Jalannya Balapan: Drama Lap Pertama & Sengitnya Perebutan Gelar
Sejak lampu start padam, aksi saling salip langsung menyajikan ketegangan dari tikungan pertama hingga akhir. Persaingan gelar juara dunia musim ini sejatinya melibatkan tiga kandidat utama: Beñat Fernandez, Fernando Bujosa (pemenang Race 1 hari Sabtu), dan pebalap asal Jepang Ryota Ogiwara Ogiwara yang harus mengawali balapan dari baris belakang berusaha keras menusuk ke depan. Sayangnya, di lap pertama saat masuk ke area chicane, Ogiwara terlambat mengerem hingga mengalami insiden crash dan mencederai pebalap Australia Archie Schmidt. Meski Ogiwara mampu melanjutkan balapan, Schmidt terpaksa menyudahi balapan lebih awal.
Gugurnya peluang Ogiwara membuat perebutan mahkota juara murni menjadi duel antara Fernandez dan Bujosa yang berada di rombongan terdepan. Memasuki paruh kedua balapan, David Gonzalez berhasil melepaskan diri dari kejaran rombongan dan membuka jarak signifikan hingga menyentuh garis finis di posisi pertama dengan catatan waktu total 28’13.187. Posisi kedua diisi oleh pebalap Jerman Fynn Kratochwil, disusul Kristian Daniel Jr asal Amerika Serikat di posisi ketiga.
Klimaks Tikungan Terakhir: Fernandez Kunci Gelar Juara Musim 2026
Ketegangan memuncak di lap terakhir. Fernandez dan Bujosa saling tukar posisi berkali-kali demi mengamankan poin krusial. Menjelang tikungan terakhir menjelang garis finis, posisi Fernandez sempat terancam ketika motor KTM miliknya menyentuh area hijau (track limit). Demi menghindari penalti yang bisa merusak posisinya, Fernandez secara cerdik memberikan posisinya kepada Ethan Sparks.
Fernandez akhirnya melintasi garis finis di posisi ke-5, tepat di depan Fernando Bujosa yang finis di posisi ke-6. Hasil ini sudah lebih dari cukup bagi pebalap berusia 18 tahun tersebut untuk mengunci gelar Juara Umum Red Bull MotoGP Rookies Cup edisi ke-20 dengan keunggulan tipis 5 poin atas Bujosa di klasemen akhir. Menariknya, Fernandez lahir pada tahun 2007—tahun yang sama ketika Johann Zarco memenangkan gelar RBRC pertama dalam sejarah.
Ulasan Kinerja Pebalap Indonesia: Kiandra Ramadhipa Usai Musim di Posisi 9
Sementara itu, bagi pebalap muda Indonesia Kiandra Ramadhipa, Race 2 di Red Bull Ring berjalan cukup sulit. Setelah berjuang di barisan tengah, Kiandra terpaksa tidak menyelesaikan balapan (DNF) usai masuk ke pit pada lap ke-12.
Walaupun meraih hasil unclassified pada balapan pamungkas ini, performa konsisten Kiandra sepanjang musim 2026 mengantarkannya menyelesaikan musim debut/kompetisinya di posisi ke-9 pada klasemen akhir Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi bagi talenta muda Tanah Air di kancah balap pembinaan Road to MotoGP.
| Pos | No | Rider | Negara | Motor | Gap / Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 11 | David GONZALEZ | SPA | KTM | 28’13.187 |
| 2 | 20 | Fynn KRATOCHWIL | GER | KTM | +1.854 |
| 3 | 70 | Kristian DANIEL | USA | KTM | +1.894 |
| 4 | 62 | Ethan SPARKS | GBR | KTM | +2.338 |
| 5 | 7 | Beñat FERNANDEZ | SPA | KTM | +2.568 (Juara RBRC 2026)] |
| 6 | 69 | Fernando BUJOSA | SPA | KTM | +2.584 |
| DNF | 32 | Kiandra RAMADHIPA | INA | KTM | Retired Lap 12 (Posisi 9 Klasemen Akhir) |
Selamat untuk Beñat Fernandez atas gelar Juara Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, dan tetap semangat untuk Kiandra Ramadhipa dalam melanjutkan jenjang karir balap internasionalnya!
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog





Tahun depan masih boleh ikut kan ya 🙂↕️