Mengarungi “Roller Coaster” Basah: Veda Ega Pratama Tembus 7 Besar di H2 Tes Portimao

TMBCBlog.com – Sirkuit Portimao biasanya dikenal sebagai roller coaster yang memacu adrenalin. Namun, pada tes pramusim Moto3 tanggal 9-10 Februari 2026 kemarin, sirkuit di Portugal ini lebih mirip seperti wahana permainan air. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti membuat lintasan menjadi tantangan maut bagi para pebalap. Di tengah kondisi yang “basah” bagi banyak tim, pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, justru menunjukkan nyalinya dengan mencatatkan hasil yang patut diacungi jempol.

Hujan, Aspal Basah, dan Keberanian Veda

Hari pertama (Senin) dibuka dengan langit kelabu dan aspal yang klitschnass alias basah kuyup. Saat banyak pebalap senior memilih berdiam diri di pit box sambil ‘menyeruput kopi’, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) justru menjadi satu dari sedikit pebalap yang berani turun ke lintasan sejak pagi.

Bersama rekan setimnya, Zen Mitani, dan rookie Aspar, Marco Morelli, Veda mencoba menjinakkan ban hujan di tengah guyuran air. Meskipun data yang dikumpulkan tidak maksimal karena kondisi trek yang ekstrem, inisiatif Veda menunjukkan mentalitas “haus belajar” yang luar biasa sebagai pendatang baru.

Dominasi Guido Pini dan Posisi Solid Veda

Memasuki hari kedua, harapan untuk lintasan kering kembali pupus oleh hujan Portugal yang tidak kenal kompromi. Namun, intensitas aksi di lintasan mulai meningkat menjelang siang hari.

Pebalap baru Leopard Honda, Guido Pini, akhirnya keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 2:01,242. Sebagai gambaran betapa lambatnya trek akibat hujan, waktu ini terpaut hampir 15 detik lebih lambat dari rekor lintasan normal milik Jose Antonio Rueda!

Lalu, di mana posisi pahlawan lokal kita? Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi ke-7. Berada di urutan ketujuh dalam kondisi yang sangat tricky bukanlah perkara mudah. Di saat pebalap berpengalaman seperti David Munoz hanya sanggup melahap empat putaran dan terlempar ke posisi 14, Veda justru tampil konsisten. Menembus 10 besar di tengah kepungan pebalap-pebalap Eropa yang sudah hafal karakter Portimao adalah sinyal positif bagi karier Veda di Moto3 musim ini.

Meski tes di Portimao ini dianggap “kurang memuaskan” secara teknis karena minimnya data lintasan kering, bagi Veda Ega Pratama, Sampai hari kedua ini adalah latihan mental yang luar biasa. Mengendalikan motor Moto3 yang liar di atas aspal licin Portimao memberikan jam terbang yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

8 COMMENTS

  1. Pini jago juga di kondisi trek basah, danish biasanya gacor di kondisi trek basah tp akhir² ini agak melempem, veda cukup bagus juga karena sepengetahuanku veda dulu agak kurang di kondisi trek basah atau mungkin tergantung type sirkuitnya.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP