TMCBlog.com – Bro sekalian, menyongsong era baru regulasi MotoGP 850 cc yang akan resmi bergulir pada musim 2027 mendatang, seluruh pabrikan saat ini tengah gencar melakukan pengujian prototipe mesin dan sasis terbaru mereka. Menariknya, di balik uji coba tertutup yang mulai bergulir—seperti sesi test pasca-GP Ceko di Brno—Pirelli selaku pemasok tunggal ban MotoGP masa depan memberikan pandangan teknis yang sangat menarik mengenai peta persaingan awal ini.
Giorgio Barbier, Director of Racing dari Pirelli, secara terbuka menunjuk Ducati dan KTM sebagai dua pabrikan yang paling terdepan dan matang dalam metodologi pengembangan motor 850 cc. Mengapa kedua pabrikan Eropa ini dinilai selangkah di depan, meskipun dalam catatan waktu tak resmi di Brno nama Aprilia dan Yamaha sempat mencuat?
1. Metodologi Pengujian Variabel Tunggal (Single-Variable Testing)
Aspek utama yang membuat Pirelli sangat terkesan pada Ducati dan KTM adalah sistematika kerja para insinyur dan mekaniknya. Barbier mengungkapkan bahwa saat Ducati atau KTM melakukan pengujian—baik itu sektor aerodinamika, pemetaan elektronika (ECU/engine mapping), maupun alokasi kompon ban baru Pirelli—mereka menerapkan prinsip isolation of variables.
Mereka hanya menguji satu komponen/perubahan dalam satu waktu, tanpa mencampuradukkan banyak pembaruan sekaligus.
-
Dampak Teknis: Dalam riset dan pengembangan (R&D) balap prototipe, menguji banyak variabel bersamaan sering kali menciptakan sinyal palsu (bias data). Dengan mengisolasi variabel, telemetri yang didapat Pirelli menjadi sangat presisi: penurunan grip, perubahan degradasi thermal, atau dinamika chatter dapat dikorelasikan secara langsung pada satu perubahan spesifik.
2. Peran Sentral Test Rider Gaek: Michele Pirro & Dani Pedrosa
Keunggulan metodologi ini ditunjang penuh oleh kualitas dua test rider kawakan: Michele Pirro (Ducati) dan Dani Pedrosa (KTM).
-
Umpan Balik Presisi Tinggi: Keduanya tidak hanya mengejar lap time cepat di atas kertas, tetapi fokus memberikan umpan balik (feedback) yang konsisten, kuantitatif, dan metodis kepada para insinyur.
-
Akurasi Pengumpulan Data Ban: Karena Pirelli adalah entitas baru yang menggantikan Michelin di kelas utama, konsistensi masukan dari Pirro dan Pedrosa sangat membantu Pirelli dalam memetakan working window (jendela kerja suhu dan tekanan) kompon ban 850 cc yang memiliki beban aerodinamika lebih minim dibanding era 1000 cc saat ini.
Agenda Uji Coba Lanjutan
Pengembangan motor 850 cc ini terus berlanjut secara intensif:
-
Uji Coba Privat Mugello: Setelah Yamaha menurunkan Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez di Jerez, giliran Ducati dan KTM (bersama Honda & Aprilia) kembali memacu prototipe 850 cc mereka di Sirkuit Mugello minggu ini bersama Pirro dan Pedrosa.
-
Tes Pembalap Utama: Pengujian kolektif berikutnya yang melibatkan pembalap reguler/utama beserta ban Pirelli dijadwalkan berlangsung pada 21 September di Red Bull Ring, Austria.
Proses riset era 850 cc bukan sekadar mencari siapa yang paling cepat di satu lap uji coba awal, melainkan siapa yang paling cepat membangun basis data (database) teknis yang solid. Pendekatan sistematis Ducati dan KTM menunjukkan kematangan struktur R&D mereka dalam membedah regulasi anyar.
Taufik of ButenZorg | @tmcblog






Siapa tahu suatu saat nanti Battlax kembali
Siapa tahu malah 2027 si Digia n Markes younger finish di dpn Pedro lbh sering 😅
kalau jembatan batu kembali, bisa jadi dua jepun ikut mendaki
Bisa ya, tapi bisa juga tidak, karena di FIM EWC aja BMW udah mulai pake Bridgestone dan sama gacornya dengan pabrikan jepang. Jadi memang mungkin di awal bakal lebih dipahami pabrikan jepang, tapi lambat laun bakal kekejar apalagi karakter bridgestone lebih jelas dibanding Pirelli atau Michelin.
Kualitas eropa top notch
Waduh Aprilia gak masuk hitungan…
Emang pengaruh test ridernya juga sih..
Pedrosa dan Pirro ga kaleng2 kasih inputnya
Maksud kata “pengembangan” dijudul adalah pengembangan ban bukan pengembangan motor.
Pelan2 kayanya duo Jepun cabut……Mending buat RnD masspro dananya..mandeg sdh teknologi dan model di masspro wakakaka
Semoga Zusuki ikut dan Kawasaki