TMCBLOG.com – Secara kontraktual, Toprak Razgatlioglu tidak dapat berkomentar setelah tes Valencia sebagai pembalap Prima Pramac Yamaha MotoGP karena ia masih terikat kontrak dengan BMW Motorrad. BMW telah memberinya izin untuk menghadiri tes, tetapi tidak untuk mengenakan pakaian/werpak balap warna tim barunya dan berbicara sebagai pembalap MotoGP penuh.
Juga karena kontrak dalam beberapa hari mendatang, Juara Dunia Superbike tiga kali tersebut akan menghadiri serangkaian kegiatan promosi atas nama pabrikan motor propeler tersebut.
Dimulai dengan pesta di Munich yang dijadwalkan kemarin. Namun begitu, berbicara mengenai Tes Valencia, pada faktanya Toprak adalah pembalap Yamaha tercepat kedua setelah Fabio Quartararo.
Pada hari debutnya di MotoGP, Toprak Razgatlioglu menjadi salah satu pembalap yang paling gigih selama sesi tes dan satu dari hanya dua pembalap yang menyelesaikan lebih dari 50 putaran (totalnya 53 putaran).
Pembalap Turki itu finis dengan selisih waktu 1,2 detik di belakang Raúl Fernández yang memuncaki papan peringkat tes Valencia. Tetapi lebih kompetitif daripada dua veteran di kelas utama dengan motor yang sama: Jack Miller dan Álex Rins.
Di kubu Yamaha, Toprak hanya enam persepuluh detik lebih lambat dari waktu Fabio Quartararo pada hari di atas Yamah M1 bermesin V4 yang akan mereka gunakan di Kejuaraan Dunia 2026.
Dan dengan mesin ini, juara SBK tiga kali itu menunjukkan bahwa ia tidak akan sekadar berkendara santai. Karena meskipun ada banyak hal yang perlu dipahami tentang mengendarai Yamaha, pembalap Turki itu pun memukau tim Pramac.
“Saya cukup terkejut sekaligus terkesan dengan mentalitas dan gaya membalapnya,” ujar Gino Borsoi, manajer tim, setelah hari pertama latihan bersama Toprak yang berjalan alami: “Kita semua tahu dia luar biasa saat mengerem. Tapi hari ini dia menunjukkan kemampuannya mengubah gaya membalap dalam waktu yang sangat singkat.”
“Kami memberinya sedikit saran dan dia belajar dengan sangat cepat. Saya senang. Dia orang yang sangat ramah, mudah diajak bicara. Bagi saya, berkomunikasi dan bertukar pandangan tidaklah sulit. Dia terasa seperti teman seumur hidup.”
Toprak Razgatlioglu hampir tidak membutuhkan waktu untuk memenangkan hati tim Pramac dan tampaknya dia belum banyak berusaha memahami ban Michelin, yang sama sekali berbeda dengan ban yang selama ini ia gunakan: “Sejak awal, kami semua menyadari gayanya dan kami sudah berkali-kali mengatakan kepadanya: ‘Jangan mengerem mendadak; cobalah pahami ban depan.’ Dia tidak memaksakan situasi,” kata Borsoi. Dan meskipun dari pit box mereka tidak bisa melihat “kecepatannya yang sebenarnya”.
Fakta bahwa semua orang memuji debut Toprak bersama Pramac Racing bukan berarti start-nya ideal. Karena meskipun sebagian besar perasaan positif, ada juga beberapa kendala kecil yang Borsoi yakin akan teratasi seiring waktu.
“Toprak sedikit mengeluh tentang cengkeraman belakang, tetapi saat ini yang terpenting adalah bagaimana menggunakan ban belakang dan elektroniknya,” ungkap Gino Borsoi.







Data dan fakta
banyak orang termasuk bos pramac bilang “toprak harus ubah gaya ridingnya, gaya disuperbike tidak bisa di motogp”
sedang kenan safouglu bilang “begitu udah kenal ban dan motornya, toprak akan membawa motornya kayak di superbike”
sebagai fans dan pengamat abal2, saya yakin DNA toprak di motogp tidak berubah, yaitu hard breaking tp tetap mampu cepat
dan targetnya jelas, menjadi the best rider di yamaha
Ya pembalap yg pakai kekuatan hard braking, memang tujuannya biar mampu cepat om 🤣
justru orang2 lama motogp bilang style hard breaking toprak won’t work karena akan membuat time lap lbh lambat.
Jangan lupa, di 2027 Michelin (variabel utama penghambat gaya Toprak) digantikan Pirelli (ban dimana Toprak Jurdun 3x WSBK).
Jadi, kita lihat aja nanti di 2027 adalah tahun pembuktian utama seorang 7oprak.
Musim dimana semua hal baru buat semua rider (motor, mesin, ban), nah faktor ban Pirelli lah yg akan membedakan 7oprak dgn rider lainnya
Btw riding style posisi Toprak agak old school ya
Pas di wsbk ga keliatan tapi pas bawa gp keliatan banget
Jika ketoprak bisa selevel, atau bisa lebih cepat dari kotaro minami, semua doubter akan mingkem.
Time will tell lagh
Waduh Komen saya nyasar disini 😁
Sebenarnya mengingatkan pada VR 46, tapi akan makin agresif sih saat semakin menyatunya dg motor.
Mv12 pun bisa menjadi m1 yg tercepat kala itu.
Mungkin Toprak bisa menjadi yg pertama wujudtin wsbk=motogp.
Tapi sejauh yg bisa saya kunyah kunyah, dia hanya setara bau saat di Gp.
bau dengan ducati aja cuma segitu. tapi mungkin perintah dari pabrik buat sunmorian aja.
Kan Bau di kasih barbel motornya mas gara2 kena konsensi.. waktu masih free kan dia kenceng banget
Menururku masih baik morera saat race..
target toprak bukan menjadi rookie terbaik, tapi menjadi rider yamaha terbaik dimana itu harus mengalahkan fabio
Kelebihan Toprak itu adaptif mas bro….
Ya ditunggu saja aksi toprak selanjutnya tahun depan, apakah mampu memanage ban mingselin dengan baik
Yakin kang freestyle toprak kalo udah klop bisa bawa M1 ala superbike..tunggu buka segel limit v4 yamaha dibuka catatan waktu pas test sepang
Gaya balap toprak mirip VR,sich klo gw liat, moga2 banyak aksi salip di tikungan, seperti VR.
Sayang nya toprak tidak 1 team dengan David Brivio, klo 1 paket sy yakin bakal bisa juara dunia, pembalap hebat dengan manajer team yg hebat pula