TMCBLOG.com – Dunia MotoGP sekali lagi menjadi saksi pertarungan sengit antara inovasi teknis pabrikan dan upaya regulasi yang didorong oleh isu keselamatan. Kali ini, fokusnya adalah pada winglet di bagian jok —komponen aerodinamika kecil yang dipasang tepat di samping belakang jok pembalap.
Setelah melalui diskusi kontroversial, keputusan final mengenai pelarangan seat winglets secara mendadak gagal dicapai dan secara resmi ditunda hingga tahun 2027, bertepatan dengan implementasi regulasi teknis yang baru.
Pembahasan mengenai komponen aero di belakang kursi ini mencuat pasca final musim 2025 di Valencia. Inti dari kekhawatiran Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM) adalah isu keselamatan. FIM berargumen bahwa penambahan sayap kecil ini—yang pertama kali dipelopori Aprilia dan kemudian diikuti Honda—dapat menimbulkan bahaya potensial.
Pertanyaannya sederhana namun kritis: Apakah winglets ini dapat membahayakan pembalap pada motor saat terjadi kecelakaan high-side, sehingga memperburuk cedera?
Pada akhir November, FIM sempat mengirimkan pedoman kepada tim yang secara terselubung akan melarang seat winglets ini di musim 2026. Pedoman tersebut menetapkan batasan lebar maksimum area motor di depan ban belakang, yang secara efektif akan menghilangkan ruang untuk winglets tersebut.
Perlawanan Pabrikan: Investasi vs. Regulasi
Meskipun kekhawatiran keselamatan adalah isu yang valid, larangan mendadak tersebut menghadapi resistensi keras dari pabrikan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sepanjang musim 2025, tidak ada insiden kritis yang secara langsung menghubungkan seat winglets dengan masalah keamanan. Sebaliknya, pabrikan seperti Aprilia dan Honda telah berinvestasi besar dalam penelitian terowongan angin (wind tunnel) dan pengembangan komponen aerodinamika ini.
Bagi tim-tim ini, winglets tersebut terbukti meningkatkan stabilitas motor secara signifikan, membuat pengendalian motor menjadi lebih efisien bagi pembalap. Oleh karena itu, kritik terhadap inisiatif pelarangan ini muncul: Apakah perdebatan keselamatan ini hanya alat untuk memblokir kemajuan teknis dan membatasi inovasi aerodinamika?
Aprilia & Honda dibidik : FIM Kaji Pelarangan Winglet Jok MotoGP 2026
Usulan FIM gagal mendapatkan konsensus yang diperlukan untuk diberlakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk sementara, status quo dipertahankan. Artinya, penggunaan seat winglets tetap legal untuk MotoGP musim 2026.
Isu ini sekarang ditangguhkan dan akan dibahas kembali sebagai bagian dari revisi regulasi besar-besaran yang akan berlaku mulai tahun 2027. Regulasi teknis 2027 tidak hanya akan mencakup mesin yang lebih kecil, tetapi juga pembatasan aerodinamika yang lebih ketat secara keseluruhan.
Keputusan ini menggarisbawahi tarik ulur yang konstan dalam MotoGP: mencapai keseimbangan antara dorongan tanpa henti menuju performa tertinggi dan efisiensi, melawan upaya untuk menjaga kompetisi yang adil dan, yang terpenting, keselamatan pembalap. – @tmcblog




Siapa yang untung dan rugi ya
Mungkin ada tim yg kayak Papaya team,begitu kedigdayaannya terkejar Max di sisa akhir musim langsung kalang kabut ngelaporin hal yg belum tentu kebenarannya,di MotoGP aktornya markobez kali ya yg mulai merongrong
Rugi ngebayarin insinyur buat risetnya dong, Dorna ini gimana sih
Juga sarana wind tunnel nya
Kalo gitu balikin modalnya ke Honda dan Aprilia dong
motogepeh jaman skrg, dah mulai mentok apa ya?
inovasi mesin ❌
inovasi handling ❌
pasang sayap dimana2 ✔️