TMCBLOG.com – Halo sob, Ada kabar terbaru dari kancah organisasi balap motor tertinggi di benua kuning. Baru saja kita menerima informasi resmi bahwa tonggak kepemimpinan FIM Asia resmi berpindah tangan. Yup, dalam gelaran FIM Asia General Assembly yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada Jumat, 23 Januari 2026, telah terpilih Presiden baru untuk masa bakti 2026-2029.
Siapakah beliau? Beliau adalah Mr. Abdulrahman Al Mannai dari Qatar.
Mr. Abdulrahman Al Mannai yang mewakili Qatar Motor and Motorcycle Federation (QMMF) berhasil memenangkan pemilihan dengan cukup telak. Dari total 28 suara yang masuk, beliau mengantongi 21 suara. Sebuah angka yang menunjukkan kepercayaan besar dari negara-negara anggota terhadap visi yang dibawanya.
Bagi sobat yang mengikuti perkembangan balap di Timur Tengah, nama beliau tentu tidak asing. Al Mannai sudah menjabat sebagai Presiden QMMF sejak 2016 dan juga merupakan anggota Board of Directors FIM pusat (dunia). Pengalamannya membawa Sirkuit Lusail menjadi salah satu sirkuit paling modern di kalender MotoGP tentu menjadi modal kuat untuk memajukan balap motor di Asia.
Menggantikan Stephan Carapiet
Terpilihnya Al Mannai sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Mr. Stephan Carapiet dari Filipina (NAMSSA). Stephan Carapiet sendiri merupakan sosok veteran di FIM Asia yang telah mengabdi selama tiga periode (2010-2013, 2018-2021, dan 2022-2025). Presiden FIM, Jorge Viegas, secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Carapiet selama bertahun-tahun mengembangkan ekosistem roda dua di Asia.
Susunan Board of Directors FIM Asia 2026-2029
Tidak sendirian, Al Mannai akan dibantu oleh jajaran pengurus (Board of Director Members) yang juga baru saja terpilih:
-
Mr. Mohammed Rhiza Bin Ghazi (MAM – Malaysia)
-
Ms. Gong Hong Guo (CMSA – China)
-
Mr. Kraitos Wongsawan (FMSCT – Thailand)
Menariknya, untuk posisi anggota direksi keempat, pemungutan suara harus ditunda hingga General Assembly tahun depan karena hasil voting yang berakhir seri (draw) sebanyak dua kali. Wah, sepertinya persaingannya cukup ketat ya!
“Asia memainkan peran vital dalam memperkuat kerjasama antar federasi dan mendukung pertumbuhan olahraga balap di semua level. Kami akan fokus pada nilai keselamatan, integritas, profesionalisme, dan keunggulan olahraga.” — Abdulrahman Al Mannai, Presiden FIM Asia.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru yang didominasi oleh tokoh-tokoh dari negara yang sedang “naik daun” di dunia balap (Qatar, Malaysia, Thailand, China), kita berharap kalender balap Asia seperti ARRC atau program pembinaan pembalap muda di wilayah Asia, termasuk Indonesia, bisa semakin solid dan kompetitif.
Gimana menurut Kamu sob? Apakah kepemimpinan dari Qatar ini akan membawa angin segar bagi perkembangan sirkuit dan kompetisi di Asia Tenggara? Silahkan share pendapatnya di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog



Penasaran gebrakannya
Asal jangan lawak kaya sepak bola
Jadi penasaran apa nanti ikutan ngasih piala pas balap ARRC kek Karapiet 😁