TMCBLOG.com- Sob Cek deh foto di bawah ini . . Sebuah dokumen yang bocor (dan belum terverifikasi) dari FiveAA mengindikasikan adanya sejumlah perubahan pada tata letak lintasan Sirkuit jalan raya MotoGP Adelaide. Proyek trek Adelaide direncanakan menggunakan area Park Lands—kawasan hijau bersejarah di pusat kota Adelaide yang dilindungi warisan budayanya sejak era 1830-an. Sekitar 40% dari tata letak sirkuit yang dirancang akan memotong kawasan hijau aktif ini.
Point of Conflict: Sebuah studi independen memperkirakan bahwa akibat perubahan-perubahan ini ( Pembangunan infrastruktur pengaspalan sirkuit ) diperkirakan membutuhkan penebangan hingga 400 pohon tua (termasuk pohon Eukaliptus berusia di atas 100 tahun dan kebun zaitun bersejarah 150 tahun), jauh membengkak dari estimasi awal pemerintah yang mengklaim hanya 45 pohon.
Berdasarkan hal ini, Aksi protes bertajuk “Stop the Chop” pun dikabarkan bergulir masif. Ribuan petisi telah terkumpul, bahkan sekelompok akademisi dan ekologis melayangkan surat terbuka resmi kepada Presiden FIM, Jorge Viegas, serta CEO Liberty Media, Derek Chang. Poin utamanya menyenggol langsung kredibilitas regulasi FIM sendiri: Pembangunan sirkuit ini dinilai melanggar FIM Environmental Code 2026 dan FIM Sustainability Policy.
Mengapa Harus Sirkuit Kota/Taman?
Secara makro-bisnis, langkah Liberty Media memindahkan ajang dari Phillip Island ke Adelaide sejatinya meniru formula sukses Formula 1 (F1 City Race strategy).
-
Aksesibilitas & Infrastruktur: Menempatkan balapan di dalam/dekat pusat kota besar mempermudah logistik, hotel, dan restoran untuk menampung puluhan ribu penonton.
-
Dampak Ekonomi Regional: Pemerintah Australia Selatan mengincar putaran uang hingga $217 juta AUD (sekitar Rp 2,2 triliun) per akhir pekan balap.
-
Rivalitas Antar-Negara Bagian: Premier Australia Selatan, Peter Malinauskas, sangat berambisi membawa balapan skala dunia ke wilayahnya, merebut panggung olahraga besar yang selama ini didominasi negara bagian Victoria (Melbourne & Phillip Island).
Pemerintah lokal bahkan secara tegas menolak opsi pemindahan balapan ke sirkuit permanen seperti The Bend Motorsport Park. Menurut Malinauskas, MotoGP mau pindah dari Phillip Island hanya karena tawaran atmosfer metropolitan/city-race di Adelaide.
Meskipun penyelenggara berjanji akan merancang run-off sesuai standar keselamatan FIM, penambahan area keselamatan secara masif di area taman kota justru berdampak pada makin banyaknya area hijau dan pepohonan yang harus digusur. Inilah yang menjadi lingkaran setan bagi penyelenggara.
Potensi Skenario ke Depan
-
Skenario Ideal (Desain Ulang Tata Letak): Penyelenggara merevisi layout sirkuit agar 100% menggunakan jalan raya yang sudah ada tanpa menyentuh kawasan konservasi inti atau meminimalisir penebangan pohon. Namun, ini berisiko mengorbankan standar run-off FIM.
-
Skenario Kompromi (Relokasi ke The Bend): Jika tekanan politik Parlemen dan FIM Environmental Code makin menyudutkan proyek Adelaide, dorongan untuk mengalihkan GP Australia ke The Bend Motorsport Park (yang sudah sukses menggelar WorldSBK) menjadi pilihan paling logis untuk menyelamatkan jadwal kalender 2027.
-
Skenario Terburuk (Batal / Kembali ke Phillip Island): Jika kendala hukum dan izin lingkungan menemui jalan buntu, Dorna bisa saja terpaksa duduk kembali di meja perundingan dengan pengelola Phillip Island atau membatalkan slot GP Australia di 2027.
Taufik of BuitenZorg | @TMCBLOG




penasaran endingnya