TMCBLOG.com – Ada pemandangan menarik dan luar biasa menggelitik pasca-balapan seri Aragon. Biasanya, ketika pebalap dari pabrikan rival berhasil menembus posisi tiga besar dan berdiri anggun di podium, jajaran manajerial pabrikan kompetitor hanya akan memberikan apresiasi sekadarnya atau bersikap dingin. Namun, dinamika yang diperlihatkan Ducati Corse terhadap performa Pedro Acosta di atas KTM RC16 justru berbanding terbalik.
Sensasi yang ditunjukkan oleh Si Hiu dari Mazarrón (El Tiburón de Mazarrón) saat meraih podium di Aragon ternyata tidak hanya menyedot perhatian penonton, tetapi juga membuat petinggi Ducati tersenyum lebar.
Senyuman Anggukan Davide Tardozzi
Jurnalis dari media Spanyol, AS, mengonfirmasi betapa semringahnya Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, saat ditanya mengenai aksi impresif Acosta di Aragon. Bukannya memperlihatkan gesture rivalitas yang tegang, Tardozzi justru membalas pertanyaan tersebut dengan senyuman hangat sembari menganggukkan kepala—sebuah gesture eksplisit dari rasa puas dan lega.
Kepada AS, Tardozzi tanpa ragu melontarkan pujian terbuka yang sangat memperjelas peta masa depan skuad Borgo Panigale: “Acosta hari ini kembali membuktikan bahwa kita memiliki masa depan yang sangat besar bersamanya. Acosta bukanlah sebuah pertaruhan, melainkan sebuah kepastian.”
Bukan Sekadar Taruhan, Melainkan Kepastian Masa Depan
Pernyataan Tardozzi ini menyirat pesan mendalam mengenai proyeksi jangka panjang Ducati. Keberhasilan Acosta tampil konsisten di barisan depan—bahkan saat memacu motor dari pabrikan lain—semakin memantapkan keyakinan Borgo Panigale bahwa keputusan mereka mengamankan tanda tangan pebalap muda Spanyol ini untuk dua musim ke depan (sebagai durasi minimal) adalah langkah yang sangat tepat.
Ducati tidak lagi melihat Acosta sebagai bakat muda yang ‘dicoba-coba’ atau sebuah spekulasi. Performa Acosta di lintasan menjadi verifikasi sahih bahwa ia merupakan paket komplet pebalap masa depan yang siap meneruskan estafet dominasi Desmosedici.
Melihat ekspresi kepuasan dari kubu merah, wajar jika publik menyimpulkan bahwa setiap podium yang diraih Acosta saat ini—meski masih mengenakan warna kompetitor—terasa seperti investasi yang makin bernilai tinggi bagi masa depan Ducati di MotoGP. . . ” Terima Kasih KTM “ Begitu Mungkin dalam Hati Tardozzi Saat ini
Taufik of Bitenorg | @tmcblog




karena pedro belum jadi title contender buat marc (paling gak hingga pasca-aragon), kalau udah jadi title contender dengan brand lain kayak gitu bisa jadi beda cerita wak
ya seneng juga dung, ganggu Bez dan Martin dalam perolehan point. wkwkwkwk
sepertinya sumringah petinggi ducati krn si pedro bisa menhambat point Marco dan Jorge heheh