TMCBlog.com – Sobat sekalian, kalau bicara soal motor Bagger balap, kita nggak cuma bicara soal gaya, tapi soal bagaimana motor seberat hampir 300 kg dipaksa miring rebah dan melesat lebih dari 300 km/jam. Nah, kabar terbaru datang dari panggung dunia: Dunlop resmi terpilih menjadi pemasok ban tunggal untuk ajang perdana Harley-Davidson Bagger World Cup 2026!
Pemilihan Dunlop sebenarnya nggak bikin dunia otomotif kaget-kaget amat, Sob. Kenapa? Karena Dunlop punya sejarah panjang sebagai ban standar Harley-Davidson Road Glide versi produksi massal. Tapi untuk level “World Cup”, speknya jelas beda jauh!
Mengapa Dunlop? Rekam Jejak Juara Jadi Kunci
Bukan sekadar faktor “kenal lama”, terpilihnya Dunlop didasari oleh prestasi nyata. Jeff Schuessler, Global Director Racing Programs Harley-Davidson, menyebutkan bahwa Dunlop adalah mitra teknis dibalik kesuksesan tim pabrikan mereka menyabet gelar juara Rider dan Team di ajang MotoAmerica King of the Baggers 2025 kemarin.
Dengan kata lain, Dunlop sudah khatam bagaimana cara membuat karet bundar yang sanggup menahan torsi monster dari mesin Screamin’ Eagle® Milwaukee-Eight® 131 tanpa hancur di tengah balapan.
Spesifikasi Ban: Lebih Lebar, Lebih “Racing”
Meskipun basis motornya adalah Road Glide, ban yang digunakan di World Cup ini berbeda dengan yang sobat temukan di diler. Tim akan menggunakan velg ring 17 inci dengan profil ban sebagai berikut:
-
Depan: 120/75 R17
-
Belakang: 200/65 R17
Ukuran ini dirancang khusus untuk memberikan contact patch maksimal saat motor seberat 280 kg ini dipacu di sirkuit-sirkuit ikonik MotoGPâ„¢ seperti Silverstone atau Mugello.
Dunlop Siapkan Hadiah 250.000 USD!
Nggak cuma suplai ban dan dukungan teknis di pinggir lintasan (trackside support), Dunlop juga mengelola program kontingensi (hadiah tambahan) yang luar biasa menggiurkan. Total dana yang disiapkan mencapai USD 250.000 (sekitar Rp3,9 Miliar)!
-
Hadiah Per Balapan: Diberikan untuk posisi 1 hingga 10 di setiap race.
-
Bonus Akhir Musim: Juara umum seri ini bakal membawa pulang bonus tambahan sebesar USD 25.000 (sekitar Rp390 Juta).
Dengan total 12 balapan (format double-header), tantangan bagi Dunlop adalah memastikan performa ban tetap konsisten di berbagai karakter aspal Eropa dan Amerika. Kita tunggu saja, Sob, bagaimana aksi “Heavy Metal” di atas lintasan balap tahun depan!
Taufik of BuitenZorg @tmcblog




Mantabh Inggris
Temennya Good Year
Yg bikin penasaran…kenapa harus pake side pannier, terus itu pannier isinya apa?surat tilang kah? wkwk
memang di situ uniknya wkwkkw
Wah rubber residue nya bakal dikeluhin pembalap MotoGP lagi ga ya,atau nanti sifat Pirelli yg ga Neko Neko jadi ga terlalu berpengaruh
Buat orang vrindavan, mungkin menarik, mereka suka model motor yang gambot gini. Buat kebanyakan orang asia yang lain, mungkin kurang begitu menarik.