TMCBlog.com – Sobat sekalian, tirai musim WorldSBK 2026 resmi tersingkap di Circuito de Jerez – Ángel Nieto dalam dua hari tes. Tes Hari pertama hujan. Meskipun cuaca sempat kurang bersahabat dengan adanya beberapa wet patches (titik basah) di permukaan aspal, namun di hari kedua para pembalap mulai bisa gaspol untuk mengevaluasi paket motor terbaru mereka. Dan hasilnya? Nicolo Bulega dari tim Aruba.it Racing Ducati langsung menunjukkan taringnya sebagai pemuncak timesheet. Mari kita bedah secara analitis progres tiap pabrikan.
Ducati Masih Menjadi Benchmark
Nicolo Bulega menutup hari kedua dengan laptime 1’39.331. Menariknya, Bulega mengaku hanya melakukan sekitar 20 lap karena kondisi trek yang belum sepenuhnya kering sempurna. Bulega mengungkapkan bahwa ia menggunakan sesi ini untuk melakukan “re-kalibrasi” feeling dari motor MotoGP (yang ia coba akhir tahun lalu) kembali ke Superbike.
Meskipun Ducati Panigale V4R versi 2026 ini merupakan motor baru yang sempat ia coba di bulan Oktober lalu, impresi awalnya sangat positif. Kecepatan Bulega ini memberikan sinyal bahwa Ducati masih memegang kendali development meskipun regulasi terus berkembang.
Proyek Bimota-Kawasaki (KRT) Bukan Kaleng-Kaleng
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah performa Bimota KB998 Rimini. Proyek kolaborasi antara sasis Bimota dan mesin Kawasaki ini langsung nyetel! Alex Lowes berhasil menempati posisi kedua dengan 1’39.450, hanya terpaut tipis 0,119 detik dari Bulega.
Rekan setimnya, Axel Bassani, juga tampil solid di posisi ke-7 (1’40.069). Ini membuktikan bahwa sasis baru Bimota memiliki potensi besar dan tidak membutuhkan waktu lama bagi para rider eks-Kawasaki untuk beradaptasi. Jika konsistensi ini terjaga, Bimota bisa menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati dan BMW musim ini.
Yamaha dan BMW: Fokus pada Konsistensi dan Data
Di kubu Yamaha, Xavi Vierge (Pata Maxus Yamaha) tampil sebagai perwakilan terbaik pabrikan garpu tala di posisi ke-3 (1’39.770). Yamaha nampaknya lebih fokus pada race pace dan konsistensi setup, terlihat dari jumlah lap yang cukup banyak (34 lap).
Sementara itu, BMW menurunkan skuad barunya dengan Miguel Oliveira dan Danilo Petrucci. Meskipun Oliveira berada di posisi 1’40.447, fokus utama mereka bukan pada single lap cepat, melainkan pengumpulan data untuk M 1000 RR terbaru.
Peran Michael van der Mark sebagai test rider sekaligus pembalap reguler sangat krusial di sini, di mana ia melahap 45 lap (terbanyak di antara rider top) dan berhasil duduk di posisi ke-5.
Performa Rider Lain dan Debut Debutant
-
Sam Lowes (Marc VDS): Berhasil menembus posisi ke-4, menunjukkan bahwa tim satelit Ducati tetap memiliki taji yang setara dengan tim pabrikan.
-
Iker Lecuona (HRC): Berada di posisi ke-6 meskipun sempat mengalami crash kecil di tikungan 5. Ini menunjukkan Honda mulai menemukan arah pengembangan yang tepat.
-
Garrett Gerloff: Adaptasi pertamanya dengan Kawasaki ZX-10RR tim Puccetti (WorldSBK Team) menempatkannya di posisi ke-11.
-
Jake Dixon: Rider Inggris ini terus mendalami karakter Honda CBR1000RR-R dan mengakhiri sesi di posisi ke-13.
So, Tes Jerez kali ini memberikan gambaran bahwa peta kekuatan WorldSBK 2026 masih akan sangat ketat. Ducati memang masih memimpin, namun selisih waktu dengan Bimota dan Yamaha sangatlah tipis (di bawah 0,5 detik). Faktor cuaca memang menjadi kendala, namun data yang didapat akan sangat berharga untuk tes selanjutnya di Portimao pada 28-29 Januari mendatang.
Akankah dominasi Bulega berlanjut, ataukah Bimota akan memberikan kejutan lebih besar di trek Portimao yang lebih teknis? Kita tunggu saja update selanjutnya hanya di TMCBlog!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog
Hasil Hari Ke-Dua Tes jerez WSBK 2026
- Nicolò Bulega (Aruba Racing Ducati) 1’39″331
- Alex Lowes (bimota by Kawasaki Racing Team) 1’39″450
- Xavi Vierge (Pata Maxus Yamaha) 1’39″770
- Sam Lowes (ELF Marc VDS Racing Team Ducati)1’39″811
- Michael van der Mark (BMW Motorrad WorldSBK Test Team) 1’39″836
- Iker Lecuona (Aruba Racing Ducati) 1’39″979
- Axel Bassani (bimota by Kawasaki Racing Team) 1’40″069
- Andrea Locatelli (Pata Maxus Yamaha) 1’40″345
- Stefano Manzi (GYTR GRT Yamaha WorldSBK Team) 1’40″347
- Jonathan Rea (Honda HRC Test Team) 1’40″442
- Garrett Gerloff (Kawasaki WorldSBK Team) 1’40″445
- Miguel Oliveira (ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team) 1’40″447
- Jake Dixon (Honda HRC) 1’40″450
- Yari Montella (Barni Spark Racing Team Ducati) 1’40″456
- Alvaro Bautista (Barni Spark Racing Team Ducati) 1’40″475
- Tarran Mackenzie (MGM Optical Express Racing Ducati) 1’40″760
- Danilo Petrucci (ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team) 1’40″823
- Tetsuta Nagashima (Honda HRC Test Team) 1’41″214
Remy Gardner (GYTR GRT Yamaha WorldSBK Team) 1’41″249 - Xavi Forés (bimota by Kawasaki Racing Test Team) 1’41″476
- Lorenzo Baldassarri (Team Go Eleven Ducati) 1’41″772
- Alberto Surra (Motocorsa Racing Ducati) 1’41″815








BMW sepertinya akan jatuh bebas….
Xavi vierge lumanyan tuh….
Alex lowes sejak dulu angin2an…
Typo Iker lecuona HRC
wehh Xavi lgsg gacor. Semoga bs bersaing podium
Iker Lecuona (HRC):
ngantuk Wak haji
Ai nya paling yg ngantuk…xixixi, rea B aja
Kalo pake fairing buta jadi kayak Ducati moto-e
pertarungan tahun ini kayaknya antara Bulega, Lecuona, dan Vierge