TMCBLOG.com – Bertempat di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (7/8) menjadi hari pamungkas dari gelaran empat hari kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) 2026. Hari ini merupakan momen penentuan siapa instruktur serta entitas Safety Riding (SR) regional elit terbaik yang berhak mewakili Indonesia di ajang internasional Asia Oceania Safety Instructors Competition.
Astra Honda Safety Riding Instructors Competition merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) untuk mengukur, menguji, dan mengalibrasi pengetahuan serta keterampilan para instruktur safety riding sesuai dengan standar keselamatan berkendara di Tanah Air. Lebih dari sekadar kompetisi, gelaran ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan AHM dalam meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat.
Perjalanan 17 Tahun dan Perkembangan Pesat
Menilik rekam jejaknya sejak pertama kali digelar pada tahun 2007—yang saat itu hanya diikuti oleh 42 instruktur—kompetisi ini terus bertransformasi. Pada edisi tahun 2026, ajang ini diikuti oleh 209 peserta terbaik yang terdiri dari instruktur safety riding main dealer, dealer advisor, hingga community advisor. Secara keseluruhan, para peserta terbagi dalam 6 kategori individu dan 3 kategori grup.
Seluruh finalis nasional ini merupakan perwakilan terbaik yang telah lolos seleksi ketat di tingkat regional yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia pada periode Februari hingga Mei 2026.
“Di seluruh Indonesia, kita sudah memiliki 9 safety riding center ada di Banten, di Tangerang, Jambi, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Medan, Bandung, dan yang terbaru di Semarang.
” Fasilitas ini tentu bukan untuk kita sendiri
Tetap justru untuk dapat melahirkan buta-buta keselamatan berkendara Yang semakin kompeten dan siap terjun menjadi agen perubahan keselamatan berkendara di tengah masyarakat.
“Setelah 17 tahun AHSRC digelar
tentu kita bukan lagi bicara berapa banyak yang telah diedukasi tetapi berapa banyak perubahan yang telah diciptakan oleh rekan-rekan semua para agen perubahan bagi keselamatan masyarakat luas yang menjadikan sepeda motor sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
” Dengan semangat cari aman, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan menyebarkan bersama-sama pesan ini. Sebagai instruktur dan advisor terbaik, rekan-rekan semua, teman-teman semua adalah pahlawan keselamatan berkendara “
Update Parameter Penilaian dan Sentuhan Teknologi Baru
Melanjutkan pembaruan standar kompetisi yang di-update sejak 2025, parameter penilaian kini makin komprehensif. Pengujian tidak hanya terfokus pada penguasaan fisik sepeda motor (riding skill), melainkan digabungkan dengan kemampuan analisis, penyusunan konsep edukasi, dan prediksi potensi bahaya.
Secara umum, aspek penilaian dalam AH-SRIC 2026 terbagi menjadi tiga pilar utama:
-
Knowledge (Pengetahuan):
-
Theory: Pengujian mendalam mengenai peraturan lalu lintas dan kaidah keselamatan berkendara.
-
Danger Prediction: Menguji keahlian memprediksi potensi bahaya di jalan raya menggunakan fasilitas Honda Riding Trainer (HRT).
-
-
Skill (Keterampilan Berkendara):
-
Braking: Teknik pengereman yang stabil, terukur, dan aman dalam jarak yang optimal.
-
Slalom Course: Kelincahan, ketepatan, dan kontrol kendali berkendara di rintangan.
-
Balancing: Pengendalian keseimbangan dan presisi kecepatan pada kelajuan rendah.
-
-
Innovation (Inovasi):
-
Pada kategori Group Safety Riding Center Main Dealer Honda, setiap grup mempresentasikan materi ujian inovasi keselamatan berkendara. Tujuannya adalah agar para instruktur mampu menghadirkan metode serta modul pelatihan yang relevan dengan kebutuhan konsumen di lapangan. Materi inovasi ini juga menjadi salah satu parameter utama yang diujikan di kompetisi tingkat Asia-Oceania.
-
Satu hal yang menarik, pada kategori Big Bike, AHM kembali menggunakan unit Honda CB650RÂ Penggunaan teknologi kopling elektronik terbaru ini memberikan tantangan sekaligus pengalaman baru bagi para instruktur big bike dalam menunjukkan presisi berkendara mereka.
Menuju Panggung Asia-Oceania
Melalui pengujian komprehensif yang mencakup keterampilan teknik, prediksi risiko, hingga inovasi metode pengajaran, AH-SRIC 2026 memastikan bahwa wakil Indonesia yang terpilih kelak siap bersaing di level Asia-Oceania sekaligus menjadi panutan keselamatan berkendara di Indonesia.
Dan setelah semua variabel pengujian diakumulasi, diperolehlah sosok sosok instruktur safety riding terbaik untuk tingkat nasional 2026 yakni ;
Advisor Dealer
- M Alfan ( WMS – Jakarta )
- Eka Julianto
- Nengah ( Astra Motor Bali )
Advisor Komunitas Matik-AT
- Daya Fawzia (MPM – Malang )
- Ferina Eky (MPM)
- Endy Wulan ( CDN )
Advisor Komunitas Sport
- Romadhoni ( MPM Malang )
- EKA ( Daya Adicipta Motora )
- P saputra ( Astra Motor Jogja )
Group Main Dealer
- MPM Malang
- CDN Aceh
- Astra Motor Kaltim 2
Safety Riding Innovation
1. DAYA ADICIPTA MOTORA
2. MPM SURABAYA
3. CAPELLA DINAMIK NUSANTARA
Main Dealer Safety Riding Centre
Daya Adicipta Motora
Instruktur Matik
- Septi Chamerawati ( MPM Surabaya )
- Resty Purbaningrum ( Wahana)
- Novaradita ( CDN Aceh)
Instruktur Sport
- Adni Rahmat ( Daya Adicipta Motora)
- Ahmad Ramly ( MPM Surabaya)
- Rama Dhandyano CDN Riau
Instruktur Big Bike
- Ibnu Fachrizal ( Astra Motor Kaltim 2)
- Amizar Maas ( Daya Adira Motora )
- Fendrik Alam (MPM surabaya)
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog













