TMCBLOG.com – Sebuah kabar mengejutkan sekaligus logis baru saja dirilis secara resmi, wak haji. Pembalap pabrikan Ducati di ajang WorldSBK, Iker Lecuona (atau yang akrab disapa Aika-kun), resmi ditunjuk oleh Gresini Racing untuk menjadi pembalap pengganti Alex Marquez di MotoGP seri ke-8, GP Balaton Park, Hongaria akhir pekan ini. Seperti yang kita tahu, Alex Marquez saat ini masih dalam masa pemulihan setelah mengalami crash hebat di Catalunya lalu.
Mungkin sobat bertanya-tanya, kenapa bukan Michele Pirro? Nah, saat seri Mugello kemarin, Pirro memang turun menggantikan Alex. Namun akhir pekan ini, test rider utama Ducati tersebut harus absen karena bentrok dengan jadwal kejuaraan domestik Italia (CIV). Alhasil, pilihan Ducati jatuh kepada Lecuona.
Kenapa Bukan Nicolo Bulega?
Jika melihat performa di WorldSBK musim ini, Lecuona sebenarnya menjadi satu-satunya pembalap yang konsisten menempel kecepatan Nicolo Bulega. Bahkan, Lecuona mencetak rekor unik dengan meraih 15 kali podium kedua berturut-turut di belakang Bulega!
Secara logika, jika Ducati ingin mengambil pembalap pengganti dari SBK, Bulega—yang tahun lalu sempat wildcard di MotoGP dan santer dikabarkan merapat ke VR46 tahun depan—adalah pilihan utama. Namun, Ducati tampaknya bermain aman. Mereka ingin Bulega tetap fokus 100% mengejar gelar juara dunia WorldSBK. Ducati tidak ingin mengambil risiko Bulega mengalami cedera akibat crash saat “nyambi” di MotoGP.
Kembalinya Sang Mantan Pengganti
Bagi Iker Lecuona, atmosfer MotoGP jelas bukan hal baru. Pembalap asal Spanyol ini adalah mantan pembalap reguler Tech3 KTM (2020-2021). Bahkan saat masih membela pabrikan Honda di SBK, ia berulang kali dipanggil menjadi pembalap pengganti untuk Marc Marquez dan Alex Rins di atas Honda RC213V pada musim 2023. Akhir pekan ini akan menjadi momen comeback pertamanya sejak saat itu.
Catatan Menarik: Tantangan terbesar Lecuona selama ini bukanlah soal pace atau kecepatan, melainkan kecenderungan untuk crash (terjatuh). Namun menariknya, sejak pindah dari Honda ke Ducati di ajang SBK, Lecuona tampil sangat solid dan minim crash. Semoga tren positif ini berlanjut di atas Desmosedici GP milik Gresini nanti.
Bagi Lecuona, kesempatan emas menunggangi salah satu motor terbaik di grid MotoGP saat ini tentu tidak akan disia-siakan. Ini bisa menjadi batu loncatan besar jika ia masih memendam ambisi untuk kembali menjadi pembalap reguler di kelas para raja. Kita lihat saja seberapa jauh Iker bisa menjinakkan Ducati Desmosedici di sirkuit baru Balaton Park tanpa overlimit. Silahkan dikunyah-kunyah opininya, dan sampaikan komentar sobat di kolom bawah!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog



Ngeri kalau sampai cetak poin
Hebat padahal .dia kan rider korban sadis manajemen ktm yg buang2 rider. Setaun g perform buang. Setaun gak menang buang. Memang stok rider bejibun program balap sedari bayi jg ada tapi galaknya ama pembalap 😂😂😅
Sebuah kabar mengejutkan sekaligus logis baru saja dirilis secara resmi, wak haji.
Aika cun7?
Wak haji sedang menyampaikan artikel untuk dirinya sendiri
Yakin top 10 klo gak crash…
iker gokil jadinya pernah nyoba 3 jenis motor pabrikan di motogp dong yaa? 😅