TMCBlog.com – Bro sekalian, pasca gelaran GP Mandalika yang menyajikan tensi tinggi dan dominasi total barisan Aprilia, ada satu pernyataan menarik yang dilontarkan oleh pebalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez.
Meski tampil luar biasa heroik di Mandalika—bahkan sukses finis di posisi kedua di belakang Marco Bezzecchi meski harus menahan sakit akibat dua jari yang patah—Fernandez secara tegas menyatakan tidak ingin ikut campur atau terlibat dalam “perang” perebutan gelar juara dunia 2026 di antara para contender utama seperti Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Marc Marquez.
“Biarkan Mereka Saja yang Bertarung di Antara Mereka Sendiri!”
Performa Raul Fernandez di paruh kedua musim 2026 memang menunjukkan grafik yang sangat impresif. Namun, ketika disinggung mengenai peluang dan dampaknya terhadap persaingan papan atas klasemen, pebalap bernomor 25 ini memilih bersikap dingin dan tahu diri di luar perebutan titel utama.
“Aku bukan rival, aku bukan kandidat juara dunia. Aku tidak mau terlibat dalam peperangan ini,” tegas Fernandez.
Lebih lanjut, Fernandez mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya yang mendalam kepada pihak pabrikan Aprilia—termasuk Davide Tardozzi dan direktur teknik Fabiano Sterlacchini (Massimo)—yang telah menyelamatkan kariernya di masa-masa sulit. Ia menegaskan tidak ingin merusak dinamika internal tim maupun mengganggu jalan pebalap lain.
“Aku sangat menghargai Aprilia, Fabiano, dan Davide yang menyelamatkan karierku di masa sulit. Aku tidak akan mengganggu mereka, sama seperti aku tidak akan mengganggu Marc [Marquez], aku tidak mau berada di tengah-tengah mereka,” ujarnya.
Menariknya lagi, Fernandez tidak menutup-nutupi rasa kagumnya kepada sosok Marc Marquez yang sudah dianggapnya sebagai idola masa kecil sekaligus panutan di lintasan.
“Marc itu idolaku, biarkan mereka bersaing di antara mereka sendiri. Mereka itu pebalap-pebalap yang lebih penting, mereka sudah punya senjata masing-masing,” imbuh pebalap asal Spanyol tersebut.
Sikap yang diambil Raul Fernandez ini sangat masuk akal dan sportif. Di saat dirinya fokus memulihkan kondisi fisik pasca cedera jari tangan demi terus konsisten berada di barisan depan, ia memilih untuk membiarkan para kandidat juara dunia bertarung secara fair di sisa 5 seri terakhir musim 2026 ini tanpa harus menjadi “faktor pengganggu” di trek.
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog




Susah juga jika nanti april menekan Raul, soalnya 2 taon kedepan masih di april 😁