TMCBlog.com – Sobat sekalian, kehadiran Toprak Razgatlioglu di atas Yamaha M1 V4 milik tim Pramac Yamaha pada Tes Shakedown dan Tes Resmi Sepang 2026 memang menyita perhatian luar biasa. Namun, ada satu pemandangan teknis yang bikin netizen “kepo” maksimal: Kenapa M1 V4 milik Toprak tampil “polos” tanpa winglet buritan (sering disebut stegosaurus atau rear wing), sementara pembalap Yamaha lainnya tetap pakai?
Apakah karena badan Toprak yang tinggi besar sudah cukup berfungsi sebagai penambah downforce di belakang? Ternyata penjelasannya lebih kompleks dan sangat teknikal, sob! Mari kita bedah berdasarkan regulasi. [01:08]
Kendala Regulasi 150mm
Kunci dari misteri ini ada pada Regulasi Aerodinamika dan Dimensi MotoGP. Dalam aturan teknis, terdapat batasan ketat mengenai dimensi bagian belakang motor.
Ada aturan yang menyebutkan bahwa jarak maksimum dari dasar jok (excluding seat pad/covering) ke titik tertinggi bagian buritan atau winglet tidak boleh melebihi 150 mm atau 15 cm. [03:43]
Dilema Ergonomi Toprak Razgatlioglu
Nah, di sinilah masalahnya muncul bagi Toprak. Sobat tahu sendiri, Toprak adalah salah satu pembalap dengan postur tubuh paling tinggi dan besar di line-up MotoGP saat ini. [07:07]
Agar Toprak bisa merasa “menyatu” dengan motor dan tidak terlalu menonjol di atas motor (yang bisa merusak aerodinamika secara keseluruhan), teknisi Yamaha harus meng-custom posisi duduknya. Solusinya adalah dengan menurunkan dasar jok (seat base) beberapa milimeter agar posisi duduk Toprak lebih rendah dan masuk ke dalam motor. [05:32]
Namun, ketika dasar jok diturunkan:
-
Batas 150mm tadi dihitung dari dasar jok yang baru (yang lebih rendah).
-
Jika Yamaha memaksakan pakai winglet standar milik Fabio Quartararo atau Alex Rins, maka tinggi total buritan bisa melewati batas regulasi 150mm tersebut karena titik nol-nya (jok) sudah turun. [05:49]
Kenapa Tidak Dipakai Saja Saat Tes?
Mungkin sobat bertanya, “Kan ini cuma tes, belum balapan resmi, kenapa nggak pakai winglet ilegal saja dulu?” Secara aturan tes memang tidak masalah, tapi Yamaha mengejar validitas data. [08:16] Daripada mendapatkan data dari perangkat yang tidak akan bisa lolos homologasi saat balapan nanti, Yamaha memilih untuk mencopotnya sama sekali. Ini memberikan data “bersih” bagi para insinyur untuk melihat karakter dasar mesin V4 baru tersebut di tangan Toprak tanpa gangguan variabel aero buritan yang belum final. [08:24]
Solusi ke Depan: Custom Tail untuk El Turco
Besar kemungkinan, menjelang seri pembuka MotoGP 2026 nanti, Yamaha akan menghadirkan unit buritan, jok, dan winglet yang didesain spesifik dan khusus hanya untuk Toprak Razgatlioglu. [06:39] Perangkat ini harus memenuhi tiga syarat utama:
-
Menampung ergonomi tubuh besar Toprak.
-
Memberikan downforce yang dibutuhkan.
-
Tetap patuh pada aturan tinggi maksimal 150mm dari dasar jok.
Jadi, buat sobat yang melihat M1 V4 Toprak terlihat sangat clean di Sepang, itu bukan karena gaya-gayaan, melainkan karena Yamaha sedang meracik formula aero yang pas agar sesuai dengan regulasi sekaligus pas dengan postur sang juara dunia WSBK tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat untuk menambah wawasan kita soal teknis MotoGP!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog
Sumber Video: MOTOGP : PENJELASAN TOPRAK TES M1 V4 TANPA WINGLET BURITAN di SEPANG | #tmcblog






Penasaran aksi toprak
Yuk v4 gas pol…masa masih kureng aje sih…musim terakhir niiihh pake 1000cc
🚨 Big Yamaha news: No bikes on track currently because of safety concerns with the new V4.
Quartararo suffered a major technical issue late yesterday when he returned to the track following his crash, and Yamaha bosses have stopped all running until they find an answer.
Twitter @_JackAppleyard
Belum mulai race, toprak sudah di kejutkan oleh regulasi
sekalian aja winglet depan itu copot juga ntar tahun depan jadi refrensi
Om top kan udah tes dari valencia tahun kemarin. Kenapa baru sekarang? Dan rear winglet khusus toprak pun belum siap di tes sepang.
Seandainya yamama masih dipegang pak de jarvis om toprak pasti masih di wsbk dan mang taro mati2an dipertahankan
Lihat postur Toprak masuk tikungan mirip2 Marq ya cuma nikungnya gak mirip