Jorge Martin Memastikan akan ikut Tes Buriram MotoGP 2026 : “Tidak Ada Plan B!”

Tmcblog.com – Bro sekalian, pasca absennya Jorge Martin di tes pramusim Sepang kemarin, banyak tanda tanya besar menggelayut di benak para pecinta MotoGP. Apakah The Martinator akan kembali pulih tepat waktu? Mengingat sejarah cederanya yang cukup njelimet, kekhawatiran itu wajar adanya. Namun, kabar segar baru saja mendarat langsung dari Kuala Lumpur. Jorge Martin secara resmi mengonfirmasi bahwa ia akan turun ke lintasan pada tes pramusim berikutnya di Sirkuit Buriram, Thailand dua pekan lagi!

Kalau kita flashback sedikit ke belakang, rasanya dejavu ya, sob. Setahun lalu, Martin sempat cidera di hari pertama tes Sepang dan bersiap comeback di Thailand, eh ndilalah malah apes jatuh saat latihan pakai motor jalanan di trek gokart. Itu adalah awal dari rentetan cedera yang sepertinya enggan pergi darinya. Tapi tahun ini, nampaknya Martin bertekad memutus rantai nasib buruk itu.

Dalam presentasi tim di Kuala Lumpur akhir pekan ini, Martin dengan tegas menyatakan, “Tes pertama saya adalah di Thailand untuk memahami proses pengembangan.”

Wah, ini sinyal positif banget, sob! Martin nggak cuma sekadar ingin hadir, tapi dia sudah gatal ingin merasakan sensasi Aprilia RS-GP26 yang menurutnya sedang dalam tren pengembangan yang ciamik.

“Saya tahu Aprilia melakukan pekerjaan luar biasa dalam pengembangan. Akan sangat menarik untuk berada dalam kondisi 100% dengan motor ini. Saya sangat menantikan momen itu,” ujar Martin. Meski begitu, dia tetap realistis, sob. Martin sadar betul bahwa adaptasi nggak semudah membalikkan telapak tangan. Dia memprediksi mungkin akan sedikit kesulitan di balapan-balapan awal, tapi hey, musim balap itu panjang!

Faktor Marco Bezzecchi dan Data Telemetri

Nah, ini yang menarik dari sisi teknisnya. Karena tahun lalu Martin lebih banyak absen (dari 22 GP cuma ikut 9 kali dan finis 4 kali), dari mana dia bakal dapat referensi? Jawabannya: Marco Bezzecchi.

Martin mengungkapkan bahwa mereka punya data seabrek dari tahun lalu milik Bezzecchi. “Marco punya gaya balap yang sangat mirip dengan saya,” kata Martin. Jadi, kalau Martin bisa, fisik fit dan adaptasi cepat pakai basis datanya Bezzecchi, peluang untuk tarung di barisan depan itu terbuka lebar.

Martin sendiri mengakui bahwa tantangan terbesarnya saat ini adalah Kualifikasi. Kalau dulu di zaman Pramac-Ducati dia dikenal sebagai Mr. Pole Position, alias rajanya time attack, tahun lalu dengan Aprilia dia kesulitan banget di sesi kualifikasi. “Musim lalu saya sangat kesulitan di kualifikasi… Tapi begitu saya kenal motornya, tahu limitnya di mana, saya yakin lap time akan datang,” tambahnya.

Impresi Awal RS-GP26

Meskipun belum geber langsung di Sepang kemarin, Martin hadir di sana sebagai observer. Dia memantau dari pinggir lintasan dan melihat ada progres signifikan pada RS-GP26.

Menurut pengamatannya, motor baru ini terlihat “Sedikit lebih mudah dikendarai dibanding yang saya coba di Valencia (tahun lalu).” Ini poin penting, sob. Kalau motor makin user friendly, adaptasi pembalap biasanya makin cepat. “Tidak ada Plan B, saya akan memberikan segalanya untuk kembali bertarung dengan orang-orang ini,” tegas Martin soal ambisinya mengejar titel juara lagi.

Minggu ini, Martin dijadwalkan melakukan pemeriksaan medis terakhir di Madrid. Kalau lampu hijau menyala dari dokter, dia bakal langsung pemanasan pakai motor jalanan sebelum terbang ke Thailand dua pekan lagi. So, apakah Martin akan langsung nyetel dengan RS-GP26 di Buriram nanti? Kita tunggu saja aksi The Martinator! Silahkan dikunyah-kunyah, semoga berguna.

Taufik Of BuitenZorg | @tmcblog

7 COMMENTS

  1. “….pemanasan pakai motor jalanan….”
    Tar ujung-ujung’a jatoh lg trs cidera lg gimana Tin…..???

  2. Aslinya gatel liat marc 4 bln gk bejek throttle, begitu di sepang langsung ciamik soro!
    Gasskeun mas martin… biar makin seru

  3. Lihat saja mampukah dia lawan ducati ?
    hanya dengan ducati yg bisa membungkam ducati
    selain itu ya salam .

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP