TMCBLOG.com – Setelah kita dikejutkan dengan kehadiran Harley-Davidson di ajang World Cup, kali ini kita akan “terbang” ke Borgo Panigale. Bayangkan sebuah motor jalan raya yang punya spek lebih dekat ke prototipe MotoGP daripada motor produksi massal. Yak, inilah dia: 2027 Ducati Superleggera V4 Centenario.
Motor ini bukan sekadar edisi terbatas biasa, melainkan kado spesial untuk merayakan 100 tahun Ducati (1926–2026). TMCBlog melihat motor ini sebagai puncak evolusi teknis Ducati yang pernah ada. Mari kita bedah detailnya, cekidot!
1. Frame dan Chassis: Full Carbon Fiber!
Nama “Superleggera” (Super Ringan) benar-benar dibawa ke level yang berbeda. Ducati tidak main-main dalam memangkas bobot. Seluruh komponen utama sasisnya dibuat dari serat karbon.
-
Frame Monocoque: Menggunakan serat karbon yang 17% lebih ringan dari versi aluminium.
-
Swingarm Ganda: Superleggera Centenario memakai dual-beam carbon swingarm yang 21% lebih ringan namun jauh lebih kaku.
-
Velg Karbon: Velg 5-spoke karbon barunya lebih ringan 300 gram dibandingkan velg karbon Panigale V4 S.
Hasilnya? Bobot basah tanpa bahan bakar hanya 167 kg (dengan racing kit). Ini gila, Sob! Bayangkan motor 1.100cc dengan bobot setara motor 250cc-400cc.
2. Mesin Desmosedici Stradale R 1100
Jantung pacunya adalah mesin Desmosedici Stradale R 1100cc (1.103cc) V4 90 derajat yang dikerjakan secara manual (hand-adjusted).
-
Power Sadis: Dalam kondisi standar jalan raya, ia memuntahkan 228 hp. Tapi, pasang knalpot Akrapovič Titanium Full System dan oli khusus Ducati Corse, tenaganya melonjak jadi 247 hp (beberapa sumber bahkan menyebut menyentuh 250 hp!).
-
Neutral-under-First Gear: Gearbox-nya punya konfigurasi balap, di mana posisi netral berada di bawah gigi 1 untuk menghindari false neutral saat balapan.
-
Throttle Body: Ukurannya naik dari 52mm menjadi 56mm.
3. Suspensi dan Pengereman: Pertama di Dunia untuk Jalan Raya!
Ini adalah bagian yang bikin bulu kuduk berdiri. Ducati memperkenalkan dua teknologi yang biasanya hanya ada di paddock MotoGP:
-
Garpu Depan Öhlins NPX 25/30 dengan Carbon Fiber Outer Tubes: Ini adalah motor jalan raya pertama di dunia yang menggunakan selongsong garpu dari karbon. Fungsinya? Mengurangi massa tak terpegas (unsprung weight) dan memberikan feeling depan yang lebih tajam.
-
Brembo Hyction Carbon-Ceramic Brakes (CCB): Lupakan piringan baja. Superleggera V4 Centenario dibekali cakram 340mm berbasis karbon-keramik. Lebih ringan, tahan panas ekstrem, dan punya daya henti yang konsisten meski disiksa di sirkuit seharian.
4. Estetika dan Livery “Rosso Centenario”
Secara visual, motor ini dibalut livery Tricolore yang sangat ikonik namun diberi sentuhan modern. Warna merahnya disebut Rosso Centenario, merepresentasikan sejarah panjang Ducati dari tahun 1926. Setiap unit (hanya ada 500 unit di dunia) akan memiliki nomor seri yang diukir di segitiga atas (triple clamp).
5. Eksklusivitas: MotoGP Experience
Yang paling gila, 26 pemilik beruntung dari 500 orang tersebut akan mendapatkan akses ke MotoGP Experience. Mereka tidak hanya akan menggeber Superleggera miliknya di sirkuit, tapi juga diberi kesempatan langka mencoba motor asli Ducati DesmosediciGP26 di bawah bimbingan instruktur Ducati Corse.
Ducati Superleggera V4 Centenario bukan cuma soal kecepatan, tapi soal pembuktian teknologi. Ducati ingin menunjukkan bahwa apa yang mereka pelajari dari kemenangan Pecco Bagnaia dan Marc Marquez di MotoGP bisa benar-benar “dijual” dan dinikmati di jalan raya—tentu bagi mereka yang punya dompet sangat tebal.
Taufikof BuitenZorg | @tmcblog









V4 Cen tidak boleh ikut WSBK 🤑
klo pake jurus jurus sakti mah bisa aja mas, ingat ini yurop
Harganya brp om, mau nabung dulu 🤣
Pajangan rumah yang sangat mahal
beli ahh buat nganter anak sekolah sama jajan di indomarter