Quartararo Bantah Isu Sebagai Penyebab Bagnaia Tidak Jadi Ke Yamaha

TMCBLOG.com – Sebuah rumor panas yang belakangan ini beredar di paddock MotoGP akhirnya mendapat bantahan keras langsung dari korbannya. Juara Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, secara blak-blakan menepis spekulasi yang menyebutkan bahwa dirinya adalah penyebab utama di balik urungnya Francesco ‘Pecco’ Bagnaia pindah ke pabrikan garpu tala, Yamaha.

Rumor tersebut mengklaim bahwa Bagnaia sempat berdiskusi dan meminta saran kepada Quartararo mengenai masa depannya, sebelum akhirnya memutuskan bertahan dengan Ducati. Namun, dalam sebuah wawancara terbaru, El Diablo langsung memotong pertanyaan media dan memberikan klarifikasi yang sangat tegas.

Bantahan Keras Quartararo: “Itu Tidak Benar!”

Ketika ditanya Oleh Moto.it mengenai kebenaran rumor apakah Pecco Bagnaia pernah mengonfrontasi atau berkonsultasi dengannya untuk memilih masa depan, Quartararo menjawab dengan logis dan lugas:

“Tidak. Saya memang berbicara dengan Bagnaia, tetapi [jika itu terjadi] rasanya akan seperti saya pergi ke pembalap dari merek lain untuk meminta saran tentang masa depan saya. Itu tidak masuk akal. Dan itu tidak benar!”

Belum sempat pertanyaan berikutnya selesai dilontarkan, pembalap utama Monster Energy Yamaha tersebut langsung memotong dan menekankan kekesalannya terhadap berita bohong yang beredar luas di media sosial dan media massa.

“Dan terima kasih atas pertanyaannya! Hal itu tidak benar dan orang-orang menulis sesuatu tanpa mengetahuinya. Mereka berpikir bahwa Bagnaia tidak pergi ke Yamaha adalah karena kesalahan saya, dan itu sama sekali tidak benar,” tegas Quartararo.

Apa yang dikatakan Quartararo sebenarnya sangat masuk akal bagi dinamika profesional di MotoGP. Di level kompetisi tertinggi seperti ini, seorang pembalap top—terutama yang berstatus juara dunia seperti Pecco Bagnaia—tentu memiliki manajemen profesional dan privasi tingkat tinggi. Sangat kecil kemungkinannya seorang pembalap pabrikan utama akan meminta saran masa depan kepada pembalap dari pabrikan rival yang sedang berjuang keras membenahi performa motornya.

Dengan klarifikasi ini, Fabio Quartararo menegaskan bahwa keputusan masa depan Pecco Bagnaia, baik untuk bertahan di Ducati atau menolak tawaran tim lain, murni merupakan keputusan profesional sang pembalap Italia tersebut bersama manajemennya, tanpa ada campur tangan atau intervensi dari dirinya. Silahkan dikunyah-kunyah opininya, dan sampaikan komentar sobat di kolom bawah!

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

14 COMMENTS

    • Lah makin gak jelas. Apa kuncinya di martin yg bertahan? Baknyanya g jadi pindah pedro gak jadi pindah?

  1. kalo pertanyaannya gmn perkembangan m1 trs taro jawab amburadul ya wajar aja pecco batal ke yamaha 😄

  2. Lhhoo, bukan nya Martin pindah ke April karena saran Pak RT? Saya rasa meskipun benar, Pecco Bagnaia ngobrol ke Quartaro, itu hal yang wajar. COba bayangkan, kontrak mahal Yamaha VS Performa Yamaha yang sedang di bawah? Siapa yang ngg bimbang? Jadi wajar, kalaupun iya, pecco nanya ke Quartaro soal testimini M1 V4. Apalagi Quartaro juga seorang juara dunia, bakat dan skill nya di atas rata rata

  3. Bro mungkin lupa, ingat ketika M1 L4 akhirnya bisa meningkatkan top speed di 2 tahun terakhir,

    • Veda buktikan mampu juara moto 3 dulu. minimal 1x juara dunia. jadi seperti rossi / marguez. Tiap naik kelas juara. Jadi mateng pondasinya.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP