TMCBlog.com – Sobat sekalian, sebuah kabar mengejutkan sekaligus resmi baru saja bertiup dari paddock MotoGP. Trackhouse Entertainment Group bersama Team Principal mereka, Davide Brivio, secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri kerja sama profesional mereka pada penghujung musim MotoGP 2026 nanti.
Keputusan mundurnya pria asal Italia ini diambil setelah melalui proses diskusi dan konsultasi bersama manajemen Trackhouse. Masa bakti Brivio yang dimulai sejak awal musim 2024 diakui telah memberikan dampak mendalam dan fondasi yang sangat kuat bagi tim satelit asal Amerika Serikat tersebut.
Tangan Dingin Brivio: Dari Bayi Ajaib Hingga Tim Papan Atas
Sobat tentu ingat, Brivio bergabung dengan Trackhouse MotoGP Team saat tim ini baru seumur jagung di awal 2024 (mengambil alih slot RNF). Berbekal segudang pengalaman suksesnya bersama Yamaha dan Suzuki di masa lalu, Brivio langsung tancap gas menyuntikkan know-how dan visi jangka panjangnya ke dalam proyek ini.
Hanya dalam waktu dua musim penuh, Brivio berhasil menyulap operasional tim dan fasilitas paddock Trackhouse menjadi jauh lebih profesional, sembari membangun hubungan yang sangat erat dengan pabrikan mitra mereka, Aprilia.
Hasilnya tidak main-main, sobat. Di bawah kepemimpinannya:
-
Kemenangan Perdana: Brivio sukses mengawal Raul Fernandez meraih kemenangan emosional pertama bagi Trackhouse di Grand Prix Australia 2025 lalu—sebuah pencapaian luar biasa untuk tim yang baru berjalan dua musim.
-
Podium Teranyar: Baru seminggu yang lalu di GP Prancis 2026 (Le Mans), pembalap rekrutan pertama Brivio, Ai Ogura, sukses merengkuh podium ketiga. Hal ini membuktikan ketajaman insting Brivio dalam melihat potensi bintang muda asal Jepang tersebut.
Saat ini, Trackhouse Racing bahkan bertengger kokoh di posisi kedua dalam klasemen Kejuaraan Dunia Kategori Tim. Sebuah prestasi yang luar biasa bagi sebuah tim independen.
Justin Marks (Founder & Owner Trackhouse Entertainment Group):
“Davide telah menjadi instrumen penting dalam membangun Trackhouse MotoGP Team sebagai kekuatan yang disegani di olahraga ini. Keahlian, pengalaman, dan visinya terbukti sangat vital dalam penciptaan dan pengembangan tim balap kami. Kami semua sangat berterima kasih atas kerja keras yang telah ia dedikasikan dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Bagi tim kami, masa depan sangat menarik dan cerah. Kami tidak sabar untuk mengumumkan struktur kepemimpinan baru dan perkembangan signifikan lainnya dalam beberapa bulan ke depan.”
Davide Brivio (Team Principal Trackhouse MotoGP Team):
“Dalam situasi seperti ini, selalu sulit menemukan kata-kata yang tepat. Pertama-tama, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Trackhouse dan khususnya Justin Marks, karena telah memberi saya kesempatan untuk kembali ke MotoGP. Ini adalah langkah penting dalam perjalanan profesional dan pribadi saya… Saya bangga dengan ambisi yang kami kejar bersama dan telah membantu membangun tim dengan fondasi manusia dan teknis yang kuat.
Terima kasih saya tujukan kepada Raul dan Ai atas performa mereka di trek, serta terima kasih khusus kepada seluruh anggota tim… Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang di Aprilia, khususnya Massimo Rivola dan Fabiano Sterlacchini, yang selalu menjaga semangat kolaborasi dan saling menghormati. Trackhouse baru berada di awal perjalanannya, namun untuk saat ini, waktunya kembali bekerja dan mencoba meraih beberapa hasil bagus lagi bersama sebelum musim ini berakhir.”
Apa Langkah Trackhouse Selanjutnya?
Mundurnya Davide Brivio di akhir 2026 tentu menyisakan pertanyaan besar: Siapa yang akan menggantikannya? Justin Marks sendiri sudah memberikan kisi-kisi bahwa struktur kepemimpinan baru sedang digodok dan akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.
Mengingat MotoGP saat ini berada di bawah kepemilikan Liberty Media yang agresif melakukan ekspansi, Trackhouse yang berbasis di North Carolina, AS, memiliki posisi tawar yang sangat tinggi untuk menarik manajer top paddock. Ditambah lagi, kombinasi motor Aprilia RS-GP yang semakin kompetitif dan regulasi masa depan, membuat kursi Team Principal Trackhouse akan menjadi rebutan.
Bagi Brivio sendiri, setelah sukses menancapkan fondasi kuat di Trackhouse, ke mana ia akan melangkah? Apakah kembali ke tim pabrikan, atau ada proyek baru lainnya? Kita tunggu saja perkembangannya, Nmaun memang rumor mengarah ke Posisi Konsultan di HRC Honda. Namun yang pasti, sisa musim 2026 ini Brivio dan skuad Trackhouse masih fokus penuh untuk menjaga momentum juara mereka.
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog




Mr. Brivio ke HRC jadi dokternya RC214V.
Ridernya hohe martin…harusnya cocok.
Martin ke yamama
mungkin sdh bisik2 sama ogura kalo bakal pindah, jadi berdua mutusin cabut dari trackhouse.. 😄
Kalo jorge lorenzo jadi manager trackhouse gimana 😁