VEDA Podium 2 Race 1 RBRC Austria 2025 . . Ramadhipa P4

TMCBLOG.com – Veda Ega Pratama Langsung memimpin balapan setelah Start race 1 yang dilangsungkan sebanyak 16 Lap dilangsungkan . . Bendera Hujan dikibarkan di lap pertama . . Red Flag . . Balapan diulang dalam status Wet Race sebanyak 10 lap.

Start cepat Oleh Veda saat restart, namun Uriarte memimpin di sektor kedua setelah melewati Pebalap Indoensia ini.

  • Lap 2 Uriarte Masih memimpin 0,3 detik di depan Veda.
  • Lap 3 Zen Mitani Crash. Uriarte memimpin 0,1 detik di depan Veda . . Veda memimpin di sektor 4

  • Lap 4 Veda dan Uriarte memimpin 2,4 detik di depan Gonzales di P3. Ramadhipa di P7
  • Lap 5 Veda memimpin balapan 0,2 detik dari Uriarte.
  • Lap 6 Ramadhipa sudah di P6  . . Veda memimpin.

  • Lap 7 Veda masih memimpin balapan 0,22 detik di depan Uriarte
  • Lap 8 Veda memimpin 0,26 detik dari uriarte. Kristian Daniel naik ke P3

  • Lap 9 Veda dan Uriarte sejauh 3,7 detik dari P3. ramadhipa di Posisi 6
  • Lap 10 Veda memimpin tipis 0,1 detik dari Uriarte. Uriarte berhasil lewati Veda di Sektor 4

Dan akhirnnya setelah 10 lap Wet Race, Veda Ega Pratama FINISH P2 Tipis 0,073 detik dari Brian Uriarte yang Memenangkan Race 1 RBRC Austria 2025. Ramadhipa Finish P4

“Saya merasa sangat percaya diri dengan kondisi kering,” ujar Veda  “Jadi saya tidak terlalu senang saat hujan, tetapi kami melakukan 2 lap pengamatan, lalu lap pemanasan dan saya pikir, tidak apa-apa, saya bisa melakukan ini.”

“Saya melakukan start yang baik dan berpikir untuk mencoba memperlebar jarak. Saya berhasil lolos, tetapi Brian menyusul saya. Saya hanya berusaha tetap fokus dan melaju secepat mungkin.

” Di lap terakhir, tentu saja saya mencoba untuk menang, tetapi Brian memiliki jalur yang lebih baik dan lebih percaya diri saat mengerem di tikungan itu. Meski begitu, posisi kedua tetap bagus dan kami harus mencoba lagi besok, baik basah maupun kering.”

Sementara itu Kiandra Ramadhipa yang finish P4 berkata : “Saya senang dengan balapan ini,” jelas pembalap Indonesia berusia 15 tahun itu. “Tapi saya membuat kesalahan di lap pertama. Saya sangat bersemangat dan hampir terjatuh. Saya mencoba mengejar rombongan. Saya bisa dan mampu mengikuti mereka. Lalu, ketika Mitani terjatuh, motornya sudah berada di tengah lintasan, dan saya harus berhenti. Lalu saya banyak menggunakan kopling untuk kembali melaju.”

“Saya harus mendapatkan kembali ritme saya, dan akhirnya, saya bisa mengejar González. Saya mencoba menyerang di dua tikungan terakhir, dan kami melewati garis finis bersama-sama. Saya senang dengan balapan ini dan akan berusaha lebih keras besok.”

Pasca race 1 Veda masih di Posisi 3 Klasemen dan berjarak 12 Point dari Hakim Danish di Posisi dua. Ramadhipa ada di posisi 7 dengan 8 point

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

11 COMMENTS

  1. Not bad lah di kondisi track basah, tampaknya veda memang bagus di track stop n go walau wet race seperti waktu balapan basah di iatc seri motegi 2023.

  2. Strateginya agak kurang on point,berharap bisa menjauh dr Briant setelah lepas dr barisan belakang eh ternyata malah dipelajari Briant dan di sektor akhir emang kalah kencang ditambah grip ban udah tipis
    Better luck next race

    Ramadhipa entah drimana tiba2 udah bertengger di p4 aja 👏👏👏

  3. Seandainya veda tidak melewatkan 1 seri karena cidera, kemungkinan sekarang dia yg pimpin klasemen

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP