Diogo Moreira & Honda RC214V Tercepat Test MotoGP 850 cc Pirelli Austria

TMCBLOG.com – Mantan bro sekalian, kabar hangat dan menarik datang dari pengujian ban Pirelli untuk regulasi MotoGP 850cc mendatang. Sesi tes terakhir sebelum akhir musim yang melibatkan para pembalap reguler MotoGP ini memberikan gambaran jelas soal peta persaingan masa depan. Meski kapasitas mesin diperkecil, ride height device dicopot, dan aerodinamika dipangkas, catatan waktu dengan ban baru Pirelli ini ternyata sudah berada di level yang sama dengan mesin 1000cc saat ini.

Gokilnya, pembalap muda Diogo Moreira berhasil mencetak waktu tercepat secara keseluruhan. Kejutan Moreira yang menunggangi Honda bukan sekadar kebetulan, mengingat Johann Zarco yang juga mengandalkan Honda nangkring di papan atas. Moreira mencetak laptime 1:28,4, alias cuma selisih sekitar setengah detik dari rekor pole position milik Jorge Martin di hari Sabtu MotoGP Austria 2026. Performa ciamik ini makin menguatkan posisi Moreira yang sedang berjuang memperebutkan satu kursi di tim pabrikan Honda bersaing dengan David Alonso.

Performa menjanjikan juga ditunjukkan pabrikan lain:

  • Aprilia: Marco Bezzecchi yang memakai kompon ban belakang tipe hard dari Pirelli sukses menorehkan laptime 0,4 detik lebih cepat dibanding best lap balapan milik Pedro Acosta.

  • KTM: Pedro Acosta tampil solid menempati posisi kedua terdepan. Sementara itu, Maverick Vinales akhirnya kembali beraksi pasca cedera. Vinales mencetak 1:29,2 dengan mesin 1000cc yang diturunkan dayanya (depowered) dan 1:29,9 dengan mesin 850cc. Kabar baiknya, Vinales dipastikan siap tampil kembali di GP Jepang bersama KTM Tech3.

  • Ducati & Yamaha: Ducati lewat Fermin Aldeguer fokus mengumpulkan data penting menggunakan tiga pilihan kompon ban, sementara Yamaha masih terus bekerja keras memangkas jarak. Marc Marquez memilih fokus melakukan run pendek dengan ritme konsisten di kisaran 1:29 tinggi.

Melihat fakta di lapangan, investasi besar-besaran para pabrikan untuk meriset mesin 850cc ini berpotensi melahirkan motor yang jauh lebih lincah dan cepat saat melibas tikungan dibanding versi 1000cc sekarang, walau mungkin sedikit mengorbankan top speed. Peran ban Pirelli terbukti sangat krusial dalam mendulang grip ekstra.

Uji coba berikutnya untuk mesin 850cc yang makin mendekati versi final ini dijadwalkan bakal berlanjut pada bulan Desember mendatang di Sirkuit Valencia. Gimana menurut masbro sekalian, apakah regulasi 850cc plus ban Pirelli ini bakal bikin balapan MotoGP makin seru?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

25 COMMENTS

  1. Taro bahagia melihat ini, “musim depan aku akan kembali bertarung di barisan depan demi memperebutkan juara dunia”
    Aprilia ” set dah kalo tahun ini gagal jurdun bakalan madesu nih musim depan,lawan marq kesusahan ketambahan ada Acosta Ducati dan taro HRC

  2. Si bule ga trun msih blom bs berleha2 hrc, tp paling ga progresnya jelas,smoga aja tmbah ketat prsaingan msim dpan antra 3 eropa dn 1 jpun, dn moga aja ga lma jepun laennya nyusul…. Taro senyum martil manyun

  3. Martin musim depan berusaha ikhlas, dan mengeluarkan kata-kata bijak ,saya siap menjalani proses, untuk membangun yamama m1 V, begitu test motor,
    “kuingin berkata kasar Dan mengeluarkan umpatan sumpah serapah”

  4. mudah mudahan RCV kompetitif lagi di barisan depan, sayang sekali talent sebesar taro cuma ada di buntut race mulu..era 850 bakalan rame, motor yg perform ga hanya Ducati dan Aprilia..

    • AERODINAMIKA itu sangat penting untuk hal-hal yg berhubungan dgn kecepatan tinggi….

      Cuma nanti dimensi perangkat yg berfungsi sebagai perangkat aerodinamika semakin dibatasi dimensinya serta posisinya pada motor.

      Fairing motor sendiri itupun adalah termasuk perangkat aerodinamika juga.
      Kalau tidak ada fairing/ perangkat aero, maka akan jadi motor trondol, bisa kencang tapi susah belok saat kencang

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP