TMCBlog.com – Seri Portimao WorldSBK 2026 baru saja menuntaskan Race 2, dan narasi utamanya tetap sama: Nicolo Bulega. Pembalap Aruba.it Racing – Ducati ini benar-benar tampil perfect di sirkuit “Rollercoaster” Algarve, Portugal. Tidak hanya meraih kemenangan, Bulega sukses mencetak hat-trick (menang di Race 1, Superpole Race, dan Race 2) sekaligus memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 10 race berturut-turut sejak awal musim!
Mari kita bedah jalannya balapan yang penuh drama ini.
Jalannya Balapan: Dominasi Merah di Portugal
Sejak lampu start padam, Nicolo Bulega (#11) kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan holeshot sempurna. Ia langsung memimpin rombongan menuju tikungan pertama, dikuti oleh Alex Lowes (bimota) dan pahlawan lokal Miguel Oliveira (BMW).
Iker Lecuona, rekan setim Bulega, sempat melakukan start yang agak lambat namun perlahan mulai merangkak naik. Pada Lap 3, Lecuona berhasil melewati Alex Lowes untuk merebut posisi podium, dan satu lap kemudian ia menaklukkan Oliveira di Tikungan 1 untuk mengamankan posisi kedua.
Di depan, Bulega dan Lecuona mulai membuat jarak (gap) dengan rombongan di belakangnya. Sementara itu, perebutan posisi ketiga menjadi tontonan menarik antara Oliveira dan Alex Lowes. Oliveira yang memacu BMW M1000RR harus bekerja keras mempertahankan posisinya dari tekanan konstan pembalap bimota tersebut hingga lap terakhir.
Pencapaian Bersejarah Aruba.it Ducati
Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa bagi tim pabrikan Borgo Panigale. Dengan hasil P1 (Bulega) dan P2 (Lecuona) di Race 2 ini, Aruba.it Racing – Ducati mencatatkan sejarah sebagai tim pertama di WorldSBK yang mampu menyapu bersih posisi 1-2 dalam tiga balapan dalam satu akhir pekan (termasuk kualifikasi Superpole).
Statistik Bulega juga mengerikan, Sob. Dengan 10 kemenangan beruntun, ia hampir menyamai rekor legendaris Alvaro Bautista pada tahun 2019 yang memenangkan 11 balapan awal secara berturut-turut.
Persaingan Saudara Kembar dan Drama di Papan Tengah
Di belakang podium, terjadi duel “Brotherhood” antara si kembar Lowes. Alex Lowes akhirnya harus puas di posisi ke-4, hanya terpaut tipis 0,169 detik dari Oliveira. Sementara saudara kembarnya, Sam Lowes (Marc VDS Ducati), finis di posisi ke-5. Menariknya, ini adalah finis P5 kelima bagi Sam musim ini setiap kali ia berhasil menyelesaikan balapan.
Drama terjadi di lap terakhir ketika Garrett Gerloff terjatuh saat sedang memperebutkan posisi 10 besar. Hal ini memberikan keuntungan bagi Stefano Manzi yang merayakan ulang tahunnya dengan finis P11, hasil terbaiknya sejauh ini di kelas WorldSBK.
Legenda hidup Jonathan Rea (Honda HRC) juga patut diapresiasi. Meski hanya finis ke-12, Rea mencatatkan rekor luar biasa sebagai pembalap yang selalu mencetak poin dalam 19 musim partisipasinya di WorldSBK secara berturut-turut.
Dengan performa yang sangat dominan dan motor Ducati Panigale V4R yang tampak sangat “nurut”, apakah ada yang bisa menghentikan dominasi Bulega di seri berikutnya di Assen, Belanda? Kita tunggu saja Sob di seri “Cathedral of Speed”!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Sengeri itu Toprak
Baru ngehh…..Ianonne udah g maen lg ya wak?
Jujur sejak nggak ada toprak udah jarang nonton wsbk, soalnya udah ketahuan yg menang siapa
auto jurdun ini mah