TMCBLOG.com – Sebuah drama hebat bertajuk roller coaster performa baru saja tersaji dari sirkuit Mugello, Italia, dalam rangkaian seri lanjutan Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026. Pembalap muda bertalenta asal Indonesia, Kiandra Ramadhipa (nomor start #32), sukses menunjukkan grafik peningkatan yang luar biasa sepanjang hari Jumat, meski pada akhirnya harus menelan pil pahit akibat regulasi stewards.
Grafik Impresif: Dari P18 Menuju P2 di Sesi Latihan
Perjalanan Ramadhipa di sirkuit Mugello yang terkenal teknis dan cepat ini diawali dengan tantangan berat pada sesi Latihan Bebas 1 (FP1). Di sesi awal tersebut, ia hanya mampu bertengger di posisi ke-18.
Namun, bukan Ramadhipa namanya jika tidak cepat beradaptasi. Memasuki Latihan Bebas 2 (FP2), ia melakukan lonjakan performa yang sangat masif dan berhasil merangsek naik ke posisi ke-2 (P2), tepat di bawah pembalap Prancis, Guillem Planques, yang mendominasi sesi latihan bebas sejak FP1.
Kualifikasi Dahsyat: Raih Posisi Keempat (P4)
Kecepatan impresif di FP2 tersebut berhasil dibawa Ramadhipa ke sesi Kualifikasi (QP). Di tengah ketatnya persaingan 10 pembalap teratas yang mewakili 10 kewarganegaraan berbeda, Ramadhipa tampil solid di atas KTM RC 250 R miliknya. Ia sukses mengamankan posisi ke-4 (P4) dengan catatan waktu yang sangat kompetitif.
Sesi kualifikasi itu sendiri akhirnya dipimpin oleh pemenang seri Le Mans, David González (Spanyol), yang meraih pole position setelah mengungguli rookie kejutan asal Jepang, Ryota Ogiwara, di menit-menit akhir dengan selisih 0,374 detik.
Kena Penalti, Harus Berjuang dari Grid P16
Sayangnya, kegembiraan atas hasil P4 tersebut tidak bertahan lama. Berdasarkan keputusan resmi dari FIM Rookies Cup Stewards, Kiandra Ramadhipa bersama dua pembalap lainnya (#20 dan #31) dijatuhi hukuman berupa grid penalty karena dinilai melakukan pelanggaran Slow sector saat sesi kualifikasi yang berjalan cukup messy di sisa 6 menit terakhir ketika para pembalap mulai berkerumun mencari tow.
Akibat penalti pemunduran posisi start ini, pembalap kebanggaan Indonesia ini terpaksa harus turun sebanyak 12 posisi dan memulai balapan dari posisi ke-16 (P16) di Race pertama Mugello yang ia ikuti (Race 1 ). Sebuah kerugian besar mengingat ia sejatinya memiliki pace murni untuk bertarung di barisan depan sejak lepas start.
Peluang Tetap Terbuka!
Meskipun harus start dari row belakang (P16), peluang Ramadhipa untuk merangsek ke depan sama sekali belum tertutup. Karakter sirkuit Mugello yang memiliki lintasan lurus sangat panjang (main straight) serta tikungan-tikungan mengalir sangat mendukung aksi slipstream dan overtaking massal khas balapan Rookies Cup.
Dengan modal kecepatan nyata yang sudah ia buktikan di FP2 (P2) dan Kualifikasi (P4), kita harapkan Kiandra Ramadhipa bisa melakukan comeback gemilang dan meraih poin maksimal di Mugello akhir pekan ini. Tetap semangat, Merah Putih!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Gasss….
Weh isoh geger iki… Race isoh nomer siji Ndra…