TMCBLOG.com- Tes pramusim WorldSBK 2026 di Phillip Island baru saja berakhir, dan jika ada satu kesimpulan yang bisa kita ambil, itu adalah: Ducati Panigale V4R masih menjadi penguasa. Namun, di balik pesta kecepatan tim Borgo Panigale, kabar duka menyelimuti kubu Honda HRC yang harus kehilangan kekuatan tempur utama mereka menjelang seri pembuka.
1. Nicolò Bulega: Sang Penguasa Tanpa Tanding
Sepertinya Nicolò Bulega tidak ingin memberikan napas bagi rival-rivalnya. Setelah mendominasi hari pertama, pembalap asal Italia ini kembali memuncaki tabel waktu pada hari kedua.
Bulega mencatatkan waktu fantastis 1:28.630 di sepuluh menit terakhir sesi sore. Konsistensinya menunjukkan bahwa ia adalah favorit kuat untuk seri pembuka akhir pekan ini. Bulega tidak hanya cepat dalam satu lap, tapi ritme balapnya pun terlihat sangat solid.
2. “Quartuor” Ducati: Tembok Merah di Top 4
Bukan hanya Bulega yang bersinar. Ducati benar-benar menunjukkan taringnya dengan menempatkan empat pembalap Panigale V4R di posisi teratas. Ini adalah pernyataan perang yang sangat jelas kepada pabrikan lain.
Kejutan datang dari Sam Lowes dan Baldassarri yang mampu merangsek ke depan, membuktikan bahwa Panigale V4R tetap menjadi paket motor paling kompetitif di grid saat ini, bahkan di tangan tim satelit sekalipun.
3. Kabar Pahit Honda: Dixon & Chantra Menepi
Di sisi lain pit lane, suasana mencekam menyelimuti tim Honda. Harapan untuk memulai musim dengan kekuatan penuh harus pupus setelah dua pembalap reguler mereka dipastikan absen untuk seri Australia.
-
Jake Dixon: Mengalami kecelakaan highside yang sangat keras di awal sesi pagi, memicu dikibarkannya bendera merah. Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya patah tulang pergelangan tangan kiri dan kontusi pada siku kiri.
-
Somkiat Chantra: Menyusul situasi Dixon, Honda harus menerima kenyataan pahit kehilangan kedua pembalapnya karena cedera yang dialami.
Kehilangan dua pembalap sekaligus sebelum lampu start menyala tentu menjadi pukulan telak bagi pengembangan Honda CBR1000RR-R di awal musim 2026.
4. Alvaro Bautista: Masih Mencari “Feeling”
Juara dunia veteran, Alvaro Bautista, tampak masih berjuang menemukan setelan terbaiknya. Meski mengendarai motor yang sama dengan Bulega, Bautista sempat mengalami kecelakaan di tikungan 11 pada sesi sore. Untungnya, ia tidak mengalami cedera serius, namun ia harus puas mengakhiri tes di posisi ke-11, sama seperti posisinya di sesi pagi.
Sementara itu, Iker Lecuona di posisi ke-8, dan Miguel Oliveira yang mulai beradaptasi dengan BMW menunjukkan progres positif dengan finis di urutan ke-7.
Dengan dominasi Top-4, Ducati masuk ke Round 1 akhir pekan ini dengan kepercayaan diri selangit. Sebaliknya, Honda harus memutar otak untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Dixon dan Chantra. Phillip Island selalu menyajikan drama, dan tes ini hanyalah pembuka dari apa yang diprediksi akan menjadi musim yang sangat intens.
Kecepatan Bulega memang menakutkan, tapi Phillip Island seringkali menghukum mereka yang terlalu percaya diri. Mari kita lihat apakah Yamaha atau Kawasaki bisa memberikan kejutan saat balapan sesungguhnya dimulai akhir pekan ini.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Ndaho ikut WSBK cuma buat marketing semata,gak jurdun gak masalah
CBR ini selalu,padahal slogannya total control tapi selalu bikin insiden highside
Mending sekalian pake v4 screamer gitu,biar liar ya liar sekalian,tapi punya tenaga jumbo
Slogan total control
Firebladenya mesin kenceng tp gabisa dikontrol
Kelas 150 nya bisa dikontrol tapi ga kenceng 😂😂
Bulega pakai CBR1000RRR pun nampaknya hasilnya tetap mendung
Bang urea ga diturunkan sebagai pengganti?
Ini Panigale kok terlalu dominan lagi ya, alamat Bulega udah getok palu jurdun ini
Akankah seseru saat masih ada Toprak???😮💨
Saatnya rea turun gunung, lagian hrc ngpain pake pembalap roki smua
Rea diturunin dong. Minimal ngerusuhin barisan 10 besar pasti bisa, pakai cibi3r.