MotoGP Qatar 2026 Kemungkinan Besar Batal Tanpa Pengganti: Hanya Akan Ada 21 Seri Musim Ini!

Bro sekalian, kabar hangat dan cukup mengejutkan kembali berhembus dari paddock MotoGP jelang gelaran GP Aragon pekan ini. Melansir kabar eksklusif yang dirilis oleh jurnalis senior Simon Patterson di The Race, sirkus MotoGP kemungkinan besar akan resmi membatalkan Grand Prix Qatar 2026. Dan yang paling bikin geleng-geleng kepala, Dorna disinyalir tidak akan menyediakan seri pengganti untuk balapan di Lusail tersebut.

Artinya apa bro? Kalender MotoGP 2026 yang tadinya dirancang megah berisi 22 seri, dipastikan akan menciut dan hanya mempertandingkan 21 Seri saja hingga akhir musim nanti.

Seperti yang pernah TMCBlog ulas beberapa bulan lalu, GP Qatar yang sejatinya diplot menjadi seri awal pada bulan April 2026 terpaksa diundur ke bulan November. Alasan utamanya adalah eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan konflik Amerika Serikat dan Iran. Pangkalan udara AS di Al Udeid — yang jaraknya hanya sekitar 40 km dari Sirkuit Internasional Lusail — sempat menjadi sasaran serangan rudal pada fase awal konflik.

Demi alasan keamanan dan logistik, Dorna Sports saat itu menggeser jadwal Lusail ke tanggal 8 November 2026, diapit antara Seri Malaysia (Sepang) dan dua seri penutup di Eropa (Portimao dan Valencia).

Namun, memasuki paruh kedua musim, situasi geopolitik di Timur Tengah rupanya masih mengalami deadlock alias jalan buntu. Tensi yang tak kunjung mereda membuat opsi membawa seluruh logistik paddock dan sirkus MotoGP ke Lusail dinilai terlalu berisiko.

Awalnya, rumor di paddock sempat meyakinkan bahwa Dorna memiliki Plan B. Wacana yang paling santer terdengar adalah menggelar double-header alias dua pekan balapan beruntun di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Namun laporan terbaru menyebutkan bahwa opsi tersebut resmi dibatalkan. Mengatur ulang jadwal penerbangan, hak siar, kontrak sponsor, hingga kesiapan sirkuit untuk balapan ganda dalam waktu yang cukup mepet dinilai kurang ideal secara finansial dan operasional bagi FIM serta Dorna.

Batalnya Seri Qatar tanpa pengganti ini bukan sekadar urusan logistik, tapi bom waktu bagi peta kejuaraan dunia 2026! Dengan hilangnya 1 Seri (Sprint + Main Race), artinya ada 37 poin maksimal yang lenyap dari tabel kejuaraan.

Tak cuma berdampak pada musim 2026, ketidakpastian di Timur Tengah ini juga menahan pengumuman resmi kalender MotoGP 2027. Deputy CEO Dorna, Carlos Ezpeleta, saat ditemui media di paddock Aragon mengonfirmasi:

“Kalender 2027 sejatinya sudah hampir rampung. Namun kami jelas harus melihat bagaimana perkembangan situasi di Timur Tengah, karena hal itu juga akan berdampak pada kalender tahun depan. Kami mungkin butuh waktu sekitar dua hingga tiga pekan lagi sebelum bisa merilisnya secara resmi.”

Langkah Dorna untuk membatalkan GP Qatar 2026 tanpa pengganti — jika dirilis secara resmi dalam beberapa hari ke depan — adalah langkah yang sangat pragmatis namun realistis. Keselamatan seluruh kru, pembalap, dan anggota paddock adalah prioritas absolut di atas kepentingan entertainment.

Dengan 21 Seri yang tersisa, margin kesalahan (margin of error) bagi pembalap papan atas seperti Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Ai Ogura, hingga Marc Marquez menjadi semakin tipis! Satu kali DNC/DNF di sisa seri Eropa dan Asia akan dibayar sangat mahal.

Gimana menurut sobat sekalian? Apakah pembatalan GP Qatar ini menguntungkan Jorge Martin untuk meraih gelar juara dunia keduanya, atau justru Marc Marquez yang akan melakukan comeback manis di sisa seri yang ada? Silakan tulis pendapatmu di kolom komentar ya!

Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog

2 COMMENTS

    • sama temennya yang satu lagi si Mileikowski yang moyang nya entah orang mana dan paling ngerasa berhak di tanah orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP