TMCBlog.com – Sobat sekalian, ada sebuah fenomena menarik yang terjadi di awal tahun 2026 ini. Jika kita menilik daftar entry list World Superbike (WSBK) musim ini, nama-nama besar jebolan Grand Prix mulai membanjiri grid. Ada Miguel Oliveira, Jake Dixon, hingga pembalap kebanggaan Asia, Somkiat Chantra. Pertanyaannya, kenapa sekarang WSBK jadi begitu seksi di mata para pembalap MotoGP?
Legenda hidup sekaligus “dedengkot” WSBK saat ini, Alvaro Bautista, mencoba buka suara. Pembalap yang kini menginjak usia 41 tahun tersebut merasa punya andil besar dalam mengubah wajah WSBK dari yang dulunya dianggap “kasta kedua” menjadi sebuah alternatif karier yang sangat kompetitif dan profesional.
Dulu Sempat Menolak dan Kurang Motivasi
Menarik melihat ke belakang, sobat. Bautista bercerita bahwa saat karier MotoGP-nya berakhir di 2018 dan Ducati menawarinya kursi di WSBK untuk memacu Panigale V4R yang saat itu masih baru, ia sebenarnya tidak tertarik sama sekali.
“Saat itu ada kesempatan bagi saya dan saya bilang: ‘Saya tidak ingin ke WSBK, itu tidak memotivasi saya’,”* kenang Bautista. Saat itu, pandangan umum memang menganggap pindah ke WSBK adalah sebuah kemunduran atau langkah mundur bagi seorang pembalap GP.
Namun, langkah “terpaksa” Bautista di 2019 justru menjadi pembuka pintu. Dominasi dan standar profesionalisme yang ia bawa dari paddock MotoGP perlahan-lahan menaikkan level kompetisi WSBK. Level persaingan pun tumbuh pesat, dan ia merasa bertanggung jawab atas perubahan positif ini.
2026: Bukan Lagi Plan B
Memasuki musim 2026, paradigma itu sudah bergeser total. Bergabungnya nama-nama seperti Oliveira dan Chantra membuktikan bahwa WSBK kini adalah Plan A yang solid, bukan sekadar pelarian atau “Plan B” saat tidak mendapat tempat di MotoGP.
“Tahun ini, 2026, pembalap MotoGP seperti Chantra, Oliveira, dan Dixon datang. Kejuaraan ini telah menjadi alternatif nyata bagi MotoGP. Reputasinya terus meningkat,” ungkap Bautista dengan nada bangga.
Ujian Pembuktian: Toprak ke MotoGP & Bulega yang Mengancam
Sobat, salah satu faktor yang membuat WSBK semakin dihargai tahun ini adalah “pertukaran pelajar” yang terjadi. Toprak Razgatlioglu, sang juara dunia WSBK, akhirnya melompat ke MotoGP musim 2026 ini. Ini adalah momen krusial untuk membuktikan seberapa tinggi level pembalap WSBK jika disandingkan dengan motor prototipe.
Di sisi lain, rekan setim Bautista, Nicolo Bulega, juga menunjukkan taringnya. Saat menjadi test rider Ducati MotoGP di tes Valencia lalu, Bulega tampil gila dengan hanya selisih 0,288 detik dari catatan waktu tercepat. Ini membuktikan bahwa skill pembalap WSBK saat ini benar-benar tidak bisa dipandang sebelah mata.
Tantangan di Spanyol
Meskipun secara global prestisenya naik, Bautista mengakui di negaranya sendiri, Spanyol, WSBK masih harus berjuang keras melawan popularitas MotoGP yang begitu mengakar. Tribun penonton di seri WSBK Spanyol seringkali masih terlihat sepi dibandingkan MotoGP. Namun, dengan semakin kompetitifnya balapan, ia berharap pintu-pintu baru bagi para fans akan terbuka lebar.
Bautista mungkin sudah tidak muda lagi, dan memori pahit saat wildcard di Sepang 2023 (finish ke-17 karena cedera) mungkin jadi penutup babak MotoGP-nya. Namun, warisannya di WSBK sangatlah nyata. Ia telah membantu mengubah WSBK menjadi liga yang “ganas” dan dihormati.
Kalau sobat sendiri bagaimana melihat WSBK tahun 2026 ini? Apakah kehadiran Oliveira dan Chantra bikin sobat jadi lebih sering mantengin WSBK ketimbang MotoGP? Silahkan tulis pendapatmu di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog







Kasihan euy
rossi pedrosa lorenzo casey aja ga mau kok, pembalap top kayae ogah ke wsbk, mending ke cabor lain atau pensiun
Nah ini
Lord somkiat turun gunung siap siap lu pada
lah itu wsbk masih jadi plan B kok buat eks rider motogp, wit all due respect buat wsbk, chantra sama oliviera kan pindah ke sana karena gak dapat seat di motogp
Klo liat musim 2025 jelas WSBK 2026 akan kurang menarik karena bulega gak punya pesaing kuat lg seperti Toprak kecuali ada pebalap yg muncul dg level tinggi seperti Toprak. Di 2026 kita hanya penasaran dg penampilan Oliviera, petruci, dixon atau mungkin vierge yg bagus dg yamaha saat latihan di jerez kemarin. Klo diantara 4 pebalap td tidak ada yg gacor menyaingi bulega, wiss tinggalkan WSBK 2026 karena kita hanya akan menonton iring-iringan pembawa jenazah yg dipimpin bulega.
WSBK memang tetap kejuaraan kelas dua, ini fakta yang tidak perlu disangkal.
Tapi fakta bahwa profesionalisme dan persaingan teknis di WSBK makin naik, itu baru berita bagus yang harus dipromosikan.
Dari sisi market, sebenernya kompetisi di WSBK lebih mencerminkan performa sebuah brand. Karena motor yang dipakai adalah motor produksi massal, yang bisa dipakai oleh siapa saja yang mampu membeli.
tidak ada yg menyangkal motogp tetap balapan paling bergengsi
tapi wsbk mulai merangkak naik dengan rivalitas toprak rea dan bautista. belakangan bulega ikut
aktor utamanya tetap toprak lah ..
Ini Bautista lupa atau emang gak tau, ya? Hahaha, dia bukanlah pelopor, sebelum dia udah ada nama2 dari MotoGP yang ke WSBK ya karena terpaksa bukan sukarela, Oliveira dan Chantra itu cuma 2 pembalap dari sekian pembalap yang terpaksa ke WSBK karena gak dapat kursi, hadeeeh, kocak bener ini Bautista. Dia keknya lupa kalo justru yang agak ngangkat WSBK ya mungkin Max Biaggi, sebagai jebolan MotoGP yang bisa jurdun 2 kali dengan pabrikan yang dalam tanda kutip bukan pabrikan juara kek Ducati. Soal Toprak ke MotoGP itu juga bukan pertama kalinya pembalap WSBK ke MotoGP hadeeeh, dulu ada Colin Edwards setelah jurdun WSBK, juga ada James Toseland dan Ben Spies. Belum lagi ada nama pembalap bukan jurdun yang ke MotoGP tapi karier meningkat, seperti Cal Cruthclow. Hadeeeh, jumlah penonton dikit kan juga jadi penanda kalo emang WSBK masih jadi Plan B, pffft, kocak bener ini Bautista. Remy Gardner ke WSBK juga karena gak dapat Seat. Mau sebutin nama siapa lagi? Banyak pembalap yang emang ke WSBK cuma jadi pelampiasan.
Makasih udah diwakilkan bro
Emg kocak tu bocah kuncir, menang juga krn unggul di lurusan doang sok banget
semoga ditahun2 yg akan datang ada jebolan WSBK yg bisa juara dunia MotoGP.
ini orang kaya pak rt, keren di pikirannya sendiri
Itu krn terpaksa….krn wsbk tetap jd balapan no 2…. klo bs milih . semua pembalap tetap akn lbh memilih d MotoGP biar d tim satelit sekali pun
Wkwkw bulega terlihat hebat juga ketolong SM performa Ducati,secara skill masih dibawah Toprak