SEJARAH BARU! BMW Cetak Rekor Juara Dunia EWC, Patahkan Dominasi Pabrikan Jepang di Bol d’Or

TMCBlog.com – Bro sekalian, sejarah baru saja tercipta di ajang balap ketahanan FIM Endurance World Championship (EWC). BMW Motorrad World Endurance Team resmi mengunci gelar Juara Dunia EWC, sekaligus menjadi pabrikan Eropa pertama yang berhasil meraih predikat tertinggi ini. Pencapaian luar biasa ini otomatis menghentikan dominasi panjang pabrikan raksasa asal Jepang di kancah balap endurance.

Penentuan gelar juara ini terjadi di seri legendaris Bol d’Or, balapan 24 jam yang berlangsung ketat di Sirkuit Paul Ricard. Mengandalkan besutan BMW M 1000 RR bernomor start 37 yang digebrak oleh trio pembalap Michael van der Mark, Markus Reiterberger, dan Steven Odendaal, tim balap asal Jerman ini tampil sangat impresif dan minim celah.

Sejak awal akhir pekan, trio pembalap BMW ini sudah menunjukkan taji dengan mengamankan pole position. Strategi yang diterapkan oleh Werner Daemen selaku Team Principal terbukti sangat cermat. Di balapan EWC, poin tak cuma didapat dari posisi finish, tapi juga dari sesi kualifikasi serta posisi saat balapan menyentuh jam ke-8 dan jam ke-16.

BMW berhasil menyapu bersih poin maksimal: 5 poin dari pole position, 10 poin saat memimpin di jam ke-8 dan ke-16, plus tambahan 40 poin penuh usai menyentuh garis finish pertama. Poin maksimal ini sangat krusial karena sebelum seri terakhir ini dimulai, BMW sebenarnya tertinggal 19 poin dari sang juara bertahan, YART Yamaha.

Di akhir musim, BMW mengumpulkan total 158 poin, unggul tipis 4 poin dari YART Yamaha (154 poin) yang harus puas finish ketiga di Bol d’Or. Sementara posisi ketiga klasemen akhir ditempati oleh Yoshimura SERT Motul (Suzuki) dengan 137 poin.

Kunci Kemenangan: Efisiensi Bahan Bakar M 1000 RR

Kemenangan di Paul Ricard ini terasa sangat emosional bagi skuad BMW. Pasalnya, pada edisi tahun sebelumnya, impian juara BMW sirnah begitu saja akibat masalah teknis saat balapan menyisa 30 menit. Tahun ini, BMW M 1000 RR tak hanya terbukti kencang, tetapi juga memiliki tingkat daya tahan dan efisiensi yang luar biasa. Pihak BMW mengklaim konsumsi bahan bakar M 1000 RR jauh lebih irit dibanding para rivalnya, sehingga mereka bisa memangkas durasi dan jumlah masuk pit stop.

Perjalanan BMW meraih gelar juara dunia ini diwarnai konsistensi yang jempolan. Meski sempat diterpa kendala teknis di Le Mans, mereka berhasil bangkit dengan menang di Spa-Francorchamps serta meraup podium bersejarah di Suzuka 8 Hours—podium pertama pabrikan Eropa di Suzuka sejak balapan itu digelar tahun 1978.

Gelar Juara Dunia EWC ini menjadi buah manis dari proses panjang BMW sejak terjun secara resmi di ajang EWC pada musim 2019/2020. Penasaran gimana kiprah BMW M 1000 RR di musim depan? Silakan bagikan pendapatmu di kolom komentar, bro!

Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP