya pecco balik kandang ke vr46…masih sama morbi lagi?
    Semakin tak bisa berkata-kata

  6. apakah indikasi peco vs alex? mereka akan mengendarai motor sama dan develop bareng, yg unggul stay di tim pdi, eh pabrikan

  7. Ide yg bagus sih. Meski meragukan, tapi kalo rider normal bisa bawa mesin baru dg baik, marc tinggal mengoptimalkan hasilnya.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP