Poin Moto2 Thailand 2026 Disunat Jadi Setengah, Ternyata Ada Kesalahan Hitung ‘Lap Gaib’ . . . Kok Bisa?

TMCBLOG.com – Geger sob! Sebuah kabar mengejutkan datang pasca balapan Moto2 di Sirkuit Internasional Chang, Thailand. FIM secara resmi mengumumkan adanya kesalahan fatal dalam perhitungan jumlah lap balapan yang berakibat pada revisi perolehan poin para pebalap. Manuel Gonzalez yang awalnya merayakan Poin kemenangan penuh (25 Poin), kini harus rela poinnya disunat menjadi setengah (12,5 poin). . . Bagaimana kronologi kesalahan teknis ini bisa terjadi? Mari kita bedah sob . .

Kronologi Tiga Kali Start di Buriram

Balapan Moto2 Thailand 2026 ini sejatinya direncanakan berlangsung selama 22 lap. Namun, situasi di lintasan sangat chaos yang memaksa bendera merah (Red Flag) berkibar berkali-kali:

  1. Start Pertama: Balapan dihentikan pada lap ke-4 akibat insiden David Alonso. Berdasarkan regulasi, hasil diambil dari lap ke-3 yang sudah tuntas. (3 Lap terhitung).

  2. Start Kedua (Restart): Balapan dijadwalkan ulang menjadi 11 lap. Namun, baru satu lap berjalan, Sergio Garcia dan Luca Lunetta terlibat insiden di Tikungan 3. Red Flag kembali berkibar. (Lap ini seharusnya Null & Void).

  3. Start Ketiga (Final Restart): Balapan akhirnya dilangsungkan dalam format sprint sepanjang 7 lap. Manuel Gonzalez berhasil keluar sebagai pemenang. (7 Lap terhitung).

Di Mana Letak Kesalahan Perhitungan FIM?

Masalah muncul ketika Race Control merilis hasil balapan dengan poin penuh (25 poin untuk pemenang). Secara sistematis, software pengawas balap biasanya akan memberikan peringatan jika jarak tempuh balapan tidak mencapai 50% dari total durasi asli.

Kesalahannya adalah: FIM secara keliru memasukkan 1 lap dari “Start Kedua” (yang seharusnya batal demi hukum) ke dalam total jarak tempuh balapan.

Mari kita hitung secara matematis:

  • Total Jarak Asli: 22 Lap.

  • Batas 50% Poin Penuh: 11 Lap.

  • Realisasi Lap (FIM Awal): 3 Lap (Bagian 1) + 1 Lap (Bagian 2 yang error) + 7 Lap (Bagian 3) = 11 Lap. (Inilah alasan awal mengapa poin penuh diberikan).

Namun, setelah dilakukan review mendalam, lap tunggal pada start kedua tersebut dinyatakan tidak sah karena balapan langsung dihentikan sebelum lap selesai dengan sempurna. Jadi, perhitungan yang benar adalah:

3 Lap (Bagian 1) + 7 Lap (Bagian 3) = 10 Lap Saja!

Karena 10 lap kurang dari ambang batas 50% (11 lap), maka secara regulasi olahraga (Sporting Regulations), balapan ini HANYA berhak mendapatkan setengah poin (Half Points).

Dampak Signifikan ke Klasemen

Kesalahan “manusiawi” dalam input data ini berdampak sistemik sob. Manuel Gonzalez yang harusnya mendapat 25 poin kini hanya mengantongi 12,5 poin. Begitu pula dengan para pebalap di bawahnya. Hal ini tentu mengubah konstelasi perebutan gelar juara dunia Moto2 2026 yang sedang ketat-ketatnya jadi lebih ketat lagi.

FIM sendiri telah mengakui kekhilafan ini dan berjanji akan menerapkan langkah verifikasi tambahan (extra verification steps) agar kejadian memalukan seperti ini tidak terulang di seri-seri mendatang, terutama saat balapan harus di-restart berkali-kali.

Yap, sebuah pelajaran berharga bagi Race Direction. Balapan bukan cuma soal siapa yang tercepat sampai garis finis, tapi juga ketelitian dalam menghitung setiap jengkal jarak yang ditempuh sesuai buku regulasi. Silah pantau  bagaimana revisi klasemen resminya di bawah sob.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

7 COMMENTS

      • Pinalti Turun 1 peringkat marc agak berlebihan sih, soalnya klo diliat kyk senggolan biasa (bahkan kmren malah katanya ga ada kontak) berarti bisa kali diving di last lap. Sebelum di ambil Liberty media, mungkin old investigasi dorna bilang cuma race insiden biasa.
        Coba nanti liat balap² kedepannya, karena pasti di last lap itu hampir semua pebalap pas nyalip keliatan agresif, padahal ya natural aja (namanya lg war di lap terakhir). Awas ye klo next ada insiden begitu kagak diturunin 1 posisi juga, berarti ga konsisten ini race direction..
        kite liat aje dah. hahaa..

  1. waktu kecelakaan besar di lap 3 harusnya cepat red flag, bukan menunggu lap 4, yg di mana, jika lap 4 baru red flag, maka gak jadi restart ulang…, Mario Aji kehilangan kesempatan restart awal.

    klo lap 3 langsung redflag, balapan start ulang, semua pembalap bisa start ulang

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP